Muncul klaster sekolah, Pemkot Surakarta buka KBM secara bauran
Senin, 14 Februari 2022 14:25 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Senin (14/2/2022). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah membuka kegiatan belajar mengajar secara bauran luring dan daring, setelah pembelajaran tatap muka dihentikan seminggu terakhir akibat munculnya klaster penularan COVID-19 di lingkungan sekolah.
"Ini sudah mulai 'hybrid' (bauran luring dan daring, red.), lebih banyak yang PTM (Pembelajaran Tatap Muka)," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Senin.
Ia mengatakan pembelajaran yang menerapkan sistem bauran tersebut dilakukan di seluruh jenjang.
"Termasuk SMA/SMK, pembelajaran tatap muka 50 persen," katanya.
Ia mengakui beberapa orang tua menyatakan keberatan jika anak mengikuti PTM.
Oleh karena itu, Pemkot Surakarta memberikan pilihan agar yang bersangkutan mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Berdasarkan data dari Pemkot Surakarta, 46 SMP melakukan PTM dan 27 lainnya PJJ. Sebanyak 396 PAUD dan TK, sedangkan delapan lainnya PJJ.
Sebanyak 27 SD melakukan PJJ, sedangkan 200 lainnya PTM dan bauran.
Pihaknya akan melakukan evaluasi setelah PTM dilakukan selama satu minggu ke depan.
Ia berharap, tidak ada lagi kasus COVID-19 di sekolah.
"Harusnya kami perpanjang, lebih senang 'hybrid' seperti ini. Surveilans juga agar jalan lagi," katanya.
Terkait dengan kemungkinan muncul kasus baru setelah pelaksanaan surveilans atau pengamatan di sekolah, katanya, menjadi risiko yang harus ditanggung dengan harapan segera ada penanganan.
"Dengan segala risikonya ya harus kita lalui," katanya.
"Ini sudah mulai 'hybrid' (bauran luring dan daring, red.), lebih banyak yang PTM (Pembelajaran Tatap Muka)," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Senin.
Ia mengatakan pembelajaran yang menerapkan sistem bauran tersebut dilakukan di seluruh jenjang.
"Termasuk SMA/SMK, pembelajaran tatap muka 50 persen," katanya.
Ia mengakui beberapa orang tua menyatakan keberatan jika anak mengikuti PTM.
Oleh karena itu, Pemkot Surakarta memberikan pilihan agar yang bersangkutan mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Berdasarkan data dari Pemkot Surakarta, 46 SMP melakukan PTM dan 27 lainnya PJJ. Sebanyak 396 PAUD dan TK, sedangkan delapan lainnya PJJ.
Sebanyak 27 SD melakukan PJJ, sedangkan 200 lainnya PTM dan bauran.
Pihaknya akan melakukan evaluasi setelah PTM dilakukan selama satu minggu ke depan.
Ia berharap, tidak ada lagi kasus COVID-19 di sekolah.
"Harusnya kami perpanjang, lebih senang 'hybrid' seperti ini. Surveilans juga agar jalan lagi," katanya.
Terkait dengan kemungkinan muncul kasus baru setelah pelaksanaan surveilans atau pengamatan di sekolah, katanya, menjadi risiko yang harus ditanggung dengan harapan segera ada penanganan.
"Dengan segala risikonya ya harus kita lalui," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jokowi jalani pemeriksaan di Polresta Surakarta terkait tudingan ijazah palsu
11 February 2026 20:53 WIB
Kapolresta Surakarta resmikan fasilitas Media Center sebagai kado HPN 2026
11 February 2026 16:37 WIB
PHRI Surakarta dorong peningkatan SDM di bidang perhotelan lewat lomba kompetensi
03 February 2026 17:53 WIB
Wali Kota Surakarta sebut pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman
31 January 2026 22:02 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
BPJS Kesehatan Surakarta jalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Karanganyar
27 January 2026 18:31 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Prof Fihris: Pendidikan islam harus jadi ruang aman bagi dialog, bukan arena eksklusivisme
19 jam lalu
Prof. Ali Murtadho tawarkan rekonstuksi paradigma ekonomi islam integratif-humanistik
15 February 2026 11:46 WIB
Prof. Ali Imron: Hukum Perdata Islam harus hidup berdialog dengan realitas sosial
15 February 2026 9:44 WIB
Teologi Digital Wasathiyyah, Prof. Mudhofi menawarkan jalan tengah hadapi AI dan polarisasi keagamaan
15 February 2026 9:22 WIB