RSUD Temanggung tambah tempat tidur pasien COVID-19
Kamis, 1 Juli 2021 20:00 WIB
Seorang petugas RSUD Temanggung dengan mengenakan APD lengkap menyiapkan kursi roda untuk menjemput pasien. (ANTARA/Heru Suyitno)
Temanggung, Jateng (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menambah tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19 sebanyak 22 unit guna mengantisipasi peningkatan pasien di rumah sakit tersebut.
"Bangsal tambahan untuk pasien COVID-19 mulai pagi ini sudah beroperasi sebanyak 22 tempat tidur," kata Bupati Temanggung M Al Khadziq di Temanggung, Kamis.
Khadziq menyampaikan penambahan ini untuk mengantisipasi jumlah pasien COVID-19 yang terus meningkat akhir-akhir ini.
"Bangsal di RSUD sudah disiapkan pagi ini dan masih punya cadangan jika diperlukan akan ditambah 45 lagi, demikian pula rumah sakit swasta di Parakan juga sudah menyiapkan bangsal tambahan," katanya.
Menurut dia selama ini kecukupan rasio tempat tidur masih cukup di Kabupaten Temanggung dan sudah punya beberapa perencanaan untuk menambah kapasitas rumah sakit.
Ia menyampaikan dengan penambahan tempat tidur tersebut, pihak rumah sakit juga sudah melaksanakan penambahan tenaga kesehatan baru, apalagi sebagian karyawan RSUD Temanggung saat ini juga ada yang positif COVID-19 dan harus dirumahkan.
"RSUD cepat mengambil langkah dengan menarik relawan-relawan, kemudian sudah ditugaskan untuk menambah SDM menangani kasus ini," katanya.
Direktur RSUD Kabupaten Temanggung Tetty Kurniawati menyebutkan sebanyak 31 orang dari sekitar 860 karyawan RSUD Temanggung terpapar COVID-19.
"Mereka kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, semoga cepat sehat kembali dan bisa menjalankan tugas lagi sehingga jangan sampai mengganggu operasional rumah sakit," katanya.
Persediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 di RSUD Temanggung saat ini sebanyak 122 tempat tidur dan kini sudah terisi 118 pasien.
Baca juga: Bupati Temanggung: Kelangkaan oksigen RSUD teratasi
Baca juga: RSUD Temanggung SOS krisis oksigen
"Bangsal tambahan untuk pasien COVID-19 mulai pagi ini sudah beroperasi sebanyak 22 tempat tidur," kata Bupati Temanggung M Al Khadziq di Temanggung, Kamis.
Khadziq menyampaikan penambahan ini untuk mengantisipasi jumlah pasien COVID-19 yang terus meningkat akhir-akhir ini.
"Bangsal di RSUD sudah disiapkan pagi ini dan masih punya cadangan jika diperlukan akan ditambah 45 lagi, demikian pula rumah sakit swasta di Parakan juga sudah menyiapkan bangsal tambahan," katanya.
Menurut dia selama ini kecukupan rasio tempat tidur masih cukup di Kabupaten Temanggung dan sudah punya beberapa perencanaan untuk menambah kapasitas rumah sakit.
Ia menyampaikan dengan penambahan tempat tidur tersebut, pihak rumah sakit juga sudah melaksanakan penambahan tenaga kesehatan baru, apalagi sebagian karyawan RSUD Temanggung saat ini juga ada yang positif COVID-19 dan harus dirumahkan.
"RSUD cepat mengambil langkah dengan menarik relawan-relawan, kemudian sudah ditugaskan untuk menambah SDM menangani kasus ini," katanya.
Direktur RSUD Kabupaten Temanggung Tetty Kurniawati menyebutkan sebanyak 31 orang dari sekitar 860 karyawan RSUD Temanggung terpapar COVID-19.
"Mereka kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, semoga cepat sehat kembali dan bisa menjalankan tugas lagi sehingga jangan sampai mengganggu operasional rumah sakit," katanya.
Persediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 di RSUD Temanggung saat ini sebanyak 122 tempat tidur dan kini sudah terisi 118 pasien.
Baca juga: Bupati Temanggung: Kelangkaan oksigen RSUD teratasi
Baca juga: RSUD Temanggung SOS krisis oksigen
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Heru Suyitno
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Calon siswa Sekolah Rakyat Temanggung utamakan anak putus sekolah keluarga miskin
13 May 2026 16:17 WIB
Presiden Prabowo beli sapi 1 ton dari peternak Temanggung untuk dijadikan hewan kurban
12 May 2026 13:58 WIB