Tanah longsor, tiga rumah rusak di Wonosobo
Selasa, 12 April 2022 7:51 WIB
Petugas menutup area yang rawan longsor menggunakan terpal untuk mencegah longsor susulan di Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. (ANTARA/HO - BPBD Wonosobo)
Wonosobo (ANTARA) - Tanah longsor menyebabkan tiga rumah rusak di Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (11/4) malam.
"Rumah milik Waryoto dan Sumi hancur sedangkan rumah Faturohman separuh bagian ruang utamanya jebol," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono di Wonosobo, Selasa, mengenai dampak tanah longsor di Sapuran.
Menurut Bambang, warga yang rumahnya rusak akibat tanah longsor untuk sementara mengungsi di rumah saudara mereka.
Selain menyebabkan kerusakan rumah, ia mengatakan, longsornya tanah pada talut dengan panjang sekitar 100 meter dan tinggi sekitar 12 meter di Sapuran juga menyebabkan saluran irigasi tersumbat sehingga airnya meluap dan membanjiri setidaknya tujuh rumah warga dan dua kolam ikan milik warga.
Bambang mengatakan bahwa terpal sudah dipasang untuk menutupi area yang rawan longsor agar saat hujan turun air tidak merembes ke tanah dan memicu longsor susulan.
"Pagi ini, kami bersama para relawan dan masyarakat akan melakukan gotong-royong di lokasi longsor," katanya.
"Rumah milik Waryoto dan Sumi hancur sedangkan rumah Faturohman separuh bagian ruang utamanya jebol," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono di Wonosobo, Selasa, mengenai dampak tanah longsor di Sapuran.
Menurut Bambang, warga yang rumahnya rusak akibat tanah longsor untuk sementara mengungsi di rumah saudara mereka.
Selain menyebabkan kerusakan rumah, ia mengatakan, longsornya tanah pada talut dengan panjang sekitar 100 meter dan tinggi sekitar 12 meter di Sapuran juga menyebabkan saluran irigasi tersumbat sehingga airnya meluap dan membanjiri setidaknya tujuh rumah warga dan dua kolam ikan milik warga.
Bambang mengatakan bahwa terpal sudah dipasang untuk menutupi area yang rawan longsor agar saat hujan turun air tidak merembes ke tanah dan memicu longsor susulan.
"Pagi ini, kami bersama para relawan dan masyarakat akan melakukan gotong-royong di lokasi longsor," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Polres Jepara selidiki kasus kematian enam orang usai mengkonsumsi miras oplosan
11 February 2026 12:55 WIB
Sejumlah rumah sakit di Temanggung belum penuhi standar penanggulangan kebakaran
04 February 2026 8:31 WIB
Dinkes Kudus mencatat hanya tersisa dua siswa SMA Negeri 2 yang masih rawat inap
03 February 2026 11:30 WIB
SPPG Purwosari Kudus minta maaf dan tanggung jawab atas dugaan keracunan makanan MBG
29 January 2026 16:28 WIB