Undip tidak menentukan batas minimal nilai SBMPTN
Selasa, 18 Juni 2019 20:52 WIB
Panitia Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru Undip 2019 memverifikasi dokumen calon mahasiswa pendaftar jalur SNMPTN di Semarang, Selasa. (Foto: dok.UPT Humas Undip Semarang)
Semarang (ANTARA) - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tidak menentukan standar minimal nilai Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) yang digunakan sebagai syarat mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini.
"Semua calon mahasiswa yang sudah mengikuti UTBK dan mengantongi nilainya boleh mendaftar SBMPTN," kata Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru Undip 2019 Eddy Rianto di Semarang, Selasa.
Menurut dia, nilai UTBK para calon mahasiswa tersebut nantinya akan bersaing dengan calon yang memilih program studi atau fakultas yang sama.
Menurut dia, UTBK digelar oleh Lembega Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
"Nilai UTBK juga dikeluarkan oleh lembaga tersebut," tambahnya.
Oleh karena itu, kata dia, para calon mahasiswa harus bisa memperkirakan fakultas maupun perguruan tinggi yang dipilih.
Selain itu, lanjut dia, daya tampung serta tingkat persaingan program studi yang diinginkan juga harus menjadi pertimbangan.
Undip sendiri menyediakan 9.926 kursi mahasiswa baru pada tahun ini melalui SBMPTN, SMNPTN, serta seleksi mandiri.
Adapun kuota untuk SBMPTN sebanyak 4.850 orang, sementara SMNPTN sebanyak 2.146 orang.
Saat ini, tahapan penerimaan mahasiswa baru Undip sudah memasuki tahap verifikasi dokumen mahasiswa yang mengikuti seleksi SNMPTN.
"Semua calon mahasiswa yang sudah mengikuti UTBK dan mengantongi nilainya boleh mendaftar SBMPTN," kata Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru Undip 2019 Eddy Rianto di Semarang, Selasa.
Menurut dia, nilai UTBK para calon mahasiswa tersebut nantinya akan bersaing dengan calon yang memilih program studi atau fakultas yang sama.
Menurut dia, UTBK digelar oleh Lembega Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
"Nilai UTBK juga dikeluarkan oleh lembaga tersebut," tambahnya.
Oleh karena itu, kata dia, para calon mahasiswa harus bisa memperkirakan fakultas maupun perguruan tinggi yang dipilih.
Selain itu, lanjut dia, daya tampung serta tingkat persaingan program studi yang diinginkan juga harus menjadi pertimbangan.
Undip sendiri menyediakan 9.926 kursi mahasiswa baru pada tahun ini melalui SBMPTN, SMNPTN, serta seleksi mandiri.
Adapun kuota untuk SBMPTN sebanyak 4.850 orang, sementara SMNPTN sebanyak 2.146 orang.
Saat ini, tahapan penerimaan mahasiswa baru Undip sudah memasuki tahap verifikasi dokumen mahasiswa yang mengikuti seleksi SNMPTN.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Purwokerto siapkan 50.995 tempat duduk antisipasi lonjakan penumpang saat libur Imlek
12 February 2026 13:50 WIB
AirAsia X buka rute Kuala Lumpur-London via Bahrain, harga promosi Rp1,27 juta
12 February 2026 7:55 WIB
UMS lahirkan Doktor baru, gagas media IPAS Hybrid Profetik untuk asah daya kritis anak SD
10 February 2026 17:52 WIB
Istana beri sinyal adanya upacara pelantikan Wamenkeu baru pada Kamis sore
05 February 2026 14:47 WIB
KPK baru menduga sebagian dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati terkait kasus Sudewo
04 February 2026 11:26 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
SMA Baitul Quran Subang kunjungi UIN Walisongo, kagumi konsep Unity of Science
12 February 2026 16:15 WIB
UMS kembangkan konten jurnalistik karosel edukatif berakar pada identitas nusantara
12 February 2026 14:52 WIB
UMS siap akselerasi transformasi perguruan tinggi berdampak berkelanjutan
11 February 2026 18:15 WIB
LLDIKTI VI dorong pendidikan tinggi Jawa Tengah yang adaptif dan berdampak
11 February 2026 16:47 WIB