Delapan pemain Persijap Jepara dicoret
Jumat, 9 Agustus 2019 13:59 WIB
Laga uji coba Persijap Jepara melawan Semeru FC Lumajang di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jawa Tengah. (Foto : Dok.)
Jepara (ANTARA) - Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, terpaksa mencoret delapan pemain untuk posisi gelandang hingga kiper karena dinilai tidak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya sesuai kebutuhan tim.
"Sebelum kami coret, mereka sudah diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kenyataannya tidak ada progres, baik dalam latihan maupun uji coba," kata Pelatih Persijap Jepara Fabio Oliviera di Jepara, Jumat.
Kedelapan pemain tersebut, yakni Defri, Deni, Hairul dan Zidan Farhan (gelandang), Andika (bek kiri), Farhan Zamani (sayap), Piere Kahol (kiper) dan Rendiye Titaley (stopper).
Menurut dia, pencoretan kedelapan pemain tersebut tidak ada kaitannya dengan hasil laga uji coba melawan Semeru FC Lumajang di kandang sendiri yang berakhir dengan kekalahan Persijap dengan skor 0-2.
"Kalaupun Persijap menang, tentunya ada pemain yang akan dilepas karena tim pelatih sangat teliti melihat kemampuan pemain," ujarnya.
Baca juga: Najah, pemain Persijap Kartini ikuti kursus pelatih berlisensi D nasional
Sementara itu, Manajer Persijap Arief Setiadi membenarkan adanya pencoretan terhadap delapan pemain.
"Kami juga sedang berusaha menambah pemain lagi sesuai kebutuhan tim. Rencananya pekan ini sudah ada pemain yang datang," ujarnya.
Presiden Klub Persijap Jepara Esti Puji Lestari menyerahkan sepenuhnya kewenangan untuk mencoret maupun menambah pemain kepada tim pelatih.
"Sebagai presiden klub akan salah jika ikut campur dalam hal itu karena tim pelatih yang mempunyai lisensi kepelatihan. Kami tentu perlu memberi mereka kesempatan untuk mencari pemain," ujarnya.
Untuk saat ini, kata dia, Liga 3 Regional memang sudah mulai dan rata-rata pemain sudah gabung dengan mereka.
Sementara untuk Liga 2 ada regulasi tidak bisa memakai pemain yang sudah pernah main di liga 2 dalam tahun yang sama, sesuai aturan karena mereka profesional dan liga sekarang merupakan amatir.
Terkait dengan upaya penambahan pemain, kata dia, tidak ada target karena hal terpenting penyesuaian tim dan tambahannya.
Baca juga: Kelola sepak bola, Persijap belajar ke Jepang
Baca juga: Persijap Jepara targetkan menggelar laga uji coba tiga kali
"Sebelum kami coret, mereka sudah diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kenyataannya tidak ada progres, baik dalam latihan maupun uji coba," kata Pelatih Persijap Jepara Fabio Oliviera di Jepara, Jumat.
Kedelapan pemain tersebut, yakni Defri, Deni, Hairul dan Zidan Farhan (gelandang), Andika (bek kiri), Farhan Zamani (sayap), Piere Kahol (kiper) dan Rendiye Titaley (stopper).
Menurut dia, pencoretan kedelapan pemain tersebut tidak ada kaitannya dengan hasil laga uji coba melawan Semeru FC Lumajang di kandang sendiri yang berakhir dengan kekalahan Persijap dengan skor 0-2.
"Kalaupun Persijap menang, tentunya ada pemain yang akan dilepas karena tim pelatih sangat teliti melihat kemampuan pemain," ujarnya.
Baca juga: Najah, pemain Persijap Kartini ikuti kursus pelatih berlisensi D nasional
Sementara itu, Manajer Persijap Arief Setiadi membenarkan adanya pencoretan terhadap delapan pemain.
"Kami juga sedang berusaha menambah pemain lagi sesuai kebutuhan tim. Rencananya pekan ini sudah ada pemain yang datang," ujarnya.
Presiden Klub Persijap Jepara Esti Puji Lestari menyerahkan sepenuhnya kewenangan untuk mencoret maupun menambah pemain kepada tim pelatih.
"Sebagai presiden klub akan salah jika ikut campur dalam hal itu karena tim pelatih yang mempunyai lisensi kepelatihan. Kami tentu perlu memberi mereka kesempatan untuk mencari pemain," ujarnya.
Untuk saat ini, kata dia, Liga 3 Regional memang sudah mulai dan rata-rata pemain sudah gabung dengan mereka.
Sementara untuk Liga 2 ada regulasi tidak bisa memakai pemain yang sudah pernah main di liga 2 dalam tahun yang sama, sesuai aturan karena mereka profesional dan liga sekarang merupakan amatir.
Terkait dengan upaya penambahan pemain, kata dia, tidak ada target karena hal terpenting penyesuaian tim dan tambahannya.
Baca juga: Kelola sepak bola, Persijap belajar ke Jepang
Baca juga: Persijap Jepara targetkan menggelar laga uji coba tiga kali
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Jepara selidiki kasus kematian enam orang usai mengkonsumsi miras oplosan
11 February 2026 12:55 WIB
Kemenkum Jateng serahkan sertifikat indikasi geografis lima motif tenun troso Jepara
05 February 2026 19:25 WIB
Pemprov Jateng siapkan anggaran perbaikan jalan provinsi di Jepara Rp2 miliar
04 February 2026 8:49 WIB
Tingkatkan kenyamanan, Jepara ajukan revitalisasi 16 pasar tradisional ke pemerintah pusat
04 February 2026 8:46 WIB
Pemprov Jateng catat 45 bencana alam sepanjang Januari 2026 masyarakat waspada
02 February 2026 19:45 WIB
Terpopuler - Liga Indonesia
Lihat Juga
Persis Solo mendaratkan bek Luka Dumancic untuk tambah kekuatan lini belakang
27 January 2026 8:32 WIB