Rupiah menguat tajam
Kamis, 2 Februari 2023 10:12 WIB
Petugas menunjukkan uang dolar AS dan uang rupiah di salah satu kantor cabang PT. Bank Mandiri Persero Tbk, Jakarta, Selasa (31/1/2023). ANTARA FOTO/Reno Esnir/tom (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi naik seiring dengan keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, yang menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin.
Kurs rupiah pada Kamis pagi dibuka menguat tajam 113 poin atau 0,75 persen ke posisi Rp14.863 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.975 per dolar AS.
"Hasil rapat FOMC yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dini hari tadi bisa menjadi pemicu penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.
Kurs rupiah pada Kamis pagi dibuka menguat tajam 113 poin atau 0,75 persen ke posisi Rp14.863 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.975 per dolar AS.
"Hasil rapat FOMC yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dini hari tadi bisa menjadi pemicu penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga kedelai impor di Kudus alami penurunan meski nilai tukar rupiah tinggi
09 August 2026 20:34 WIB
Nilai tukar rupiah melemah, pejabat Fed beri pernyataan hawkish terkait suku bunga
13 January 2026 10:32 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Pertamina hentikan operasional SPBU Jenderal Sudirman di Kudus karena belum penuhi SOP
05 August 2026 20:05 WIB
Sinergi Bank bjb - Pemkot Bogor hadirkan kepastian masa depan bagi Ketua RT-RW-LPM
27 July 2026 10:29 WIB