SpaceX akan Luncurkan Komputer Super ke Luar Angkasa
Senin, 14 Agustus 2017 16:21 WIB
Roket SpaceX Falcon 9 tanpa awak dengan daya dorong Dragon meluncur dari landasan pad 40 di Stasiun Pangkalan Udara Cape Canaveral, Florida, Selasa (14/4). ( REUTERS/Scott Audette)
Jakarta, ANTARA JATENG - SpaceX siap meluncurkan pesawat kargo tidak
berawak ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space
Station/ISS) pada Senin, termasuk komputer super yang dapat mengarahkan
astronaut pada misi luar angkasa mendalam di masa depan.
Peluncuran roket Falcon 9, yang membawa kargo Dragon, dijadwalkan berlangsung pukul 12.31 waktu Cape Canaveral, Florida, atau sekitar pukul 19.31 WIB.
Ramalan cuaca 70 persen memungkinkan untuk peluncuran tersebut.
Misi tersebut adalah peluncuran resmi ke-12 SpaceX, yang mengamankan kontrak senilai 1,6 miliar dolar AS (sekitar Rp21,3 triliun) dengan NASA untuk mengirimkan pasokan kepada astronaut yang tinggal di orbit lebih dari 20 perjalanan pulang-pergi.
Sekitar 10 menit setelah peluncuran, roket tersebut akan berusaha melakukan pendaratan terkendali di Cape Canaveral, sebagai bagian dari upaya SpaceX untuk menggunakan kembali komponen roket setelah masing-masing lepas landas.
Jika peluncuran pada Senin ditunda karena suatu alasan, upaya selanjutnya harus menunggu sampai pekan depan, karena spacewalk yang rencananya akan dilakukan kosmonaut Rusia pada Kamis untuk memasang serangkaian satelit.
Dragon akan membawa pasokan seberat 2.900 kilogram, termasuk komputer super canggih yang dibuat Hewlett Packard Enterprise (HPE), yang disebut Spaceborne Computer, demikian AFP.
Peluncuran roket Falcon 9, yang membawa kargo Dragon, dijadwalkan berlangsung pukul 12.31 waktu Cape Canaveral, Florida, atau sekitar pukul 19.31 WIB.
Ramalan cuaca 70 persen memungkinkan untuk peluncuran tersebut.
Misi tersebut adalah peluncuran resmi ke-12 SpaceX, yang mengamankan kontrak senilai 1,6 miliar dolar AS (sekitar Rp21,3 triliun) dengan NASA untuk mengirimkan pasokan kepada astronaut yang tinggal di orbit lebih dari 20 perjalanan pulang-pergi.
Sekitar 10 menit setelah peluncuran, roket tersebut akan berusaha melakukan pendaratan terkendali di Cape Canaveral, sebagai bagian dari upaya SpaceX untuk menggunakan kembali komponen roket setelah masing-masing lepas landas.
Jika peluncuran pada Senin ditunda karena suatu alasan, upaya selanjutnya harus menunggu sampai pekan depan, karena spacewalk yang rencananya akan dilakukan kosmonaut Rusia pada Kamis untuk memasang serangkaian satelit.
Dragon akan membawa pasokan seberat 2.900 kilogram, termasuk komputer super canggih yang dibuat Hewlett Packard Enterprise (HPE), yang disebut Spaceborne Computer, demikian AFP.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perpustakaan UMS akan gelar Library Literacy Fest, bahas strategi publikasi di Jurnal SINTA
06 March 2026 14:45 WIB
KPK akan periksa suami dan anak Fadia Arafiq, terkait aliran dana dugaan korupsi
06 March 2026 14:09 WIB
Presiden Prabowo akan evaluasi program satu tahun pemerintahan di Rakornas
02 February 2026 10:45 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB