Gibran minta panitia antar daging kurban ke rumah warga
Senin, 4 Juli 2022 20:29 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Senin (4/7/2022). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengimbau panitia kurban di berbagai masjid di daerah itu mengantar daging kurban pada Idul Adha mendatang secara langsung ke rumah-rumah warga untuk menghindari kerumunan.
"Saya menyarankan agar daging dikirim ke rumah, jangan ngumpul di masjid biar tidak ada kerumunan," katanya di Solo, Jawa Tengah, Senin.
Terkait dengan hal itu, katanya, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta sudah menyusun panitia penyembelihan hewan kurban.
"Itu sudah diatur sama Kemenag," katanya.
Baca juga: Pemkot Solo siapkan 60 petugas untuk periksa kesehatan hewan kurban
Selain itu, pada perayaan Idul Adha mendatang, pihaknya memberikan pelonggaran seperti halnya saat Idul Fitri lalu.
"Monggo silakan, tetap normal saja. Boleh shalat di lapangan, di jalan, ada beberapa jalan yang ditutup. Masjid juga boleh," katanya.
Ia mengatakan sejauh ini belum ada pembatasan aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Adha tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya masih menunggu instruksi Menteri Dalam Negeri terkait dengan aturan perayaan Idul Adha.
"(Dibandingkan Idul Fitri, red.) ini bukan lebih longgar, sama saja. Pokoke belum ada pembatasan. Yang pasti kalau daging diantar ke rumah masing-masing lebih aman," katanya.
Pada Minggu depan, pihaknya juga akan meliburkan penyelenggaraan car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor mengingat penyembelihan hewan kurban akan dilakukan pada Minggu (10/7).
"CFD diliburkan dulu, nantinya aksesnya terganggu kalau ada CFD. Apalagi nanti lapangan parkir Sriwedari sepertinya juga akan dipakai untuk shalat," katanya.
Baca juga: Pemkab Karanganyar canangkan percepatan vaksinasi sapi cegah PMK
Baca juga: Pemprov Jateng percepat vaksinasi ternak
"Saya menyarankan agar daging dikirim ke rumah, jangan ngumpul di masjid biar tidak ada kerumunan," katanya di Solo, Jawa Tengah, Senin.
Terkait dengan hal itu, katanya, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta sudah menyusun panitia penyembelihan hewan kurban.
"Itu sudah diatur sama Kemenag," katanya.
Baca juga: Pemkot Solo siapkan 60 petugas untuk periksa kesehatan hewan kurban
Selain itu, pada perayaan Idul Adha mendatang, pihaknya memberikan pelonggaran seperti halnya saat Idul Fitri lalu.
"Monggo silakan, tetap normal saja. Boleh shalat di lapangan, di jalan, ada beberapa jalan yang ditutup. Masjid juga boleh," katanya.
Ia mengatakan sejauh ini belum ada pembatasan aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Adha tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya masih menunggu instruksi Menteri Dalam Negeri terkait dengan aturan perayaan Idul Adha.
"(Dibandingkan Idul Fitri, red.) ini bukan lebih longgar, sama saja. Pokoke belum ada pembatasan. Yang pasti kalau daging diantar ke rumah masing-masing lebih aman," katanya.
Pada Minggu depan, pihaknya juga akan meliburkan penyelenggaraan car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor mengingat penyembelihan hewan kurban akan dilakukan pada Minggu (10/7).
"CFD diliburkan dulu, nantinya aksesnya terganggu kalau ada CFD. Apalagi nanti lapangan parkir Sriwedari sepertinya juga akan dipakai untuk shalat," katanya.
Baca juga: Pemkab Karanganyar canangkan percepatan vaksinasi sapi cegah PMK
Baca juga: Pemprov Jateng percepat vaksinasi ternak
Pewarta : Aris Wasita
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Wapres Gibran dan Gubernur Jateng kunjungi pengungsi korban tanah gerak di Tegal
06 February 2026 14:06 WIB
Wapres Gibran kunjungan ke Jateng, hadiri perayaan Natal dan pantau arus mudik
25 December 2025 5:59 WIB
Wapres Gibran sebut penanganan banjir Semarang butuh sinergi pusat dan daerah
02 November 2025 20:02 WIB