Boyolali (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan para anggota pramuka tetap mempertahankan jiwa tangguh untuk membangun bangsa dalam Peringatan Ke-61 Hari Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah 2022.
"Sudah 61 tahun Pramuka Kwarda Jateng tidak usia muda, banyak sekali kontribusi dan tema kali ini 'Mengabdi Tanpa Batas Untuk Membangun Ketangguhan Bangsa'," katanya saat memimpin upacara Peringatan Ke-61 Hari Pramuka Kwarda Gerakan Pramuka Jateng 2022 di Kebun Raya Indrokilo Kabupaten Boyolali di Boyolali, Rabu.
Ganjar yang juga Majelis Pembina Daerah Pramuka Jateng itu, mengatakan bangsa ini mesti betul-betul tangguh karena situasi dunia hari ini bergejolak, banyak ketidakpastian, banyak tarik ulur, serta dihadapkan kondisi tidak mudah dalam hubungan internasional.
Ia menyebut pemecahan masalah energi, pangan, dan lingkungan membutuhkan ketangguhan bangsa. Pramuka berkontribusi dalam mewujudkan penyelesaian persoalan dan mewujudkan ketangguhan bangsa itu.
"Pekerjaan rumah tentunya bisa dilakukan dengan baik. Saya menyampaikan terima kasih pramuka terlibat secara penuh hampir tiga tahun menanggulangi kasus COVID-19 di wilayah Jateng," kata dia.
Ia menyebut banyak partisipasi pramuka dan kegiatan kreatif namun kurang diekspose atau dilaporkan dengan baik.
Oleh karena itu, Gubernur Ganjar mengingatkan generasi milenial melek dengan teknologi informasi atau digital di media sosial hingga cerita-cerita menarik dan positif. Mereka memahami dengan baik literasi digital, bisa mencegah hoaks, dan menampilkan hal-hal baik yang menginspirasi banyak orang.
Baca juga: Bawaslu Purworejo sosialisasi Saka Pramuka Adyasta Pemilu
Ia mengatakan pada penanganan COVID-19, pramuka ada yang membantu tenaga medis, masyarakat, sedangkan sekarang terlibat mendukung vaksinasi.
Selain itu, katanya, pramuka terlibat dalam kampanye pencegahan dan penyalahgunaan narkoba, mencegah pernikahan dini dan stunting, menjaga lingkungan agar bersih dari sampah, serta penanaman pohon.
"Kami bisa menunjukkan sebagai anak bangsa mampu bergotong royong. Kami punyai akal, ilmu pengetahuan, dan semangat bersama. Hal itu ditunjukkan oleh pramuka yang ada di Jawa Tengah dan Indonesia," kata Ganjar.
Ia mengatakan pramuka juga bisa membantu mendukung kegiatan pekan imunisasi nasional, antara lain menemui anak-anak dan orang tua guna memperkuat kesadaran pentingnya imunisasi bagi anak agar kelak menjadi generasi bangsa yang sehat dan semangat.
"Ada juga yang sudah dikasih kesempatan untuk turut serta membantu vaksinasi. Saya tahu banyak sekolah pramuka terlibat menggerakkan kawan-kawannya untuk divaksin. Karena, hal itu menjadi ketangguhan masing-masing menghadapi pandemi. Dan bukan tidak mungkin pandemi global akan muncul lagi kami tidak tahu," katanya.
Selain itu, katanya, Satuan Karya (Saka) Kencana yang bagian dari binaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus-menerus mengingatkan masyarakat untuk mengikuti program Keluarga Berencana.
"Ayo para pelajar dan pramuka yang masih usia muda, jangan menikah dini yang seharusnya masih sekolah, belajar, menimba ilmu, dan menggapai cita-cita," katanya.
Acara Peringatan Ke-61 Hari Pramuka Kwarda Jateng juga dihadiri Sekjen Kwartir Nasional, para kepala daerah di Provinsi Jateng dan sejumlah pengurus Pramuka Kwarda Jateng.
