UMS dukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Rabu, 8 Desember 2021 19:53 WIB
Rektor UMS Prof Sofyan Anif pada peluncuran My MBKM di Solo, Rabu (8/12/2021). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkomitmen mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI melalui peluncuran aplikasi My MBKM.
Rektor UMS Prof. Sofyan Anif pada peluncuran My MBKM di Solo, Rabu mengatakan aplikasi tersebut sebagai fasilitas yang dapat digunakan dalam pembelajaran MBKM.
"Saat ini posisi UMS sebagai kampus Merdeka Belajar Kampus Merdeka terbaik di Jawa Tengah, satu dari delapan kampus yang menerima hibah dan kegiatan MBKM," katanya.
Dengan capaian tersebut, dikatakannya, UMS memiliki level yang sama seperti Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain.
"Meskipun dalam suasana pandemi, UMS tetap harus berprestasi," katanya.
Pihaknya berharap setelah ada program aplikasi My MBKM tersebut bisa ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan salah satunya pelatihan dosen sehingga tidak berhenti pada penggunaan aplikasinya saja.
Selain itu, dikatakannya, program tersebut tidak hanya dalam lingkup dalam negeri tetapi juga dapat digunakan dalam taraf internasional. Dengan demikian, menurut dia aplikasi tersebut dapat mengakomodasi mahasiswa asing yang mengikuti program MBKM maupun mahasiswa UMS yang mengikuti program pertukaran pelajar di luar negeri.
"Hal ini yang akan memperkuat reputasi internasional UMS dalam mengembangkan pembelajaran baik dalam negeri maupun luar negeri," katanya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Taskforce Hibah PKKM UMS 2021 Munajat Tri Nugroho mengatakan aplikasi yang dirancang oleh tim MBKM UMS akan dapat dimanfaatkan dalam proses kegiatan pembelajaran.
"Kegiatan MBKM di kampus UMS ini ke depan tantangannya makin berat karena setiap saat dari Dikti pasti ada program baru. Ini menjadi PR kita bersama yang harus kita hadapi dan antisipasi," kata dosen Teknik Industri tersebut.
Sementara itu, kegiatan tersebut sekaligus workshop finalisasi sistem MBKM yang diterapkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rektor UMS Prof. Sofyan Anif pada peluncuran My MBKM di Solo, Rabu mengatakan aplikasi tersebut sebagai fasilitas yang dapat digunakan dalam pembelajaran MBKM.
"Saat ini posisi UMS sebagai kampus Merdeka Belajar Kampus Merdeka terbaik di Jawa Tengah, satu dari delapan kampus yang menerima hibah dan kegiatan MBKM," katanya.
Dengan capaian tersebut, dikatakannya, UMS memiliki level yang sama seperti Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain.
"Meskipun dalam suasana pandemi, UMS tetap harus berprestasi," katanya.
Pihaknya berharap setelah ada program aplikasi My MBKM tersebut bisa ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan salah satunya pelatihan dosen sehingga tidak berhenti pada penggunaan aplikasinya saja.
Selain itu, dikatakannya, program tersebut tidak hanya dalam lingkup dalam negeri tetapi juga dapat digunakan dalam taraf internasional. Dengan demikian, menurut dia aplikasi tersebut dapat mengakomodasi mahasiswa asing yang mengikuti program MBKM maupun mahasiswa UMS yang mengikuti program pertukaran pelajar di luar negeri.
"Hal ini yang akan memperkuat reputasi internasional UMS dalam mengembangkan pembelajaran baik dalam negeri maupun luar negeri," katanya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Taskforce Hibah PKKM UMS 2021 Munajat Tri Nugroho mengatakan aplikasi yang dirancang oleh tim MBKM UMS akan dapat dimanfaatkan dalam proses kegiatan pembelajaran.
"Kegiatan MBKM di kampus UMS ini ke depan tantangannya makin berat karena setiap saat dari Dikti pasti ada program baru. Ini menjadi PR kita bersama yang harus kita hadapi dan antisipasi," kata dosen Teknik Industri tersebut.
Sementara itu, kegiatan tersebut sekaligus workshop finalisasi sistem MBKM yang diterapkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Turnamen Tenis HUT ke-68 UMS diikuti 18 peserta SMA/Sederajat se-Solo Raya
19 September 2026 13:33 WIB
167 mahasiswa ikuti seleksi MTQ UMS 2026, persiapan menuju ajang nasional 2027
19 September 2026 12:35 WIB
Tim dosen FKI UMS perkuat literasi informasi anak dan guru di Sanggar Belajar Kepong Malaysia
19 September 2026 12:15 WIB
Kaji krisis peran laki-laki dalam film "Pangku," mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS sabet juara 1 Lomba Review Film Tempo
19 September 2026 11:10 WIB
Inovasi yoghurt ekstrak daun pakis antarkan YOGREEN UMS Melaju ke KMI Expo XVII 2026
19 September 2026 11:05 WIB
Mini KMI Expo UMS jadi ajang pemantapan lima tim menuju KMI Expo XVII 2026
18 September 2026 16:08 WIB
Lewat Pojok Harmoni, IMM Al-Ghozali UMS dorong keluarga sehat mental dan harmonis
18 September 2026 14:11 WIB
Reputasi meningkat, MPAI UMS raih kepercayaan mahasiswa dari Indonesia hingga empat negara
18 September 2026 14:07 WIB
Ilmu Komunikasi UMS jajaki penguatan kolaborasi internasional dengan USIM Malaysia
18 September 2026 14:03 WIB
Milad ke-68 FKIP UMS, wayang "Srikandi Krida" jadi media pelestarian budaya dan pendidikan
18 September 2026 13:53 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Presiden Prabowo targetkan biaya pendidikan negeri di semua jenjang gratis
19 September 2026 10:09 WIB
Riset EIT Portabel UIN Walisongo raih capaian di atas 80 persen dalam Monev MoRA The AIR Fund
17 September 2026 8:44 WIB
Rektor UIN Walisongo jadi narasumber NASUHA 2026, dorong pembaruan hukum keluarga islam
17 September 2026 8:34 WIB
SV Undip bekali siswa SMAN 2 Mranggen bangun personal branding di era digital
16 September 2026 10:15 WIB
Dari stand astronomi ke pilihan kuliah: Pengunjung MTQ tertarik daftarkan anaknya ke UIN Walisongo
16 September 2026 9:46 WIB
FDK UIN Walisongo gelar stadium general tentang ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045
16 September 2026 9:28 WIB