Rute MRT Jakarta tersedia di Google Maps
Kamis, 4 April 2019 9:50 WIB
Rute MRT di aplikasi Google Maps. (ANTARA News/Tangkapan layar Google Maps Android)
Jakarta (ANTARA) - Aplikasi navigasi dan peta Google Maps sudah memasukkan rute dan jadwal transportasi Moda Raya Terpadu alias MRT yang beroperasi dari Lebak Bulus menuju Bundaran HI.
Cara mengakses rute tersebut sama seperti mencari rute di aplikasi Google Maps.
Pengguna tinggal memasukkan lokasi tujuan dan Google akan menampilkan jarak serta perkiraan waktu perjalanan. Klik "transit" atau ikon kereta untuk melihat angkutan umum, pengguna akan melihat pilihan transportasi umum yang tersedia, termasuk MRT jika lokasi yang dituju dilewati transportasi umum terbaru itu.
Jika mengklik ikon MRT, pengguna bisa melihat jadwal keberangkatan kereta di stasiun terdekat.
"Dengan ketersediaan informasi ini, sekarang Anda bisa tahu kapan kereta Anda akan tiba beserta rute yang akan Anda lewati. Kami berharap penambahan informasi untuk Ratangga (kereta MRT Jakarta) di Google Maps ini dapat membantu dan memudahkan warga Jakarta bahkan pendatang dalam merencanakan perjalanan mereka sehari-hari,” kata Manajer Komunikasi Google Indonesia Feliciana Wienathan, dalam keterangan pers dikutip Rabu.
Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaludin menyatakan peta rute MRT di Google Maps dapat mempermudah pengguna yang ingin naik transportasi tersebut.
"Selain itu, melalui dukungan fitur Google Maps ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan MRT Jakarta secara keseluruhan untuk mewujudkan penyediaan transportasi publik dengan standar internasional," kata Kamaludin.
Google Maps memasukkan hampir semua pilihan angkutan umum yang tersedia, misalnya di Jakarta, pengguna bisa melihat opsi angkutan umum berupa bis TransJakarta, kereta Commuter Line serta ojek online.
Baca juga: Mulai pakai MRT-J? Cobain aplikasinya yuk
Baca juga: Rahasia Singapura hadirkan moda angkutan umum nyaman
Cara mengakses rute tersebut sama seperti mencari rute di aplikasi Google Maps.
Pengguna tinggal memasukkan lokasi tujuan dan Google akan menampilkan jarak serta perkiraan waktu perjalanan. Klik "transit" atau ikon kereta untuk melihat angkutan umum, pengguna akan melihat pilihan transportasi umum yang tersedia, termasuk MRT jika lokasi yang dituju dilewati transportasi umum terbaru itu.
Jika mengklik ikon MRT, pengguna bisa melihat jadwal keberangkatan kereta di stasiun terdekat.
"Dengan ketersediaan informasi ini, sekarang Anda bisa tahu kapan kereta Anda akan tiba beserta rute yang akan Anda lewati. Kami berharap penambahan informasi untuk Ratangga (kereta MRT Jakarta) di Google Maps ini dapat membantu dan memudahkan warga Jakarta bahkan pendatang dalam merencanakan perjalanan mereka sehari-hari,” kata Manajer Komunikasi Google Indonesia Feliciana Wienathan, dalam keterangan pers dikutip Rabu.
Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaludin menyatakan peta rute MRT di Google Maps dapat mempermudah pengguna yang ingin naik transportasi tersebut.
"Selain itu, melalui dukungan fitur Google Maps ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan MRT Jakarta secara keseluruhan untuk mewujudkan penyediaan transportasi publik dengan standar internasional," kata Kamaludin.
Google Maps memasukkan hampir semua pilihan angkutan umum yang tersedia, misalnya di Jakarta, pengguna bisa melihat opsi angkutan umum berupa bis TransJakarta, kereta Commuter Line serta ojek online.
Baca juga: Mulai pakai MRT-J? Cobain aplikasinya yuk
Baca juga: Rahasia Singapura hadirkan moda angkutan umum nyaman
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ikuti google maps, seorang pemudik tersesat sampai kawasan hutan Karawang Jabar
30 April 2022 20:17 WIB, 2022
Xiaomi, Huawei, Oppo dan Vivo gabung bikin tandingan Google Play Store
08 February 2020 8:15 WIB, 2020
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Polemik PLTP Gunung Ungaran, Pemprov Jateng siap jembatani aspirasi warga
03 September 2026 20:53 WIB
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN tegaskan kesiapan dukung era kendaraan listrik
04 August 2026 20:19 WIB
Tim PKM-KC UMS inisiasi NECIS, alat penghancur limbah jarum suntik berbasis IOT
31 July 2026 17:39 WIB