Pemkot Surakarta raih Paritrana
Senin, 20 Agustus 2018 12:44 WIB
Pemberian satu unit mobil dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Wakil Wali Kota Surakarta (Foto: Aris Wasita)
Solo (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kota Surakarta berhasil meraih penghargaan Paritrana kategori kabupaten/kota dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
"Tentu ini sebuah prestasi bagi kami, Pemerintah Kota Surakarta dinilai yang paling bagus dalam menjalankan ketentuan BPJS Ketenagakerjaan," kata Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo di Solo, Senin.
Ia mengatakan ke depan akan terus meningkatkan kinerja dengan mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan baik dari sektor formal maupun informal.?
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta Agus Sutrisno mengatakan dari sisi kepesertaan formal di lingkungan kerja Pemkot Surakarta jumlahnya sudah sekitar 90 persen dari total jumlah tenaga kerja yang mencapai sekitar 70.000 pegawai.
"Untuk tahun ini kepesertaan kami perluas lagi khususnya di sektor informal, di antaranya mal dan pasar. Semua kegiatan yang bersifat kontraktual kami wajibkan," katanya.
Bahkan, ia memastikan peraturan dari pengusaha tidak akan disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian jika tidak dilampiri dengan daftar tenaga kerja yang diikutsertakan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Targetnya untuk sektor informal pada tahun ini ada penambahan sekitar 1.000 tenaga kerja," katanya.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta Suwilwan Rachmat mengatakan Paritrana Award adalah ajang untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pengusaha serta mengoptimalkan penyelenggaraan perlindungan tenaga kerja.
Menurut dia, untuk aspek penilaian meliputi jangkauan kepesertaan, aspek regulasi daerah yang mendukung pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan, inisiatif, dan diseminasi informasi bersama pemerintah daerah.
Berdasarkan Keputusan Ketua Panitia Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemenang Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2017, kata dia, terdapat lima kategori pemenang, yaitu Pemerintah Provinsi Terbaik, Pemerintah Kabupaten/Kota Terbaik, Perusahaan Besar Terbaik, Perusahaan Menengah Terbaik dan Usaha Kecil Mikro (UKM) Terbaik.
Ia mengatakan Kota Surakarta memperoleh juara pertama di kategori kabupaten/kota mengungguli Kabupaten Jember dan Kabupaten Serang.?
"Pemkot Surakarta terpilih sebagai pemenang dalam Paritrana Award karena dukungan konkret yang diberikan Pemkot Surakarta dalam penyelenggaraan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Surakarta, salah satunya dalam bentuk regulasi yang mendukung implementasi program BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Atas prestasi tersebut, Pemkot Surakarta berhak atas satu mobil yang akan digunakan untuk operasional Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.
"Tentu ini sebuah prestasi bagi kami, Pemerintah Kota Surakarta dinilai yang paling bagus dalam menjalankan ketentuan BPJS Ketenagakerjaan," kata Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo di Solo, Senin.
Ia mengatakan ke depan akan terus meningkatkan kinerja dengan mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan baik dari sektor formal maupun informal.?
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta Agus Sutrisno mengatakan dari sisi kepesertaan formal di lingkungan kerja Pemkot Surakarta jumlahnya sudah sekitar 90 persen dari total jumlah tenaga kerja yang mencapai sekitar 70.000 pegawai.
"Untuk tahun ini kepesertaan kami perluas lagi khususnya di sektor informal, di antaranya mal dan pasar. Semua kegiatan yang bersifat kontraktual kami wajibkan," katanya.
Bahkan, ia memastikan peraturan dari pengusaha tidak akan disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian jika tidak dilampiri dengan daftar tenaga kerja yang diikutsertakan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Targetnya untuk sektor informal pada tahun ini ada penambahan sekitar 1.000 tenaga kerja," katanya.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta Suwilwan Rachmat mengatakan Paritrana Award adalah ajang untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pengusaha serta mengoptimalkan penyelenggaraan perlindungan tenaga kerja.
Menurut dia, untuk aspek penilaian meliputi jangkauan kepesertaan, aspek regulasi daerah yang mendukung pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan, inisiatif, dan diseminasi informasi bersama pemerintah daerah.
Berdasarkan Keputusan Ketua Panitia Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemenang Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2017, kata dia, terdapat lima kategori pemenang, yaitu Pemerintah Provinsi Terbaik, Pemerintah Kabupaten/Kota Terbaik, Perusahaan Besar Terbaik, Perusahaan Menengah Terbaik dan Usaha Kecil Mikro (UKM) Terbaik.
Ia mengatakan Kota Surakarta memperoleh juara pertama di kategori kabupaten/kota mengungguli Kabupaten Jember dan Kabupaten Serang.?
"Pemkot Surakarta terpilih sebagai pemenang dalam Paritrana Award karena dukungan konkret yang diberikan Pemkot Surakarta dalam penyelenggaraan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Surakarta, salah satunya dalam bentuk regulasi yang mendukung implementasi program BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Atas prestasi tersebut, Pemkot Surakarta berhak atas satu mobil yang akan digunakan untuk operasional Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot dan Baznas Tegal salurkan Rp1,1 miliar untuk 2.340 penerima manfaat
07 September 2026 8:06 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta dorong kader lingkungan makin berdaya kelola sampah
04 September 2026 17:10 WIB
Pemkot Pekalongan siagakan suplai air bersih untuk daerah terdampak kekeringan
04 September 2026 15:11 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta dorong penguatan sinergi BPJS Ketenagakerjaan dengan pemkot
04 September 2026 13:07 WIB
Pemkot Surakarta tetapkan status Tanggap Darurat Bencana Alam pascakebakaran TPA Putri Cempo
04 September 2026 11:31 WIB
Pemkot Semarang telah distribusikan 115 ribu liter air ke daerah terdampak
03 September 2026 20:31 WIB
Kembangkan usaha, Pemkot Surakarta dorong pelaku UMKM manfaatkan teknologi AI
03 September 2026 16:41 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
BPJS Ketenagakerjaan ajak generasi muda rencanakan masa pensiun sejak pekerjaan pertama
07 September 2026 18:00 WIB
Peringati Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit serahkan santunan dan kartu kepesertaan
04 September 2026 17:09 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY--PWM Jateng perkuat perlindungan ekosistem muhammadiyah
04 September 2026 11:17 WIB
Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan turun langsung layani dan dengarkan peserta
04 September 2026 11:12 WIB
Dirut : Manfaat BPJS Ketenagakerjaan lindungi ratusan ribu keluarga pekerja di Jateng
29 August 2026 17:28 WIB
Dirut BPJS Ketenagakerjaan : Rp3,7 triliun manfaat jaminan sosial untuk pekerja Jawa Tengah
29 August 2026 12:58 WIB