Semarang (ANTARA) -
Usulan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait vaksinasi COVID-19 yang diprioritaskan untuk para guru menjelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) telah mendapat persetujuan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Saya tadi minta izin, lansia yang menjadi prioritas pertama ini ketika jumlah vaksin tidak atau belum banyak, maka kami minta izin untuk beberapa kami alokasikan pada guru-guru. Jadi ini yang ada untuk disesuaikan dengan masing-masing kondisi, sambil terus bergerak nanti sampai dengan Juli agar seluruh guru kalau bisa sudah divaksin," kata Ganjar Pranowo di Semarang, Senin.

Hal tersebut, lanjut dia, paralel dengan pelaksanaan PTM di sekolah-sekolah sehingga para guru menjadi prioritas.

Baca juga: Pemkab Temanggung usulkan vaksinasi bagi guru dipercepat

Terkait dengan hal itu, Ganjar menyiapkan strategi pada tahap pelaksanaan uji coba PTM yang dilakukan di Jawa Tengah dan jika nantinya guru telah mendapatkan vaksin, maka tidak menutup kemungkinan jumlah kelas di sekolah pelaksana PTM akan ditambah.

"Maka kami strateginya nambahin uji cobanya nanti dengan cara dua hal. Satu, menambah jumlah kelasnya di satu sekolah itu, berarti kemungkinan tidak menambah jumlah vaksin untuk guru, tapi seandainya kami menambah jumlah sekolahnya maka kami mesti mendesain agar jumlah guru yang divaksin bisa bertambah," ujarnya, usai mengikuti Rapat Rutin Penanganan COVID-19 dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di kantor gubernur.

Dalam rapat tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin langsung menyetujui usulan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, bahkan menilai usulan ini bagus karena menjelang pelaksanaan PTM.

"Memang kita harus mendukung PTM, kalau awalnya kami memprioritaskan hanya lansia, maka sekarang ditambah guru. Setuju pak gub, lanjutkan," kata menkes.(LHP)

Baca juga: Vaksinasi guru jelang sekolah tatap muka
Baca juga: Vaksinasi guru dan staf pendukung jadi syarat mutlak pembelajaran tatap muka

 

Pewarta : Wisnu Adhi Nugroho
Editor : Antarajateng
Copyright © ANTARA 2024