Ibu hamil risiko tinggi dapat pendampingan
Sabtu, 25 Juni 2022 11:57 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming saat mengunjungi salah satu ibu hamil di Kelurahan Stabelan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/6/2022). ANTARA/HO-Pemkot Surakarta
Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, memberikan pendampingan kepada ibu hamil berisiko tinggi untuk memastikan ibu dan anak dalam kondisi sehat.
"Harapannya dengan pendampingan ini yang berisiko tinggi dapat diidentifikasi dan segera dapat penanganan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Surakarta Purwanti saat mendampingi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengunjungi salah satu ibu hamil di Solo, Jumat.
Pada kunjungan tersebut, kata dia, pemerintah berupaya memastikan riwayat yang diderita oleh ibu hamil dan memastikan perkembangan kehamilan.
"Artinya sejak dini harus didampingi betul, apakah harus disiapkan untuk operasi sesar. Kalau harus transfusi (darah) siapa yang harus jadi donor," katanya.
Ia mengatakan, ibu hamil yang dikunjungi oleh Gibran menderita anemia dan diabetes mellitus. Selain itu, dia juga dari lingkungan padat penduduk yang tidak memiliki jamban pribadi.
"Namun ada MCK umum. Ibu ini hamil anak kedua, usia ibunya 34 tahun jadi termasuk risiko tinggi, apalagi anak pertama lahir prematur. Saat ini usia kandungan sudah delapan bulan, harusnya HPL 17 Agustus 2022, tapi karena kondisi ibu seperti itu nanti akhir bulan ini sudah dilakukan operasi. Kalau untuk MCK sudah ada koordinasi dengan Perkim (Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Perumahan)," katanya.
Selain itu, kata dia, pendampingan juga dilakukan untuk kasus stunting atau kekerdilan pada anak di Kota Solo. Ia mengatakan saat ini angka kasus stunting di Solo mulai menunjukkan penurunan.
"Harapannya tidak ada stunting lagi, targetnya pada tahun 2024 zero stunting. Saat ini jumlahnya masih 500 sekian," katanya.
Mengenai penanganannya, menurut dia, masih bisa diupayakan lebih maksimal ketika anak tersebut masih berusia di bawah dua tahun.
"Namun, kalau di atas itu sudah terlambat," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Surakarta beri pendampingan kepada ibu hamil risiko tinggi
"Harapannya dengan pendampingan ini yang berisiko tinggi dapat diidentifikasi dan segera dapat penanganan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Surakarta Purwanti saat mendampingi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengunjungi salah satu ibu hamil di Solo, Jumat.
Pada kunjungan tersebut, kata dia, pemerintah berupaya memastikan riwayat yang diderita oleh ibu hamil dan memastikan perkembangan kehamilan.
"Artinya sejak dini harus didampingi betul, apakah harus disiapkan untuk operasi sesar. Kalau harus transfusi (darah) siapa yang harus jadi donor," katanya.
Ia mengatakan, ibu hamil yang dikunjungi oleh Gibran menderita anemia dan diabetes mellitus. Selain itu, dia juga dari lingkungan padat penduduk yang tidak memiliki jamban pribadi.
"Namun ada MCK umum. Ibu ini hamil anak kedua, usia ibunya 34 tahun jadi termasuk risiko tinggi, apalagi anak pertama lahir prematur. Saat ini usia kandungan sudah delapan bulan, harusnya HPL 17 Agustus 2022, tapi karena kondisi ibu seperti itu nanti akhir bulan ini sudah dilakukan operasi. Kalau untuk MCK sudah ada koordinasi dengan Perkim (Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Perumahan)," katanya.
Selain itu, kata dia, pendampingan juga dilakukan untuk kasus stunting atau kekerdilan pada anak di Kota Solo. Ia mengatakan saat ini angka kasus stunting di Solo mulai menunjukkan penurunan.
"Harapannya tidak ada stunting lagi, targetnya pada tahun 2024 zero stunting. Saat ini jumlahnya masih 500 sekian," katanya.
Mengenai penanganannya, menurut dia, masih bisa diupayakan lebih maksimal ketika anak tersebut masih berusia di bawah dua tahun.
"Namun, kalau di atas itu sudah terlambat," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Surakarta beri pendampingan kepada ibu hamil risiko tinggi
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPP Pratama Kudus buka pendampingan pajak bagi parpol penerima bantuan keuangan
15 September 2026 1:21 WIB
Psikologi UMS perkuat pendampingan keluarga anak berkebutuhan khusus melalui Family Futures Planning
09 September 2026 14:37 WIB
SD UMS Global Citizen Buka SPMB 2027/2028, kelas lebih terbatas, pendampingan lebih intensif !
26 August 2026 15:20 WIB
Pastikan Pelayanan Optimal, Petugas BPJS SATU dampingi peserta JKN di rumah sakit
14 August 2026 17:15 WIB
BPJPH beri pendampingan pelaku usaha di Kudus untuk mengurus sertifikasi halal
25 June 2026 16:36 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
PMI Kota Tegal peringati HUT ke-81, teguhkan semangat peduli dan kemanusiaan
18 September 2026 13:53 WIB
Kuliah Umum FK UMS, Wamenkes Benjamin bahas tantangan dokter dan tenaga medis
17 September 2026 14:48 WIB
UMS perkuat literasi kesehatan masyarakat lewat edukasi obat antinyeri dan bahan alam
16 September 2026 19:44 WIB
Pemprov kerahkan dokter spesialis untuk membantu warga terdampak kebakaran TPA
05 September 2026 17:17 WIB
Banyumas menargetkan perolehan Bulan Dana PMI 2026 mencapai Rp2,5 miliar
02 September 2026 12:53 WIB
Skrining kesehatan mata menemukan 250 siswa SD di Kudus mengalami gangguan
01 September 2026 15:53 WIB