Polri canangkan rekrut lulusan pesantren
Selasa, 17 April 2018 14:29 WIB
Waka Polri Komjen Pol Syafruddin mengatakan bahwa Polri mencanangkan merekrut lulusan pesantren masuk pendidikan Akpol dan Bintara. (Foto: Kutnadi)
Batang (Antaranews Jateng) - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Polisi Syafruddin mencanangkan perekrutan lulusan pesantren masuk Akademi Kepolisian (Akpol) maupun sekolah calon bintara.
"Pada tahun ini, kami canangkan merekrut para lulusan pesantren untuk masuk Akpol maupun bintara. Akan tetapi, karena memang karena di sana sini belum sempurna, kamimasih perlu melakukan revisi," katanya usai memberikan perkuliahan di Pondok Pesantren Modern Tazakka di Batang, Selasa.
Ia mengatakan bahwa Polri akan memberikan kemudahan bagi lulusan ponpes yang akan masuk sekolah kepolisian.
"Nanti kami atur regulasinya dan aturannya. Pada tahun ini, Polri akan merekrut hafiz Alquran untuk menjadi anggota Polri," katanya.
Menurut dia, para santri sangat berpotensi lulus karena sistem pendidikan di ponpes sama dengan pendidikan yang diterapkan di militer TNI maupun Polri sehingga mereka tidak kaget lagi saat mengikuti kegiatannya.
"Kami yakin para santri tidak ada kekhawatiran (mengikuti sistem pendidikan) karena sistemnya. Selain itu, persaingan akan lebih unggul dari lulusan pesantren karena mental sudah siap di banding dengan (calon peserta) di luar pesantren," katanya.
Wakapolri berpesan para santri mengikuti semua pendidikan yang ada diterapkan di ponpes dengan baik untuk mengejar cita-cita besar, pemikiran besar, dan punya pemikiran menciptakan temuan besar yang bisa mengguncangkan dunia.
"Kami sudah menginstruksikan pada seluruh kapolda untuk jemput bola terhadap lulusan pesantren yang memiliki prestasi dan potensi," katanya yang didampingi Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga.
"Pada tahun ini, kami canangkan merekrut para lulusan pesantren untuk masuk Akpol maupun bintara. Akan tetapi, karena memang karena di sana sini belum sempurna, kamimasih perlu melakukan revisi," katanya usai memberikan perkuliahan di Pondok Pesantren Modern Tazakka di Batang, Selasa.
Ia mengatakan bahwa Polri akan memberikan kemudahan bagi lulusan ponpes yang akan masuk sekolah kepolisian.
"Nanti kami atur regulasinya dan aturannya. Pada tahun ini, Polri akan merekrut hafiz Alquran untuk menjadi anggota Polri," katanya.
Menurut dia, para santri sangat berpotensi lulus karena sistem pendidikan di ponpes sama dengan pendidikan yang diterapkan di militer TNI maupun Polri sehingga mereka tidak kaget lagi saat mengikuti kegiatannya.
"Kami yakin para santri tidak ada kekhawatiran (mengikuti sistem pendidikan) karena sistemnya. Selain itu, persaingan akan lebih unggul dari lulusan pesantren karena mental sudah siap di banding dengan (calon peserta) di luar pesantren," katanya.
Wakapolri berpesan para santri mengikuti semua pendidikan yang ada diterapkan di ponpes dengan baik untuk mengejar cita-cita besar, pemikiran besar, dan punya pemikiran menciptakan temuan besar yang bisa mengguncangkan dunia.
"Kami sudah menginstruksikan pada seluruh kapolda untuk jemput bola terhadap lulusan pesantren yang memiliki prestasi dan potensi," katanya yang didampingi Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tinjauan manajerial reformasi Kepolisian: lebih dari sekadar soal struktur
02 February 2026 15:44 WIB
Pemkab bersama TNI/Polri gerak cepat tangani 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus diduga keracunan
29 January 2026 13:25 WIB
KSBSI: Polri tak perlu di bawah kementerian karena berisiko membuka ruang intervensi politik
27 January 2026 10:52 WIB
Korlantas Polri kolaborasi dengan Senkom Mitra Polri bangun keselamatan berlalu lintas
21 January 2026 22:07 WIB
Polres Kudus dan SDM Polda berikan penyembuhan trauma warga terdampak banjir
15 January 2026 18:52 WIB
Satpam UMS dapat apresiasi di HUT Satpam Jateng ke-45 usai bantu Polri ungkap kasus pencurian motor
13 January 2026 19:13 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB