Kurangi keruwetan, Dishub uji coba areal parkir di Citywalk Solo
Senin, 6 Januari 2020 15:30 WIB
Sejumlah petugas parkir saat mengarahkan pengendara sepeda motor yang mau parkir di Citywalk Jalan Slamet Riyadi Solo, Senin (6/1). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Solo (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Surakarta melakukan uji coba pemanfaatan lahan Citywalk untuk areal parkir kendaraan bermotor guna mengurangi keruwetan di jalur lambat sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo.
"Uji coba areal parkir di Citywalk sepanjang Jalan Slamet Riyadi ini, berlaku mulai Senin (6/1) hingga sebulan ke depan," kata Kepala Seksi Parkir Umum dan Khusus Dishub Kota Surakarta, Haryono Nugroho, di Solo, Senin.
Menurut Haryono, uji coba pemanfaatan ruang parkir di Citywalk Jalan Slamet Riyadi tersebut pada segmen pertama mulai simpang empat Gendengan sampai dengan simpang empat Ngapeman khusus untuk parkir mobil mulai berlaku pukul 17.00 WIB hingga 06.00 WIB. Sedangkan, kendaraan roda dua parkirnya tidak dibatasi waktunya.
Baca juga: Lima wisatawan asal Solo yang kapalnya tenggelam di Labuan Bajo berhasil diselamatkan
Selain itu, lanjut dia untuk segmen kedua diterapkan mulai simpang empat Ngapeman sampai dengan Bundaran Gladag khusus parkir kendaraan roda dua.
Penerapan parkir di Citywalk tersebut berdasarkan surat edaran (SE) No.551.2/0007/I/2020, tentang Uji Coba Pemanfaatan Ruang Parkir di Jalan Slemet Riyadi Sisi Selatan. Namun, parkir di Citywalk sepanjang Jalan Slamet Riyadi tidak berlaku saat kegiatan "Car Free Day" (CFD) pada setiap Minggu pagi.
"Dasar pemanfaatan penerapan parkir Citywalk di Jalan Slamet Riyadi, sesuai Undang Undangan RI No.22/ 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Perda Pemkot Surakarta No.1/2013 tentang Penyelenggaraan Perhubungan Kota Surakarta," jelasnya.
Menurut dia, Kawasan Citywalk Jalan Slamet Riyadi yang diperbolehkan untuk parkir hanya di bagian sela-sela pohon atau di bawah pohon.
"Tidak semua Citywalk Jalan Slamet Riyadi dijadikan lahan parkir. Kami masih memberikan ruang bagi pejalan kaki yang hendak melintas di Citywalk Jalan Slamet Riyadi," katanya.
Dishub Surakarta masih mengakomodasi pejalan kaki di Citywalk Jalan Salamet Riyadi. Pihaknya hanya manfaatkan lahan parkir pada bagian sela-sela pohon saja, sehingga masyarakat pejalan kaki tidak perlu khawatir.
Pada segmen simpang empat Gendengan hingga bundaran Gladag sepanjang Jalan Slamet Riyadi itu, diperkirakan bisa menampung sekitar 1.000 unit kendaraan bermotor, sehingga keruwetan jalur lambat di depan pertokoan akan berkurang.
Baca juga: Jumlah gangguan kamtibmas di Solo turun menjadi 758 kasus
"Uji coba areal parkir di Citywalk sepanjang Jalan Slamet Riyadi ini, berlaku mulai Senin (6/1) hingga sebulan ke depan," kata Kepala Seksi Parkir Umum dan Khusus Dishub Kota Surakarta, Haryono Nugroho, di Solo, Senin.
Menurut Haryono, uji coba pemanfaatan ruang parkir di Citywalk Jalan Slamet Riyadi tersebut pada segmen pertama mulai simpang empat Gendengan sampai dengan simpang empat Ngapeman khusus untuk parkir mobil mulai berlaku pukul 17.00 WIB hingga 06.00 WIB. Sedangkan, kendaraan roda dua parkirnya tidak dibatasi waktunya.
Baca juga: Lima wisatawan asal Solo yang kapalnya tenggelam di Labuan Bajo berhasil diselamatkan
Selain itu, lanjut dia untuk segmen kedua diterapkan mulai simpang empat Ngapeman sampai dengan Bundaran Gladag khusus parkir kendaraan roda dua.
Penerapan parkir di Citywalk tersebut berdasarkan surat edaran (SE) No.551.2/0007/I/2020, tentang Uji Coba Pemanfaatan Ruang Parkir di Jalan Slemet Riyadi Sisi Selatan. Namun, parkir di Citywalk sepanjang Jalan Slamet Riyadi tidak berlaku saat kegiatan "Car Free Day" (CFD) pada setiap Minggu pagi.
"Dasar pemanfaatan penerapan parkir Citywalk di Jalan Slamet Riyadi, sesuai Undang Undangan RI No.22/ 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Perda Pemkot Surakarta No.1/2013 tentang Penyelenggaraan Perhubungan Kota Surakarta," jelasnya.
Menurut dia, Kawasan Citywalk Jalan Slamet Riyadi yang diperbolehkan untuk parkir hanya di bagian sela-sela pohon atau di bawah pohon.
"Tidak semua Citywalk Jalan Slamet Riyadi dijadikan lahan parkir. Kami masih memberikan ruang bagi pejalan kaki yang hendak melintas di Citywalk Jalan Slamet Riyadi," katanya.
Dishub Surakarta masih mengakomodasi pejalan kaki di Citywalk Jalan Salamet Riyadi. Pihaknya hanya manfaatkan lahan parkir pada bagian sela-sela pohon saja, sehingga masyarakat pejalan kaki tidak perlu khawatir.
Pada segmen simpang empat Gendengan hingga bundaran Gladag sepanjang Jalan Slamet Riyadi itu, diperkirakan bisa menampung sekitar 1.000 unit kendaraan bermotor, sehingga keruwetan jalur lambat di depan pertokoan akan berkurang.
Baca juga: Jumlah gangguan kamtibmas di Solo turun menjadi 758 kasus
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hubungkan dua kampus Unnes-Undip, bus feeder listrik Trans Semarang diminati masyarakat
24 April 2026 5:21 WIB
Dinkes Demak: Penyebab siswa keracunan MBG masih menunggu hasil uji laboratorium
21 April 2026 16:24 WIB
Dinkes Kudus menyarankan sumber air SPPG agar diuji di laboratorium tiap bulan
10 April 2026 9:41 WIB
Akademisi Unsoed: Konflik Timur Tengah menjadi uji ketahanan energi Indonesia
03 March 2026 14:06 WIB
Prodi Perbankan Syariah dan Bisnis Digital FEBI UIN Walisongo Semarang ikuti uji kompetensi internasional
21 February 2026 11:09 WIB
Uji materi UU Kesehatan, pemohon berharap MK jaga sistem pendidikan nasional
07 February 2026 9:31 WIB