Undip Semarang kukuhkan 21 profesor sekaligus
Senin, 24 Mei 2021 15:13 WIB
Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama. ANTARA/I.C.Senjaya/aa
Semarang (ANTARA) - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, akan mengukuhkan 21 guru besar sekaligus yang pengusulannya telah disetujui Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Rektor Undip Semarang Yos Johan Utama dalam siaran pers di Semarang, Senin, mengatakan, ke-21 profesor ini sempat tertunda pengukuhan resminya akibat pandemi COVID-19.
Ia menjelaskan 21 guru besar ini akan dikukuhkan dalam tujuh tahap yang digelar mulai 25 Mei hingga 10 Juni 2021.
Menurut dia puluhan para guru besar yang akan dikukuhkan tersebut merupakan bentuk keberhasilan program "One Professor One Candidate" (OPOC).
"Kami mewajibkan satu profesor membimbing satu calon guru besar," katanya.
Adapun 21 guru besar yang akan dikukuhkan tersebut terdiri dari sembilan profesor dari Fakultas Sains dan Matematika, enam profesor dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, tiga profesor dari Fakultas Peternakan dan Pertaniann serta masing-masing satu profesor dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi.
Ia menjelaskan Undip telah masuk dalam fase penguatan riset.
"Semua lini, termasuk dosen peneliti, didorong untuk berinovasi dengan mengembangkan riset sesuai kepakarannya," katanya.
Undip sebagai universitas riset termasuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang telah memberikan kontribusi untuk masyarakat di tengah persoalan dampak pandemi yang perlu disikapi dan diatasi, demikian Yos Johan Utama.
Baca juga: Guru besar Undip: Demokrasi di Indonesia mulai alami resesi
Rektor Undip Semarang Yos Johan Utama dalam siaran pers di Semarang, Senin, mengatakan, ke-21 profesor ini sempat tertunda pengukuhan resminya akibat pandemi COVID-19.
Ia menjelaskan 21 guru besar ini akan dikukuhkan dalam tujuh tahap yang digelar mulai 25 Mei hingga 10 Juni 2021.
Menurut dia puluhan para guru besar yang akan dikukuhkan tersebut merupakan bentuk keberhasilan program "One Professor One Candidate" (OPOC).
"Kami mewajibkan satu profesor membimbing satu calon guru besar," katanya.
Adapun 21 guru besar yang akan dikukuhkan tersebut terdiri dari sembilan profesor dari Fakultas Sains dan Matematika, enam profesor dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, tiga profesor dari Fakultas Peternakan dan Pertaniann serta masing-masing satu profesor dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi.
Ia menjelaskan Undip telah masuk dalam fase penguatan riset.
"Semua lini, termasuk dosen peneliti, didorong untuk berinovasi dengan mengembangkan riset sesuai kepakarannya," katanya.
Undip sebagai universitas riset termasuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang telah memberikan kontribusi untuk masyarakat di tengah persoalan dampak pandemi yang perlu disikapi dan diatasi, demikian Yos Johan Utama.
Baca juga: Guru besar Undip: Demokrasi di Indonesia mulai alami resesi
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa dan Dosen Vokasi Undip perkuat kompetensi otomasi industri melalui pelatihan bersama
28 January 2026 18:03 WIB
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
TP Posyandu Jateng gandeng Psikologi Undip perkuat layanan kesehatan mental
23 January 2026 20:08 WIB
Sekolah Vokasi Undip dan PT NDS gelar pelatihan pembuatan perahu fiber untuk warga pesisir
15 January 2026 17:09 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Mahasiswa Geografi UMS inisiasi Program Mengajar Desa untuk dukung peningkatan kualitas pendidikan
02 February 2026 16:56 WIB
Wamendikdasmen RI tekankan reformasi tata kelola guru saat momen Yudisium PPG UMS
31 January 2026 17:01 WIB
Kemendikdasmen: Program revitalisasi sekolah sasar 16.141 satuan pendidikan
31 January 2026 14:36 WIB