Semarang (Antaranews Jateng) - Pasar mobil bekas menjadi produk andalan bagi PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) yang mendominasi hingga 70 persen pembiayaan dan 30 persen sisanya untuk pembiayaan sepeda motor bekas, alat berat, dan mesin industri.

Hal tersebut disampaikan Area Manager BFI Finance Semarang Budi Hariono disela-sela penyerahan grandprize satu mobil Toyota All New Innova kepada konsumen BFI Finance  cabang Kendal Jamilah dan satu unit sepeda motor Honda Beat kepada Mustakim konsumen BFI Finance Cabang Semarang di Semarang, Jumat (16/3) malam.

"Mobil bekas menjadi andalan hampir di semua pembiayaan tiap cabang BFI Finance. Strategi kami ada di pelayanan dengan motto kami proses sehari selesai dan juga dengan suku bunga bersaing yang menyesuaikan merek dan tahun kendaraan," kata Budi Hariono.

Branch Manager BFI Finance Cabang Kendal Jalu Pungky Prawoto menambahkan tidak hanya pelayanan, tetapi pengundian hadian yang dikemas dalam program Uber Milyaran yang menjadi agenda tahunan, diharapkan juga menjadi daya tarik untuk meningkatkan jumlah konsumen sekaligus sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih karena telah memilih dan mempercayai BFI sebagai mitra pembiayaan.

"Program Uber Milyaran 2017 yang sudah diundi di Yogyakarta pada Februari 2018, hadiah utama berupa mobil Toyota All New Innova, selain itu ada dua mobil Toyota Cayla, 16 sepeda motor Honda Beat, dan 300 smartphone," kata Jalu.

Untuk pemenang hadiah utama mobil Toyota All New Innova merupakan ibu yang sehari-harinya berdagang pakaian di Kendal yang mendapatkan modal usaha dari BFI Finance sejak Juni 2017, Mustakim yang menjadi pemenang hadiah sepeda motor Honda Beat tercatat sebagai Konsumen BFI Finance Cabang Semarang. Sementara pemenang lainnya berasal dari daerah Bekasi, Jambi, Ambon, Palangkaraya, Cirebon, bahkan Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

PT BFI Finance Indonesia Tbk merupakan perusahaan jasa pembiayaan swasta yang berdiri sejak 7 April 1982 dan sekarang telah memiliki 342 cabang se-Indonesia yang fokus pada pembiayaan untuk pengadaan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua, alat-alat berat, mesin-mesin, dan properti.

Sampai dengan 31 Desember 2017, BFI Finance telah membukukan total pertumbuhan pembiayaan 33,5 persen dengan nilai pembiayaan baru sebesar Rp14,3 triliun. Sementara di 2018 ditopang dengan produk yang beragam, jaringan luas, dan program untuk menjaga loyalitas pelanggan seperti program Uber Miliaran, BFI Finance menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 20 persen dibandingkan capaian 2017.

Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Antarajateng
Copyright © ANTARA 2024