Baca juga: Wagub Jateng apresiasi pelibatan Pramuka sebagai pengawas pemilu
Baca juga: Pramuka Jateng-Disdikbud kerja sama perkuat pendidikan kepramukaan
"Sudah 61 tahun Pramuka Kwarda Jateng tidak usia muda, banyak sekali kontribusi dan tema kali ini 'Mengabdi Tanpa Batas Untuk Membangun Ketangguhan Bangsa'," katanya saat memimpin upacara Peringatan Ke-61 Hari Pramuka Kwarda Gerakan Pramuka Jateng 2022 di Kebun Raya Indrokilo Kabupaten Boyolali di Boyolali, Rabu.
Ganjar yang juga Majelis Pembina Daerah Pramuka Jateng itu, mengatakan bangsa ini mesti betul-betul tangguh karena situasi dunia hari ini bergejolak, banyak ketidakpastian, banyak tarik ulur, serta dihadapkan kondisi tidak mudah dalam hubungan internasional.
Ia menyebut pemecahan masalah energi, pangan, dan lingkungan membutuhkan ketangguhan bangsa. Pramuka berkontribusi dalam mewujudkan penyelesaian persoalan dan mewujudkan ketangguhan bangsa itu.
"Pekerjaan rumah tentunya bisa dilakukan dengan baik. Saya menyampaikan terima kasih pramuka terlibat secara penuh hampir tiga tahun menanggulangi kasus COVID-19 di wilayah Jateng," kata dia.
Ia menyebut banyak partisipasi pramuka dan kegiatan kreatif namun kurang diekspose atau dilaporkan dengan baik.
Oleh karena itu, Gubernur Ganjar mengingatkan generasi milenial melek dengan teknologi informasi atau digital di media sosial hingga cerita-cerita menarik dan positif. Mereka memahami dengan baik literasi digital, bisa mencegah hoaks, dan menampilkan hal-hal baik yang menginspirasi banyak orang.
Baca juga: Bawaslu Purworejo sosialisasi Saka Pramuka Adyasta Pemilu
Ia mengatakan pada penanganan COVID-19, pramuka ada yang membantu tenaga medis, masyarakat, sedangkan sekarang terlibat mendukung vaksinasi.
Selain itu, katanya, pramuka terlibat dalam kampanye pencegahan dan penyalahgunaan narkoba, mencegah pernikahan dini dan stunting, menjaga lingkungan agar bersih dari sampah, serta penanaman pohon.
"Kami bisa menunjukkan sebagai anak bangsa mampu bergotong royong. Kami punyai akal, ilmu pengetahuan, dan semangat bersama. Hal itu ditunjukkan oleh pramuka yang ada di Jawa Tengah dan Indonesia," kata Ganjar.
Ia mengatakan pramuka juga bisa membantu mendukung kegiatan pekan imunisasi nasional, antara lain menemui anak-anak dan orang tua guna memperkuat kesadaran pentingnya imunisasi bagi anak agar kelak menjadi generasi bangsa yang sehat dan semangat.
"Ada juga yang sudah dikasih kesempatan untuk turut serta membantu vaksinasi. Saya tahu banyak sekolah pramuka terlibat menggerakkan kawan-kawannya untuk divaksin. Karena, hal itu menjadi ketangguhan masing-masing menghadapi pandemi. Dan bukan tidak mungkin pandemi global akan muncul lagi kami tidak tahu," katanya.
Selain itu, katanya, Satuan Karya (Saka) Kencana yang bagian dari binaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus-menerus mengingatkan masyarakat untuk mengikuti program Keluarga Berencana.
"Ayo para pelajar dan pramuka yang masih usia muda, jangan menikah dini yang seharusnya masih sekolah, belajar, menimba ilmu, dan menggapai cita-cita," katanya.
Acara Peringatan Ke-61 Hari Pramuka Kwarda Jateng juga dihadiri Sekjen Kwartir Nasional, para kepala daerah di Provinsi Jateng dan sejumlah pengurus Pramuka Kwarda Jateng.
Baca juga: Wagub Jateng apresiasi pelibatan Pramuka sebagai pengawas pemilu
Baca juga: Pramuka Jateng-Disdikbud kerja sama perkuat pendidikan kepramukaan