Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum DPP Legiun Veteran Republik Indonesia Mayjen TNI (Purnawirawan) Saiful Sulun meminta seluruh jajaran LVRI tetap menjalin komunikasi dengan semua komponen masyarakat, termasuk jajaran pemerintah, sekaligus menjaga posisi terhormat di tengah masyarakat.
 
Oleh karena itu, Mayjen TNI (Purn.) Saiful Sulun di Jakarta, Kamis, meminta jajaran LVRI, baik dewan pimpinan pusat (DPP), dewan pimpinan daerah (DPD), dewan pimpinan cabang (DPC), maupun dewan pimpinan ranting (DPR), untuk memperkuat soliditas dan selalu berbuat yang terbaik.

Saiful Sulun melalui keterangan pers yang disampaikan Kepala Biro Humas DPP LVRI Sudadi kepada ANTARA mengingatkan anggota LVRI untuk selalu menjadi panutan dalam bertindak dan bersikap, serta tetap menjaga eksistensi LVRI sebagai organisasi yang selama ini dikenal bersih di mata masyarakat.

"Dengan jiwa dan semangat juang, anggota LVRI akan bisa mengatasi segala hambatan dan tantangan. Jangan pernah lelah mengabdi untuk negeri ini karena pengabdian veteran adalah pengabdian tanpa batas," kata Saiful Sulun dalam sambutannya usai menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan HUT Ke-63 LVRI di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata Jakarta.

Usai upacara, dilanjutkan ziarah yang diikuti 600 peserta terdiri atas anggota veteran se-DKI Jakarta, Pemuda Panca Marga (PPM), Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Persatuan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU), Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL), Persatuan Purnawirawan Polri, Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri).

Baca juga: LVRI Diterima Presiden untuk Melaporkan Pemilihan Pengurus Baru

Hadir pula Dirvet Dirjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Hariyadi, Ketua PPAU Marsekal TNI (Purn.) Djoko Sujanto, dan sejumlah undangan lain.

Legiun Veteran Republik Indonesia saat ini, lanjut Ketua Umum DPP LVRI, masih eksis karena dedikasi tinggi serta diperkuat dengan beberapa undang-undang, dan terakhir dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia.

Menurut Saiful Sulun, terbentuknya legiun veteran merupakan suatu penghargaan dan penghormatan dari pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia secara tulus kepada para veteran yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Pada hari jadi LVRI, dia juga mengingatkan kembali visi LVRI, yakni tetap berlanjutnya pelestarian jiwa, semangat, dan nilai-nilai kejuangan 1945.

Adapun misinya mewariskan jiwa, semangat, dan nilai-nilai kejuangan 1945 (JSN'45), berperan aktif dalam pembangunan nasional, memelihara hubungan persahabatan dengan organisasi regional dan dunia didukung oleh organisasi veteran yang solid, efektif, dan efisien, serta konsisten menjaga kehormatan dan meningkatkan kesejahteraan veteran Republik Indonesia.

Wujud dari tugas itu, DPP LVRI sejak 2012 telah melaksanakan  program pewarisan JSN'45 kepada generasi penerus bangsa dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari tingkat dasar sampai pendidikan tinggi.

Baca juga: Berto terpilih sebagai Ketua Umum PP Pemuda Panca Marga

Dalam perkembangan berikut, pihaknya telah menandatangani kerja sama, antara lain dengan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta beberapa kepala daerah, seperti Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemprov Jawa Barat.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan program Sosialisasi JSN'45 ini lebih luas dengan metode pelatihan dan materi yang lebih menarik mudah dipahami, dimengerti, dan aplikatif.

LVRI berharap JSN'45 dapat mencetak generasi yang unggul, cinta tanah air, cinta negeri, pantang menyerah, dan percaya diri.

Atas dasar inilah, kata Saiful Sulun, peringatan hari jadi LVRI memilih tema "Melalui Peringatan HUT Ke-63, LVRI Memantapkan Upaya Pewarisan JSN'45 dan Kesejahteraan Veteran".

Pewarta : Kliwon
Editor : D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2024