Logo Header Antaranews Jateng

Gubernur Jateng sebut jumlah UMKM mencapai 4,2 juta

Selasa, 9 Juni 2026 09:01 WIB
Image Print
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. ANTARA/HO-Pemprov Jateng

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa jumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut saat ini mencapai 4,2 juta pelaku usaha dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

"UMKM merupakan 'backbone'-nya (tulang punggung) ekonomi Provinsi Jawa Tengah, yang menjadi andalan kita, sehingga selalu kita bina," katanya, saat Rapat Paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian, Semarang, Senin.

Menurut dia, besarnya jumlah UMKM tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga ekonomi daerah.

Karena itu, kata dia, pemerintah tidak hanya mendorong pelaku usaha bertahan, tetapi juga naik kelas melalui akses permodalan, pendampingan, pengemasan produk, hingga pemasaran.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Jateng akan terus memperkuat pendampingan terhadap pelaku UMKM agar lebih tahan dalam menghadapi dinamika politik.

Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga keberlangsungan UMKM di wilayah tersebut, di tengah nilai tukar rupiah yang sedang melemah.

Selain modal, Pemprov Jateng juga mendorong penguatan kualitas produk agar UMKM lebih kompetitif, mencakup pembenahan kemasan produk, pemasaran, hingga peluang masuk ke rantai ekspor.

Terkait dampak pelemahan rupiah terhadap bahan baku, Gubernur mengatakan pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, dan butuh kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari sektor jasa keuangan, perbankan, pelaku usaha, dan lainnya.

"Kita harus gandeng BI (Bank Indonesia), kemudian OJK (Otoritas Jasa Keuangan), kemudian bidang usaha, kemudian bank di tempat kita. Jadi bersama-sama untuk bisa menyelesaikan," katanya.

Baca juga: Gubernur Jateng mendorong percepatan pembangunan di jalur pansela-pantura



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026