Kudus, Jateng (ANTARA) - Universitas Diponegoro (Undip)  Semarang, Jawa Tengah, berhasil mengubah selokan yang selama ini menjadi tempat penampungan air irigasi di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, yang kondisinya cukup kumau, kini diubah menjadi kolam ikan dan tempat budi daya azolla.

"Saluran air yang ada di Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, awalnya memang kumuh sekali, kemudian masyarakatnya kami dorong untuk mengubah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan sekaligus lebih bersih," kata Ketua Program Pengabdian Masyarakat Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip Bambang Sulistiyanto di Kudus, Selasa.

Karena masyarakat desa setempat juga banyak yang beternak unggas, lantas saluran air yang selama ini menjadi tempat penampungan air irigasi dijadikan kolam ikan dan tempat budi daya azolla yang merupakan pakan ternak unggas.

Baca juga: Undip dampingi peternak kalkun di Kudus buat produk makanan beku

Azolla tersebut, kata dia, bisa juga digunakan untuk memberi pakan ikan sehingga lebih menghemat biaya pakannya.

Selain mendampingi masyarakat mengubah lingkungan yang semula kumuh menjadi bersih dan indah, kata Bambang Sulistiyanto, Undip juga memberikan bantuan 5.000 ekor bibit nila serta bibit azolla sehingga nantinya bisa dikelola masyarakat untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Undaan Tengah Dedy Arisantiko berterima kasih kepada Undip karena pendampingan selama ini telah membuahkan hasil yang menggemberikan, salah satunya terciptanya kolam ikan dan tempat budi daya azolla.

"Tentunya bisa menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat sekitar. Nantinya, ketika budi daya ikan nila dan azolla berhasil bisa menjadi percontohan desa lain," ujarnya.

Apalagi saluran air irigasi tersebut juga tidak mudah mengering, karena saat musim kemarau pun masih tetap ada airnya, demikian  Dedy Arisantiko.

Baca juga: LPPM Undip bangun instalasi PLTS di Ponpes Tangho Banjarnegara.
Baca juga: Undip kembangkan generator ozon medis

Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2024