Jaga imunitas tubuh selama pandemi COVID-19
Rabu, 16 Juni 2021 8:21 WIB
Dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) cabang Jawa Tengah dr. Indah Rahmawati, Sp.P (ANTARA/HO - dok. pribadi)
Purwokerto (ANTARA) - Dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) cabang Jawa Tengah dr. Indah Rahmawati, Sp.P mengingatkan perlunya menjaga imunitas tubuh selama pandemi COVID-19 agar tidak mudah terinfeksi virus.
"Selalu jaga imunitas atau daya tahan tubuh di tengah pandemi COVID-19," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.
Dia menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan imunitas selama pandemi COVID-19.
"Pertama, harus selalu berpikir positif dan bahagia, hindari stres karena dapat menurunkan imunitas," katanya.
Kedua, kata dia, perlu mengonsumsi makanan bernutrisi dan bergizi seimbang sebagai salah satu upaya mendukung daya tahan tubuh.
"Ketiga adalah dengan menjaga kesehatan fisik serta berolahraga sesuai kemampuan masing masing. Keempat, adalah dengan berhenti atau hindari merokok. Sementara kelima adalah istirahat cukup," katanya.
Dia menambahkan bahwa upaya meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh harus diiringi dengan disiplin penerapan protokol kesehatan.
"Pesan penting yang dapat diambil adalah perlunya menyayangi diri, sayangi keluarga dan sayangi negeri ini," katanya.
Sementara itu dia juga kembali mengingatkan mengenai perlunya berhenti merokok agar terhindar dari risiko yang lebih besar terkena COVID-19.
Dia menjelaskan bahwa kebiasaan merokok dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko terpapar COVID-19.
"Penelitian menyebutkan bahwa reseptor ACE2 sebagai tempat menempelnya COVID-19 ternyata ditemukan lebih banyak pada perokok dibandingkan dengan nonperokok, sehingga kebiasaan merokok secara otomatis akan memperbesar risiko dan kemungkinan terkena COVID-19," katanya.
Sementara itu, seperti diwartakan sebelumnya dia juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan penularan COVID-19 harus terus diperkuat di tengah tren peningkatan kasus di sejumlah daerah.
Dia mencontohkan salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas di tempat umum.
"Jika tidak memungkinkan untuk terus berada di rumah atau ada kegiatan penting yang mengharuskan ke luar rumah maka harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," katanya.
"Selalu jaga imunitas atau daya tahan tubuh di tengah pandemi COVID-19," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.
Dia menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan imunitas selama pandemi COVID-19.
"Pertama, harus selalu berpikir positif dan bahagia, hindari stres karena dapat menurunkan imunitas," katanya.
Kedua, kata dia, perlu mengonsumsi makanan bernutrisi dan bergizi seimbang sebagai salah satu upaya mendukung daya tahan tubuh.
"Ketiga adalah dengan menjaga kesehatan fisik serta berolahraga sesuai kemampuan masing masing. Keempat, adalah dengan berhenti atau hindari merokok. Sementara kelima adalah istirahat cukup," katanya.
Dia menambahkan bahwa upaya meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh harus diiringi dengan disiplin penerapan protokol kesehatan.
"Pesan penting yang dapat diambil adalah perlunya menyayangi diri, sayangi keluarga dan sayangi negeri ini," katanya.
Sementara itu dia juga kembali mengingatkan mengenai perlunya berhenti merokok agar terhindar dari risiko yang lebih besar terkena COVID-19.
Dia menjelaskan bahwa kebiasaan merokok dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko terpapar COVID-19.
"Penelitian menyebutkan bahwa reseptor ACE2 sebagai tempat menempelnya COVID-19 ternyata ditemukan lebih banyak pada perokok dibandingkan dengan nonperokok, sehingga kebiasaan merokok secara otomatis akan memperbesar risiko dan kemungkinan terkena COVID-19," katanya.
Sementara itu, seperti diwartakan sebelumnya dia juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan penularan COVID-19 harus terus diperkuat di tengah tren peningkatan kasus di sejumlah daerah.
Dia mencontohkan salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas di tempat umum.
"Jika tidak memungkinkan untuk terus berada di rumah atau ada kegiatan penting yang mengharuskan ke luar rumah maka harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," katanya.
Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Produksi vaksin COVID-19 mandiri penting untuk bangun imunitas bangsa
26 November 2021 14:09 WIB, 2021
Tingkatkan imunitas, Pemkab Temanggung lakukan gerakan bersepeda bagi ASN
29 October 2021 10:25 WIB, 2021
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wagub: Layanan aduan warga Jateng kini didekatkan ke daerah lewat cabang dinas
14 February 2026 22:11 WIB
Boyolali giatkan gerakan Indonesia ASRI dengan pembersihan Waduk Cengklik
14 February 2026 18:59 WIB
PIK 2026 resmi berjalan, DKPTI UMS dorong mahasiswa bangun usaha berbasis inovasi
14 February 2026 18:54 WIB
Ultimate Talk 7 IKA UMS dorong UMKM Muhammadiyah go internasional di era digital
14 February 2026 18:50 WIB