Holcim Klaim Punya Kelebihan Dibanding Semen Lain
Rabu, 27 September 2017 16:15 WIB
Corporate Communication Regional 2 PT Holcim Indonesia Tbk., Deni Nuryandain (kanan) bersama Asmen Komersial ANTARA Biro Jawa Tengah Nur Istibsaroh di teras kantor Biro, Rabu (27/9/2017). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Nur Istibsaroh)
Semarang, ANTARA JATENG - PT Holcim Indonesia Tbk. mengklaim semen produksinya memiliki keunggulan tertentu dibanding dengan produk serupa dari merek lain.
"Semen Holcim setidaknya memiliki keunggulan dalam besaran partikel pada level "micro filler" yang mampu memperkuat konstruksi," kata Corporate Communication Regional 2 PT Holcim Indonesia Tbk., Deni Nuryandain, ketika berkunjung ke Kantor ANTARA Biro Jawa Tengah di Semarang, Rabu.
Menurut dia, dengan "micro filler" maka bangunan, seperti dinding, partikel lebih mudah melekat dan tidak menyebabkan retakan rambut karena partikelnya mampu menutup bagian permukaan dinding atau bagian luar.
"Sepanjang komposisi semen dan material bangunannya sesuai dengan yang direkomendasikan produsen, retak rambut pada dinding tidak akan terjadi," katanya.
Oleh karena itu, Deni yakin bahwa produknya tidak akan terjebak menjadi barang komoditas yang tidak bisa dibedakan antara merek satu dengan yang lainnya.
"Diferensiasi atas keunggulan produk terus kami dorong, agar konsumen bisa membedakan keunggulan masing-masing merek," katanya.
Ia mengakui bahwa saat ini persaingan semen makin ketat sehingga memangkas harga jual di tingka eceran. Pemangkasan harga tersebut berimbas pada menurunnya keuntungan industri semen. Saat ini tercatat ada 19 pemain semen dan akan bertambah lagi di masa mendatang.
"Namun, dari sisi volume kami menunjukkan tren meningkat dari bulan ke bulan. Saya kira pada semester II 2017 volumen penjualan kami bakal naik lagi seiring dengan dikebutnya proyek-proyek pemerintah," katanya.
"Semen Holcim setidaknya memiliki keunggulan dalam besaran partikel pada level "micro filler" yang mampu memperkuat konstruksi," kata Corporate Communication Regional 2 PT Holcim Indonesia Tbk., Deni Nuryandain, ketika berkunjung ke Kantor ANTARA Biro Jawa Tengah di Semarang, Rabu.
Menurut dia, dengan "micro filler" maka bangunan, seperti dinding, partikel lebih mudah melekat dan tidak menyebabkan retakan rambut karena partikelnya mampu menutup bagian permukaan dinding atau bagian luar.
"Sepanjang komposisi semen dan material bangunannya sesuai dengan yang direkomendasikan produsen, retak rambut pada dinding tidak akan terjadi," katanya.
Oleh karena itu, Deni yakin bahwa produknya tidak akan terjebak menjadi barang komoditas yang tidak bisa dibedakan antara merek satu dengan yang lainnya.
"Diferensiasi atas keunggulan produk terus kami dorong, agar konsumen bisa membedakan keunggulan masing-masing merek," katanya.
Ia mengakui bahwa saat ini persaingan semen makin ketat sehingga memangkas harga jual di tingka eceran. Pemangkasan harga tersebut berimbas pada menurunnya keuntungan industri semen. Saat ini tercatat ada 19 pemain semen dan akan bertambah lagi di masa mendatang.
"Namun, dari sisi volume kami menunjukkan tren meningkat dari bulan ke bulan. Saya kira pada semester II 2017 volumen penjualan kami bakal naik lagi seiring dengan dikebutnya proyek-proyek pemerintah," katanya.
Pewarta : Achmad Zaenal M
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Semen Gresik kucurkan Rp1,05 M bangun infrastruktur desa sekitar perusahaan
30 December 2025 14:21 WIB
SIG bersama Semen Gresik terima kunjungan Duta Minerba dari Kementerian ESDM
10 December 2025 9:12 WIB
Semen Gresik perkokoh jaringan distributor dan toko bangunan di Area 4 Jateng
29 November 2025 14:51 WIB