Sawangan terdampak hujan abu Merapi
Jumat, 1 Juni 2018 14:11 WIB
Ilustrasi - Sejumlah warga Dusun Kajor Desa Jrakah sedang mengungsi dengan angkutan mobil pikap saat melitas di Jalan Jrakah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jumat (1-6-2018). (Foto:Bambang Dwi Marwoto)
Magelang (Antaranews Jateng) - Beberapa desa di wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terkena dampak hujan abu setelah terjadi letusan Gunung Metapi, Jumat pagi.
Sekretaris Kecamatan Sawangan Widodo di Magelang, Jumat, mengatakan ada beberapa desa terdampak hujan abu Merapi, yakni Wonolelo, Banyuroto, dan Ketep.
"Untuk Desa Wonolelo hampir seluruh wilayah desa tersebut diguyur hujan abu, sedangkan untuk wilayah Banyuroto dan Ketep hanya sebagian yang terdampak hujan abu," katanya.
Menurut dia wilayah Kecamatan Sawangan baru pertama terjadi hujan abu meskipun telah terjadi letusan freatik Merapi beberapa kali.
"Kebetulan arah angin ke barat laut sehingga wilayah kami yang terdampak hujan abu," katanya.
Ia mengatakan akibat letusan freatik Merapi ini tidak ada warga Sawangan yang mengungsi.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kecamatan Sawangan Irianto mengatakan guna mengantisipasi adanya hujan abu tersebut BPBD Kabupaten Magelang membagikan masker kepada masyarakat di Pertigaan Tlatar.
"Kami membagikan 3.000 masker di Pertigaan Tlatar ini dan kelihatannya masih kurang dan akan kami mintakan lagi ke BPBD kabupaten," katanya.
Selain membagikan masker, pihaknya juga meminta masyarakat tetap tenang.
Sekretaris Kecamatan Sawangan Widodo di Magelang, Jumat, mengatakan ada beberapa desa terdampak hujan abu Merapi, yakni Wonolelo, Banyuroto, dan Ketep.
"Untuk Desa Wonolelo hampir seluruh wilayah desa tersebut diguyur hujan abu, sedangkan untuk wilayah Banyuroto dan Ketep hanya sebagian yang terdampak hujan abu," katanya.
Menurut dia wilayah Kecamatan Sawangan baru pertama terjadi hujan abu meskipun telah terjadi letusan freatik Merapi beberapa kali.
"Kebetulan arah angin ke barat laut sehingga wilayah kami yang terdampak hujan abu," katanya.
Ia mengatakan akibat letusan freatik Merapi ini tidak ada warga Sawangan yang mengungsi.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kecamatan Sawangan Irianto mengatakan guna mengantisipasi adanya hujan abu tersebut BPBD Kabupaten Magelang membagikan masker kepada masyarakat di Pertigaan Tlatar.
"Kami membagikan 3.000 masker di Pertigaan Tlatar ini dan kelihatannya masih kurang dan akan kami mintakan lagi ke BPBD kabupaten," katanya.
Selain membagikan masker, pihaknya juga meminta masyarakat tetap tenang.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PVMBG: Peningkatan aktivitas Gunung Slamet belum akibatkan hujan abu
23 October 2023 13:26 WIB, 2023
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
BPBD: Dampak kekeringan akibat kemarau panjang di Cilacap meluas hingga 76 desa
19 September 2026 14:27 WIB
Pati mulai kaji peningkatan status kekeringan untuk optimalkan penanganan
09 September 2026 15:44 WIB
PMI Cilacap salurkan bantuan tandon air untuk warga terdampak kekeringan
08 September 2026 16:29 WIB
BPBD Cilacap perkuat distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan
08 September 2026 14:10 WIB