Diblokir Inggris, Huawei sebut tak masuk akal
Selasa, 26 Mei 2020 13:19 WIB
Ilustrasi logo Huawei. ANTARA/HO
Jakarta (ANTARA) - Huawei mengaku sudah mengetahui kabar yang menyebutkan pemerintah Inggris Raya berencana mencoret mereka dari pembangunan infrastruktur.
"Kami telah melihat laporan dari sumber yang tidak disebutkan namanya, yang tidak masuk akal," kata VP Huawei, Victor Zhang, dalam keterangan resmi, dikutip Selasa.
Sebelumnya, Reuters melansir laporan dari Daily Telegraph bahwa Perdana Menteri Boris Johnson meminta keterlibatan China dalam pembangunan infrastruktur di Inggris perlahan dikurangi hingga menjadi nol pada 2023.
Menurut Huawei, pemerintah Inggris Raya pada Januari lalu sudah mengeluarkan persetujuan untuk melibatkan perusahaan tersebut dalam teknologi 5G.
"Sebagai perusahaan swasta yang 100 persen dimiliki oleh karyawannya dan telah beroperasi di Inggris selama 20 tahun, prioritas kami adalah membantu perusahaan seluler dan broadband Inggris untuk selalu terhubung, yang dalam situasi krisis kesehatan seperti pada saat ini menjadi lebih penting daripada sebelumnya," kata Zhang.
The Times juga memberitakan Johnson sudah meminta para pegawai negeri untuk mengurangi pasokan dari China untuk alat medis vital dan barang impor strategis lainnya.
Baca juga: Xiaomi, Huawei, Oppo dan Vivo gabung bikin tandingan Google Play Store
Baca juga: Huawei prediksi 2020 tahun yang sulit, kenapa?
"Kami telah melihat laporan dari sumber yang tidak disebutkan namanya, yang tidak masuk akal," kata VP Huawei, Victor Zhang, dalam keterangan resmi, dikutip Selasa.
Sebelumnya, Reuters melansir laporan dari Daily Telegraph bahwa Perdana Menteri Boris Johnson meminta keterlibatan China dalam pembangunan infrastruktur di Inggris perlahan dikurangi hingga menjadi nol pada 2023.
Menurut Huawei, pemerintah Inggris Raya pada Januari lalu sudah mengeluarkan persetujuan untuk melibatkan perusahaan tersebut dalam teknologi 5G.
"Sebagai perusahaan swasta yang 100 persen dimiliki oleh karyawannya dan telah beroperasi di Inggris selama 20 tahun, prioritas kami adalah membantu perusahaan seluler dan broadband Inggris untuk selalu terhubung, yang dalam situasi krisis kesehatan seperti pada saat ini menjadi lebih penting daripada sebelumnya," kata Zhang.
The Times juga memberitakan Johnson sudah meminta para pegawai negeri untuk mengurangi pasokan dari China untuk alat medis vital dan barang impor strategis lainnya.
Baca juga: Xiaomi, Huawei, Oppo dan Vivo gabung bikin tandingan Google Play Store
Baca juga: Huawei prediksi 2020 tahun yang sulit, kenapa?
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Smartfren gandeng Huawei percepat pertumbuhan digital melalui Cloud
21 February 2023 19:56 WIB, 2023
XL Axiata dan Huawei raih penghargaan pada TM Forum 2022 Catalyst Awards
04 October 2022 13:58 WIB, 2022
Kolaborasi XL Axiata-Huawei, terapkan teknologi terbaru untuk perbesar kapasitas jaringan
28 September 2022 21:58 WIB, 2022
Samsung bakal luncurkan lebih awal ponsel andalan untuk saingi Huawei
09 November 2020 13:13 WIB, 2020
Huawei Mobile Services berikan kenyamanan bagi pengguna telepon pintar Huawei
07 August 2020 10:08 WIB, 2020
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Desa BRILiaN Ketapanrame, memberdayakan potensi lokal ciptakan ekonomi desa yang maju
03 June 2026 10:44 WIB
BPJS Ketenagakerjaan gandeng Jasa Raharja integrasikan layanan kecelakaan kerja
02 June 2026 13:49 WIB