Mobil listrik karya mahasiswa UMS diluncurkan
Senin, 16 September 2019 17:05 WIB
Salah satu mobil listrik karya mahasiswa UMS. ANTARA/Aris Wasita
Sukoharjo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meluncurkan mobil listrik karya mahasiswa yang akan diikutkan pada Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2019 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) di Malang, Jawa Timur.
"Pelaksanaan kontes tersebut bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang pada 2019" >
Ia mengatakan salah satu mobil listrik karya mahasiswa UMS yang diikutsertakan yaitu UEV-15 Trisula kelas urban listrik. Kendaraan ini memiliki spesifikasi baterai Li-ion 17,5 AH 48 Volt. Untuk waktu pengisian dari kondisi baterai kosong hingga penuh membutuhkan waktu normal 8,75 jam.
Baca juga: Puluhan kendaraan listrik "mejeng" di IEMS 2019
Baca juga: Ekonom ini usul bunga nol persen untuk kredit mobil listrik
"Untuk mesin yang digunakan adalah 'Brushless Direct Current Motor" dengan daya 1.000 watt," katanya.
Selain itu, dikatakannya, UMS juga meluncurkan Ababil Evo II kelas prototype listrik bermesin sama dengan trisula namun berdaya 350 watt.
"Untuk spesifikasi baterai menggunakan Li-ion 8,7 AH 48 Volt. Sedangkan waktu pengisian baterai dari kosong hingga penuh memakan waktu 4,35 jam," katanya.
Ia mengatakan untuk konsep urban ini merupakan kedaraan roda empat yang tampilannya mirip dengan kendaraan pada umumnya dan sesuai untuk kendaraan di jalan dengan bahan bakar yang diperbolehkan yaitu gasoline, diesel, ethanol, dan listrik.
"Prototype merupakan kendaraan masa depan dengan desain khusus yang memaksimalkan aspek aerodinamika untuk keperluan lomba dengan bahan bakar yang diperbolehkan yaitu gasoline, diesel, ethanol, dan listrik," katanya.
Sementara itu, sebelum mengikuti kontes dari Kemenristekdikti, tiga tim riset dari UMS yang dikirim tersebut berhasil melalui beberapa tahap seleksi, mulai dari seleksi berkas, seleksi proposal, dan proposal laporan progres dari pembuatan masing-masing mobil.
Baca juga: Dua pabrik mobil listrik China berminat relokasi ke Indonesia
Baca juga: Pemerintah serius kembangkan mobil listrik
"Pelaksanaan kontes tersebut bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang pada 2019" >
Ia mengatakan salah satu mobil listrik karya mahasiswa UMS yang diikutsertakan yaitu UEV-15 Trisula kelas urban listrik. Kendaraan ini memiliki spesifikasi baterai Li-ion 17,5 AH 48 Volt. Untuk waktu pengisian dari kondisi baterai kosong hingga penuh membutuhkan waktu normal 8,75 jam.
Baca juga: Puluhan kendaraan listrik "mejeng" di IEMS 2019
Baca juga: Ekonom ini usul bunga nol persen untuk kredit mobil listrik
"Untuk mesin yang digunakan adalah 'Brushless Direct Current Motor" dengan daya 1.000 watt," katanya.
Selain itu, dikatakannya, UMS juga meluncurkan Ababil Evo II kelas prototype listrik bermesin sama dengan trisula namun berdaya 350 watt.
"Untuk spesifikasi baterai menggunakan Li-ion 8,7 AH 48 Volt. Sedangkan waktu pengisian baterai dari kosong hingga penuh memakan waktu 4,35 jam," katanya.
Ia mengatakan untuk konsep urban ini merupakan kedaraan roda empat yang tampilannya mirip dengan kendaraan pada umumnya dan sesuai untuk kendaraan di jalan dengan bahan bakar yang diperbolehkan yaitu gasoline, diesel, ethanol, dan listrik.
"Prototype merupakan kendaraan masa depan dengan desain khusus yang memaksimalkan aspek aerodinamika untuk keperluan lomba dengan bahan bakar yang diperbolehkan yaitu gasoline, diesel, ethanol, dan listrik," katanya.
Sementara itu, sebelum mengikuti kontes dari Kemenristekdikti, tiga tim riset dari UMS yang dikirim tersebut berhasil melalui beberapa tahap seleksi, mulai dari seleksi berkas, seleksi proposal, dan proposal laporan progres dari pembuatan masing-masing mobil.
Baca juga: Dua pabrik mobil listrik China berminat relokasi ke Indonesia
Baca juga: Pemerintah serius kembangkan mobil listrik
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabid Humas Polda Jateng turun tangan membantu mobil mogok di perlintasan KA
14 January 2026 16:57 WIB
Polres Tegal mengungkap empat korban meninggal dunia dalam mobil karena terpapar CO
31 December 2025 10:30 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB