Kota Pekalongan targetkan PTM dimulai tahun ajaran baru
Senin, 15 Maret 2021 16:20 WIB
Ilustrasi: Para siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, jawa Tengah, sedang mengikuti pembelajaran tatap muka. ANTARA/Kutnadi
Pekalongan, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menargetkan pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas/sederajat dapat dimulai pada tahun ajaran baru 2021.
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa saat ini pemkot masih mengikuti surat edaran dari Kemendikbud dan Pemprov Jateng yang menginstruksikan untuk menunda kegiatan pembelajaran tatap muka siswa.
"Sesuai SE Kemendikbud dan Pemprov Jateng, kami belum menginstruksikan untuk membuka kegiatan pembelajaran tatap muka dulu sambil melihat situasi dan kondisi perkembangan COVID-19 pascavaksinasi," katanya.
Menurut dia, untuk pelaksanaan ujian kenaikan kelas jenjang SD maupun SMP/sederajat akan dilakukan secara daring, kecuali ujian praktik di jenjang pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) akan dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) ketat.
"Meski, saat ini daerah sudah dalam kategori zona oranye, kami minta masyarakat jangan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, mencuci tangan pakai dengan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi," katanya.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Unang Suharyogi mengatakan bahwa pihaknya masih fokus dalam kegiatan pemberian vaksin bagi guru untuk menyambut pemberlakuan pembelajaran tatap muka.
Dilihat dari kalender satuan pendidikan, kata dia, saat ini pihak sekolah sedang menyelenggarakan penilaian tengah semester (PTS) yang kebijakan penyelenggaraannya diatur oleh sekolah masing-masing baik sistem daring maupun diberikan dalam bentuk tugas kepada siswa-siswinya.
"Pembelajaran pada satuan pendidikan terutama di jenjang SD, semua bentuk evaluasi pembelajaran diserahkan ke sekolah ataupun gurunya karena yang berhak menilai atas ketuntasan belajar siswa adalah mereka," demikian Unang Suharyogi.
Baca juga: Jawa Tengah persiapkan pembelajaran tatap muka
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa saat ini pemkot masih mengikuti surat edaran dari Kemendikbud dan Pemprov Jateng yang menginstruksikan untuk menunda kegiatan pembelajaran tatap muka siswa.
"Sesuai SE Kemendikbud dan Pemprov Jateng, kami belum menginstruksikan untuk membuka kegiatan pembelajaran tatap muka dulu sambil melihat situasi dan kondisi perkembangan COVID-19 pascavaksinasi," katanya.
Menurut dia, untuk pelaksanaan ujian kenaikan kelas jenjang SD maupun SMP/sederajat akan dilakukan secara daring, kecuali ujian praktik di jenjang pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) akan dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) ketat.
"Meski, saat ini daerah sudah dalam kategori zona oranye, kami minta masyarakat jangan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, mencuci tangan pakai dengan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi," katanya.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Unang Suharyogi mengatakan bahwa pihaknya masih fokus dalam kegiatan pemberian vaksin bagi guru untuk menyambut pemberlakuan pembelajaran tatap muka.
Dilihat dari kalender satuan pendidikan, kata dia, saat ini pihak sekolah sedang menyelenggarakan penilaian tengah semester (PTS) yang kebijakan penyelenggaraannya diatur oleh sekolah masing-masing baik sistem daring maupun diberikan dalam bentuk tugas kepada siswa-siswinya.
"Pembelajaran pada satuan pendidikan terutama di jenjang SD, semua bentuk evaluasi pembelajaran diserahkan ke sekolah ataupun gurunya karena yang berhak menilai atas ketuntasan belajar siswa adalah mereka," demikian Unang Suharyogi.
Baca juga: Jawa Tengah persiapkan pembelajaran tatap muka
Pewarta : Kutnadi
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Operasional dapur umum Pemkot Pekalongan disesuaikan status kedaruratan bencana
10 February 2026 10:14 WIB
Pemprov Jateng pastikan kelayakan fasilitas di posko pengungsi bagi korban banjir
30 January 2026 9:05 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Prof A. Umar tekankan kepemimpinan visioner untuk selamatkan madrasah dari ketertinggalan
16 February 2026 5:43 WIB
Tak cukup niat baik, Prof Fahrurrozi serukan tata kelola profesional di lembaga islam
15 February 2026 17:44 WIB
Prof Fihris: Pendidikan islam harus jadi ruang aman bagi dialog, bukan arena eksklusivisme
15 February 2026 17:31 WIB
Prof. Ali Murtadho tawarkan rekonstuksi paradigma ekonomi islam integratif-humanistik
15 February 2026 11:46 WIB
Prof. Ali Imron: Hukum Perdata Islam harus hidup berdialog dengan realitas sosial
15 February 2026 9:44 WIB