Bos Apple desak Bloomberg tarik berita soal penyusupan chip
Sabtu, 20 Oktober 2018 12:46 WIB
CEO Apple Tim Cook. (ANTARA News/Apple)
Jakarta (Antaranews Jateng) - CEO Apple Tim Cook mengatakan bahwa Bloomberg harus menarik kembali berita yang menyebut sistem komputer internal Apple telah disusupi chip komputer berbahaya yang disisipkan oleh agen intelijen China.
Sementara Bloomberg bertahan dengan laporannya, yang diterbitkan awal bulan ini.
"Tidak ada kebenaran dalam cerita mereka tentang Apple," kata Cook kepada BuzzFeed News dalam sebuah wawancara, lansir Reuters, Sabtu.
"Mereka perlu melakukan hal yang benar dan menariknya kembali," sambung dia.
Apple mengkonfirmasi keakuratan laporan BuzzFeed News ke Reuters, namun menolak berkomentar lebih lanjut.
Komentar Cook tersebut mengikuti penolakan Apple yang masuk dalam pemberitaan Bloomberg, pernyataan yang diunggah di situs web Apple, dan surat kepada anggota parlemen AS.
Apple menolak untuk mengatakan apakah mereka berencana untuk mengambil tindakan hukum terhadap Bloomberg.
Menanggapi pertanyaan dari Reuters tentang permintaan Cook untuk penarikan berita dalam pemberitaan BuzzFeed News pada Jumat (19/10), Bloomberg menegaskan kembali bahwa mereka yakin akan laporannya, yang dilakukan selama lebih dari satu tahun.
Bloomberg mengatakan bahwa 17 sumber menegaskan "manipulasi perangkat keras dan elemen lain dalam serangan."
Bloomberg telah melaporkan bahwa unit militer China menyusup ke rantai pasokan pembuat perangkat keras komputer, Super Micro Computer, untuk menanam chip jahat yang dapat digunakan untuk mencuri rahasia perusahaan dan pemerintah.
Bloomberg mengatakan dalam laporannya bahwa sekitar 30 perusahaan dan beberapa instansi pemerintah AS menjadi sasaran chip tersebut, yang akan memberi Beijing akses rahasia ke jaringan internal.
Super Micro juga membantah laporan itu, demikian Reuters.
Sementara Bloomberg bertahan dengan laporannya, yang diterbitkan awal bulan ini.
"Tidak ada kebenaran dalam cerita mereka tentang Apple," kata Cook kepada BuzzFeed News dalam sebuah wawancara, lansir Reuters, Sabtu.
"Mereka perlu melakukan hal yang benar dan menariknya kembali," sambung dia.
Apple mengkonfirmasi keakuratan laporan BuzzFeed News ke Reuters, namun menolak berkomentar lebih lanjut.
Komentar Cook tersebut mengikuti penolakan Apple yang masuk dalam pemberitaan Bloomberg, pernyataan yang diunggah di situs web Apple, dan surat kepada anggota parlemen AS.
Apple menolak untuk mengatakan apakah mereka berencana untuk mengambil tindakan hukum terhadap Bloomberg.
Menanggapi pertanyaan dari Reuters tentang permintaan Cook untuk penarikan berita dalam pemberitaan BuzzFeed News pada Jumat (19/10), Bloomberg menegaskan kembali bahwa mereka yakin akan laporannya, yang dilakukan selama lebih dari satu tahun.
Bloomberg mengatakan bahwa 17 sumber menegaskan "manipulasi perangkat keras dan elemen lain dalam serangan."
Bloomberg telah melaporkan bahwa unit militer China menyusup ke rantai pasokan pembuat perangkat keras komputer, Super Micro Computer, untuk menanam chip jahat yang dapat digunakan untuk mencuri rahasia perusahaan dan pemerintah.
Bloomberg mengatakan dalam laporannya bahwa sekitar 30 perusahaan dan beberapa instansi pemerintah AS menjadi sasaran chip tersebut, yang akan memberi Beijing akses rahasia ke jaringan internal.
Super Micro juga membantah laporan itu, demikian Reuters.
Pewarta : ANTARANEWS
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Di CEO Forum 2024, Dirut PLN ajak selaraskan langkah wujudkan mimpi RI
12 October 2024 14:39 WIB, 2024
Survei sebut elektabilitas tokoh PDIP jelang Pilkada Jateng masih rendah
05 June 2024 20:01 WIB, 2024
Survei Pilkada Jateng, nama Kapolda di peringkat atas cagub, Dico tertinggi cawagub
05 June 2024 16:02 WIB, 2024
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
Xiaomi Indonesia kenalkan strategi integrasikan manusia, mobil, dan rumah
31 May 2024 16:17 WIB, 2024