Praktisi PR UIN Walisongo berbagi ilmu ke SMK PSM Randublatung
Minggu, 8 Januari 2023 17:02 WIB
Praktisi PR UIN Walisongo Alifa Nur Fitri pada kegiatan Guru Tamu dengan tema Sharing Pembuatan Press Release di SMK PSM Randublatung, Blora, Sabtu (7/1). ANTARA/HO-UIN
Semarang (ANTARA) - Praktisi Public Relations Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Alifa Nur Fitri, MIKom, AMIPR (Associate Member of Indonesia Public Relations) hadir pada kegiatan Guru Tamu dengan tema Sharing Pembuatan Press Release di SMK Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) Randublatung, Blora, Sabtu (7/1).
Acara yang dilaksanakan di Aula SMK PSM Randublatung tersebut dihadiri 67 peserta, terdiri dari siswa dan guru jurusan MPLB, guru Bahasa Indonesia, tim IT, dan medsos sekolah serta dibuka oleh Kepala SMK PSM Randublatung Sudari yang memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh siswa yang hadir.
Ketua Panitia Kegiatan Guru Tamu Anisa Dwi Yuliana menjelaskan kegiatan tersebut merupakan salah satu program kegiatan di jurusan MPLB yang bertujuan untuk menambah ilmu/wawasan serta mengembangkan minat dan bakat siswa di bidang jurnalistik dan publikasi.
Alifa menjelaskan release dalam suatu lembaga sangatlah penting dan diperlukan karena untuk mengenalkan branding serta untuk membangun citra suatu lembaga.
"Kegiatan ini wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memberikan Pengabdian Masyarakat. Terutama di bidang public relations sesuai dengan bidang saya, senang rasanya bisa berbagi dengan teman teman SMK PSM. Harapannya setelah ini bisa di praktikkan baik untuk mengisi website sekolah dan mengkomunikasikan kegiatan sekolah di berbagai media massa," kata Alifa yang juga Ketua YPI PSM Randublatung ini.
Baca juga: 362 siswa MAN 1 Banyuwangi study kampus ke UIN Walisongo Semarang
Berita dan press release, kata Alifa, terdapat perbedaan, yakni jika berita merupakan suatu peristiwa/kejadian terbaru (aktual) sedangkan press release bersifat positif dan bertujuan untuk branding.
"Apabila berada dalam suatu lembaga, maka kita harus memiliki rasa sense of belonging (rasa memiliki) dan dengan rasa itulah kita tidak akan memberikan berita-berita negatif untuk lembaga kita," katanya.
Baca juga: Anugerah KIP, UIN Walisongo Semarang raih predikat tertinggi
Acara berjalan interaktif dan di akhir acara peserta diminta membuat press release kegiatan tersebut dengan dua hasil terbaik mendapatkan reward dari narasumber.
Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pembentukan dan pelantikan tim PR sekolah yang terdiri atas empat siswa jurusan MPLB yaitu Khoiril, Dwi Arianti, Fania, dan Fenti yang mengajukan diri menjadi tim PR sekolah untuk berkolaborasi dengan guru dalam pembuatan press release dan publikasi sekolah.
Acara yang dilaksanakan di Aula SMK PSM Randublatung tersebut dihadiri 67 peserta, terdiri dari siswa dan guru jurusan MPLB, guru Bahasa Indonesia, tim IT, dan medsos sekolah serta dibuka oleh Kepala SMK PSM Randublatung Sudari yang memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh siswa yang hadir.
Ketua Panitia Kegiatan Guru Tamu Anisa Dwi Yuliana menjelaskan kegiatan tersebut merupakan salah satu program kegiatan di jurusan MPLB yang bertujuan untuk menambah ilmu/wawasan serta mengembangkan minat dan bakat siswa di bidang jurnalistik dan publikasi.
Alifa menjelaskan release dalam suatu lembaga sangatlah penting dan diperlukan karena untuk mengenalkan branding serta untuk membangun citra suatu lembaga.
"Kegiatan ini wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memberikan Pengabdian Masyarakat. Terutama di bidang public relations sesuai dengan bidang saya, senang rasanya bisa berbagi dengan teman teman SMK PSM. Harapannya setelah ini bisa di praktikkan baik untuk mengisi website sekolah dan mengkomunikasikan kegiatan sekolah di berbagai media massa," kata Alifa yang juga Ketua YPI PSM Randublatung ini.
Baca juga: 362 siswa MAN 1 Banyuwangi study kampus ke UIN Walisongo Semarang
Berita dan press release, kata Alifa, terdapat perbedaan, yakni jika berita merupakan suatu peristiwa/kejadian terbaru (aktual) sedangkan press release bersifat positif dan bertujuan untuk branding.
"Apabila berada dalam suatu lembaga, maka kita harus memiliki rasa sense of belonging (rasa memiliki) dan dengan rasa itulah kita tidak akan memberikan berita-berita negatif untuk lembaga kita," katanya.
Baca juga: Anugerah KIP, UIN Walisongo Semarang raih predikat tertinggi
Acara berjalan interaktif dan di akhir acara peserta diminta membuat press release kegiatan tersebut dengan dua hasil terbaik mendapatkan reward dari narasumber.
Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pembentukan dan pelantikan tim PR sekolah yang terdiri atas empat siswa jurusan MPLB yaitu Khoiril, Dwi Arianti, Fania, dan Fenti yang mengajukan diri menjadi tim PR sekolah untuk berkolaborasi dengan guru dalam pembuatan press release dan publikasi sekolah.
Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prof A. Umar tekankan kepemimpinan visioner untuk selamatkan madrasah dari ketertinggalan
16 February 2026 5:43 WIB
Tak cukup niat baik, Prof Fahrurrozi serukan tata kelola profesional di lembaga islam
15 February 2026 17:44 WIB
Prof Fihris: Pendidikan islam harus jadi ruang aman bagi dialog, bukan arena eksklusivisme
15 February 2026 17:31 WIB
Prof. Ali Murtadho tawarkan rekonstuksi paradigma ekonomi islam integratif-humanistik
15 February 2026 11:46 WIB
Prof. Ali Imron: Hukum Perdata Islam harus hidup berdialog dengan realitas sosial
15 February 2026 9:44 WIB
Teologi Digital Wasathiyyah, Prof. Mudhofi menawarkan jalan tengah hadapi AI dan polarisasi keagamaan
15 February 2026 9:22 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Prof A. Umar tekankan kepemimpinan visioner untuk selamatkan madrasah dari ketertinggalan
16 February 2026 5:43 WIB
Tak cukup niat baik, Prof Fahrurrozi serukan tata kelola profesional di lembaga islam
15 February 2026 17:44 WIB
Prof Fihris: Pendidikan islam harus jadi ruang aman bagi dialog, bukan arena eksklusivisme
15 February 2026 17:31 WIB
Prof. Ali Murtadho tawarkan rekonstuksi paradigma ekonomi islam integratif-humanistik
15 February 2026 11:46 WIB
Prof. Ali Imron: Hukum Perdata Islam harus hidup berdialog dengan realitas sosial
15 February 2026 9:44 WIB