Jadi juara, FA larang selebrasi semprot sampanye
Kamis, 25 April 2019 6:59 WIB
Chelsea saat merayakan sukses juara Piala FA 2018 dengan menyemprotkan sampanye setelah mengalahkan Manchester United pada final di Stadion Wembley, London, Inggris, 19 Mei 2018. (REUTERS/David Klein)
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) akan menghentikan sebuah tradisi lama dengan tidak lagi membolehkan selebrasi menyemprotkan sampanye oleh para juara kompetisi untuk menghormati pemain yang menganut agama yang mengharamkan minuman keras.
Keputusan itu juga diambil untuk menghindarkan pemakaian alkohol oleh para pemain di bawah usia legal menenggak minuman keras yang di Inggris ditetapkan minimal usia 18 tahun.
"Tim-tim yang menjadi juara akan dihadiahi sampanye non alkohol untuk selebrasi mereka pada segala kompetisi FA mulai Final Piala FA tahun ini," umum FA seperti dikutip Reuters.
"Ini untuk memastikan bahwa kami seinklusif mungkin kepada pemain dan masyarakat yang melarang minuman beralkohol, selain untuk pemain di bawah usia 18 tahun."
Sampanye sering disemprotkan di lapangan sewaktu selebrasi menjadi juara kompetisi.
Aturan ini mulai berlaku sejak final Piala FA bulan depan ketika Manchester City ditantang Watford di Stadion Wembley pada 18 Mei.
Tiga pemain Manchester City Riyad Mahrez, Benjamin Mendy dan Ilkay Gundogan adalah di antara pesepakbola muslim yang ambil bagian dalam final Piala FA tahun ini, selain pemain Watford Abdoulaye Doucoure.
Islam mengharamkan minuman keras, demikian Reuters.
Baca juga: Maurizio Sarri didakwa FA terkait insiden lawan Burnley
Keputusan itu juga diambil untuk menghindarkan pemakaian alkohol oleh para pemain di bawah usia legal menenggak minuman keras yang di Inggris ditetapkan minimal usia 18 tahun.
"Tim-tim yang menjadi juara akan dihadiahi sampanye non alkohol untuk selebrasi mereka pada segala kompetisi FA mulai Final Piala FA tahun ini," umum FA seperti dikutip Reuters.
"Ini untuk memastikan bahwa kami seinklusif mungkin kepada pemain dan masyarakat yang melarang minuman beralkohol, selain untuk pemain di bawah usia 18 tahun."
Sampanye sering disemprotkan di lapangan sewaktu selebrasi menjadi juara kompetisi.
Aturan ini mulai berlaku sejak final Piala FA bulan depan ketika Manchester City ditantang Watford di Stadion Wembley pada 18 Mei.
Tiga pemain Manchester City Riyad Mahrez, Benjamin Mendy dan Ilkay Gundogan adalah di antara pesepakbola muslim yang ambil bagian dalam final Piala FA tahun ini, selain pemain Watford Abdoulaye Doucoure.
Islam mengharamkan minuman keras, demikian Reuters.
Baca juga: Maurizio Sarri didakwa FA terkait insiden lawan Burnley
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswi Ilkom UMS raih juara 3 Essay Nasional dengan tema Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi
29 December 2025 15:04 WIB
HMP PGSD UMS raih juara 2 Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 melalui Terobosan 6 Pojok pada Desa Cerdas
12 December 2025 13:08 WIB
Mahasiswa UMS juara nasional opini vision tawarkan perspektif mengatasi kemalasan berpikir
04 December 2025 14:08 WIB
Layanan pendidikan anak inklusif Sobat Ceria UMS sabet juara 3 KMI Expo 2025
22 November 2025 16:51 WIB
Terpopuler - Liga Dunia
Lihat Juga
Real Madrid harus jalani babak playoff Liga Champions usai kalah dari Benfica
29 January 2026 7:43 WIB