Batam (ANTARA) - Seorang warga negara Indonesia yang terdeteksi positif virus corona 2019-nCoV di Singapura kini dalam kondisi stabil.

"Masih dalam karantina dan kondisi stabil," kata Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura Ratna Lestari Harjana dalam pesan aplikasi di Batam, Rabu.

KBRI terus memantau kondisi WNI tersebut dengan Kementerian Kesehatan Singapura.

Sementara itu, KBRI Singapura menginformasikan, hingga Selasa (11/2) siang waktu setempat, Pemerintah Singapura mengonfirmasi dua kasus baru positif virus corona atau oleh WHO kini menamainya Covid-19, sehingga total menjadi 47 kasus.

Baca juga: WHO tegskan Indonesia mampu deteksi virus novel corona 2019

Sebanyak dua orang pasien dinyatakan sembuh dan dipulangkan, dengan begitu total pasien yang pulih dan pulang menjadi 9 orang.

Sementara 38 orang pasien lain masih diisolasi dalam kondisi stabil dan tujuh orang dalam perawatan ICU.

KBRI Singapura mengimbau seluruh WNI yang berada di Negara Singa tetap tenang, tidak panik, berhati-hati dan bertindak secara bertanggung jawab.

WNI juga diminta menjaga kesehatan dan kebersihan pribadi, menghindari tempat-tempat keramaian bilamana tidak mendesak, sambil terus memantau perkembangan mengenai virus corona melalui jalur resmi Ministry of Health https://www.moh.gov.sg/2019-ncov-wuhan.

Baca juga: Dubes: Seluruh WNI di China sehat, bebas virus corona
 

Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2024