Dua penambang di Wonosobo tertimbun longsor
Sabtu, 5 Mei 2018 7:39 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di penambang galian golongan C di Dusun Tegalrejo, Desa Tambi, Kabupaten Wonosobo. (Heru Suyitno)
Wonosobo (Antaranews Jateng) - Dua penambang galian golongan C di Dusun Tegalrejo, Desa Tambi, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, tertimbun longsor, kata Koordinator SAR Wonosobo, Muhail, Jumat.
Muhail di Wonosobo, mengatakan kedua korban tersebut, yakni Slamet (50) dan Hariyadi (50) warga Dusun Tegalrejo, Desa Tambi, Kecamatan Kejajar.
Ia menyebutkan dari dua korban yang tertimbun longsor, satu korban atas nama Hariyadi telah ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal.
"Saat menambang pasir tiba-tiba tebing di atasnya longsor dan menimbun kedua korban, ketinggian tebing sekitar 10 meter," katanya.
Ia menuturkan pencarian korban dilakukan dengan menggunakan alat berat.
Ia mengatakan sekitar pukul 18.00 WIB pencarian korban dihentikan karena kondisi gelap dan hujan.
"Tim SAR gabungan akan kembali melakukan pencarian korban pada Sabtu (5/5) pagi untuk mencari korban Slamet," katanya.
Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Edi Istanto mengatakan mendapat laporan adanya korban tertimpa longsor sekitar pukul 12.15 WIB.
Ia menuturkan korban Hariyadi ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dengan tertimbun longsor sekitar empat meter.
Ia mengatakan penghentian pencarian korban mempertimbangkan aspek risiko, karena di sekitar lokasi merupakan tebing yang terjal dan tinggi.
"Apalagi turun hujan sehingga pencarian untuk sementara dihentikan," katanya.
Muhail di Wonosobo, mengatakan kedua korban tersebut, yakni Slamet (50) dan Hariyadi (50) warga Dusun Tegalrejo, Desa Tambi, Kecamatan Kejajar.
Ia menyebutkan dari dua korban yang tertimbun longsor, satu korban atas nama Hariyadi telah ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal.
"Saat menambang pasir tiba-tiba tebing di atasnya longsor dan menimbun kedua korban, ketinggian tebing sekitar 10 meter," katanya.
Ia menuturkan pencarian korban dilakukan dengan menggunakan alat berat.
Ia mengatakan sekitar pukul 18.00 WIB pencarian korban dihentikan karena kondisi gelap dan hujan.
"Tim SAR gabungan akan kembali melakukan pencarian korban pada Sabtu (5/5) pagi untuk mencari korban Slamet," katanya.
Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Edi Istanto mengatakan mendapat laporan adanya korban tertimpa longsor sekitar pukul 12.15 WIB.
Ia menuturkan korban Hariyadi ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dengan tertimbun longsor sekitar empat meter.
Ia mengatakan penghentian pencarian korban mempertimbangkan aspek risiko, karena di sekitar lokasi merupakan tebing yang terjal dan tinggi.
"Apalagi turun hujan sehingga pencarian untuk sementara dihentikan," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPBD Jepara temukan korban tertimbun longsor dalam kondisi meninggal
30 January 2025 15:55 WIB, 2025
Empat orang meninggal dan puluhan sepeda motor tertimbun akibat tanah longsor di Purworejo
20 November 2024 16:06 WIB, 2024
Jateng siagakan tim pemantau jalan provinsi rawan tertimbun longsor
18 November 2021 22:03 WIB, 2021
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Kebakaran 1,72 hektare hutan di lereng Gunung Sumbing berhasil dipadamkan
07 September 2026 14:41 WIB