UI Perguruan Tinggi Terbaik Nasional Versi Webometrics
Senin, 31 Juli 2017 17:21 WIB
Universitas Indonesia (UI) (en.wikipedia.org)
Depok, ANTARA JATENG - Universitas Indonesia (UI) kembali menduduki
peringkat pertama perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi
Webometrics Ranking of World Universities 2017.
Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, dalam keterangan tertulisnya pada Senin mengatakan UI tengah menggiatkan kegiatan belajar mengajar serta penelitian yang ditunjang oleh Information Communication Technology (ICT).
"Salah satunya dengan pengembangan website untuk unduh jurnal dan peningkatan publikasi ilmiah nasional maupun internasional dari para sivitas akademika UI guna menyediakan akses transfer pengetahuan serta pendidikan dan pengajaran yang berkualitas secara meluas," katanya.
Hal tersebut, katanya, tidak hanya diperuntukkan bagi sivitas akademika UI saja melainkan bagi bangsa Indonesia maupun masyarakat Global. Pencapaian UI ini bukan hanya milik UI semata melainkan juga keberhasilan Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia yang telah bersama-sama memaksimalkan kegunaan website institusinya dalam menyongsong era pendidikan berbasis ICT.
Selain UI, beberapa perguruan tinggi Indonesia yang masuk ke dalam lima terbaik di Indonesia versi Webometrics 2017 yaitu Universitas Gadjah Mada (peringkat 2 di Indonesia ; peringkat 1.004 di dunia), Institut Teknologi Bandung (peringkat 3 ; peringkat 1.209), Institut Pertanian Bogor (peringkat 4 ; peringkat 1.342) dan Universitas Brawijaya (peringkat 5 ; peringkat 1.870).
Webometrics juga merilis bahwa UI meraih peringkat ke-14 di Asia Tenggara dan peringkat 955 di dunia. UI dinilai terbaik di dalam membuka akses publikasi ilmiah sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat dunia melalui jaringan Internet.
Perolehan ini didasarkan atas keberhasilan UI dalam memenuhi penilaian Webometrics yang terdiri atas empat indikator yaitu Presence merupakan jumlah halaman website yang terekam pada search engine (Google), Visibility merupakan jumlah eksternal link unik (jumlah backlink) yang diterima oleh domain web perguruan tinggi (inlinks) yang terekam search engine dan lainnya.
Webometrics merupakan sistem perangkingan Perguruan Tinggi se-dunia berbasis website. Webometrics meyakini bahwa kehadiran dan visibilitas web dapat dijadikan indikator kinerja global sebuah universitas.
Indikator ini mempertimbangkan komitmen pengajaran, hasil penelitian, prestise internasional hingga hubungan dengan masyarakat, termasuk sektor industri dan ekonomi, universitas. Pemeringkatan dilakukan oleh Cybermetric lab Spanyol dengan menilai lebih dari 19.000 lembaga perguruan tinggi di dunia.
Sistem pemeringkatan Webometrics bertujuan untuk mempromosikan publikasi Web, mendukung inisiatif Open Access, mendukung akses elektronik untuk publikasi ilmiah dan materi akademik lainnya.
Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, dalam keterangan tertulisnya pada Senin mengatakan UI tengah menggiatkan kegiatan belajar mengajar serta penelitian yang ditunjang oleh Information Communication Technology (ICT).
"Salah satunya dengan pengembangan website untuk unduh jurnal dan peningkatan publikasi ilmiah nasional maupun internasional dari para sivitas akademika UI guna menyediakan akses transfer pengetahuan serta pendidikan dan pengajaran yang berkualitas secara meluas," katanya.
Hal tersebut, katanya, tidak hanya diperuntukkan bagi sivitas akademika UI saja melainkan bagi bangsa Indonesia maupun masyarakat Global. Pencapaian UI ini bukan hanya milik UI semata melainkan juga keberhasilan Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia yang telah bersama-sama memaksimalkan kegunaan website institusinya dalam menyongsong era pendidikan berbasis ICT.
Selain UI, beberapa perguruan tinggi Indonesia yang masuk ke dalam lima terbaik di Indonesia versi Webometrics 2017 yaitu Universitas Gadjah Mada (peringkat 2 di Indonesia ; peringkat 1.004 di dunia), Institut Teknologi Bandung (peringkat 3 ; peringkat 1.209), Institut Pertanian Bogor (peringkat 4 ; peringkat 1.342) dan Universitas Brawijaya (peringkat 5 ; peringkat 1.870).
Webometrics juga merilis bahwa UI meraih peringkat ke-14 di Asia Tenggara dan peringkat 955 di dunia. UI dinilai terbaik di dalam membuka akses publikasi ilmiah sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat dunia melalui jaringan Internet.
Perolehan ini didasarkan atas keberhasilan UI dalam memenuhi penilaian Webometrics yang terdiri atas empat indikator yaitu Presence merupakan jumlah halaman website yang terekam pada search engine (Google), Visibility merupakan jumlah eksternal link unik (jumlah backlink) yang diterima oleh domain web perguruan tinggi (inlinks) yang terekam search engine dan lainnya.
Webometrics merupakan sistem perangkingan Perguruan Tinggi se-dunia berbasis website. Webometrics meyakini bahwa kehadiran dan visibilitas web dapat dijadikan indikator kinerja global sebuah universitas.
Indikator ini mempertimbangkan komitmen pengajaran, hasil penelitian, prestise internasional hingga hubungan dengan masyarakat, termasuk sektor industri dan ekonomi, universitas. Pemeringkatan dilakukan oleh Cybermetric lab Spanyol dengan menilai lebih dari 19.000 lembaga perguruan tinggi di dunia.
Sistem pemeringkatan Webometrics bertujuan untuk mempromosikan publikasi Web, mendukung inisiatif Open Access, mendukung akses elektronik untuk publikasi ilmiah dan materi akademik lainnya.
Pewarta : Feru Lantara
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMS siap akselerasi transformasi perguruan tinggi berdampak berkelanjutan
11 February 2026 18:15 WIB
UMS dan Wonogiri sepakat perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi dukung pembangunan daerah
16 October 2025 13:27 WIB
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Prabowo ratas dengan DEN dan menteri terkait, pastikan pasokan stok BBM dan gas aman
12 March 2026 13:07 WIB
PN Batam tegaskan tidak ada intervensi terkait vonis enam terdakwa kasus sabu 2 ton
11 March 2026 9:28 WIB
Harga minyak dunia melonjak, Purbaya evaluasi penyesuaian APBN sebulan ke depan
09 March 2026 15:43 WIB
Mendagri meginstruksikan seluruh kepala daerah siaga di wilayah selama Lebaran
09 March 2026 8:58 WIB
Sebanyak 30 WNI yang tertahan di Abu Dhabi dipulangkan lewat penerbangan repatriasi
05 March 2026 13:16 WIB
Anggota DPR minta pemerintah memberikan sanksi tegas kepada raksasa teknologi Meta
05 March 2026 11:40 WIB