Kaspersky Lab Hadirkan Aplikasi Penghemat Baterai
Kamis, 6 Juli 2017 11:18 WIB
Kaspersky Lab (HO/ Kaspersky Lab)
Jakarta, ANTARA JATENG - Kaspersky Lab memperkenalkan solusi terbaru bagi pengguna perangkat Android - Battery Life.
Aplikasi gratis tersebut dirancang untuk menyelamatkan pengguna Android dari situasi tidak menyenangkan yaitu ketika baterai ponsel mulai melemah di saat yang paling tidak tepat.
"Pendekatan kami demi melindungi pengguna mencakup mengurangi risiko digital seminimal mungkin di semua lini, tidak hanya di bidang ancaman siber. Battery Life membantu pengguna untuk tetap terhubung," kata Elena Kharchenko, Head of Consumer Product Management Kaspersky Lab, dalam keterangan tertulisnya yang diterima ANTARA News, Rabu.
Solusi milik Kaspersky Lab tersebut menganalisa semua aplikasi pada perangkat milik pengguna dan mengidentifikasi mana saja yang mengkonsumsi daya paling banyak. Hal ini dinilai penting, mengingat 96 persen aplikasi di perangkat Android berjalan di latar belakang, bahkan jika pengguna belum meluncurkannya.
Battery Life dapat menghentikan aplikasi "penyedot daya" ini sehingga memperpanjang masa pakai baterai dari perangkat. Battery Life juga akan menunjukkan kepada pengguna pesan mendesak jika ada aplikasi yang mulai menggunakan lebih banyak daya daripada biasanya.
Fitur lain dari Battery Life adalah kemampuannya untuk menghitung waktu yang tersisa sebelum baterai ponsel benar-benar melemah.
Informasi ini memberi pengguna kesempatan untuk segera menemukan cara untuk mengisi daya ponsel mereka. Begitu pula saat pengisian daya, Battery Life menghitung waktu yang tersisa sampai baterai penuh.
Kaspersky Battery Life hanya membutuhkan 15 MB dan berjalan di platform Android 4.1 - 6.0.1.
Aplikasi gratis tersebut dirancang untuk menyelamatkan pengguna Android dari situasi tidak menyenangkan yaitu ketika baterai ponsel mulai melemah di saat yang paling tidak tepat.
"Pendekatan kami demi melindungi pengguna mencakup mengurangi risiko digital seminimal mungkin di semua lini, tidak hanya di bidang ancaman siber. Battery Life membantu pengguna untuk tetap terhubung," kata Elena Kharchenko, Head of Consumer Product Management Kaspersky Lab, dalam keterangan tertulisnya yang diterima ANTARA News, Rabu.
Solusi milik Kaspersky Lab tersebut menganalisa semua aplikasi pada perangkat milik pengguna dan mengidentifikasi mana saja yang mengkonsumsi daya paling banyak. Hal ini dinilai penting, mengingat 96 persen aplikasi di perangkat Android berjalan di latar belakang, bahkan jika pengguna belum meluncurkannya.
Battery Life dapat menghentikan aplikasi "penyedot daya" ini sehingga memperpanjang masa pakai baterai dari perangkat. Battery Life juga akan menunjukkan kepada pengguna pesan mendesak jika ada aplikasi yang mulai menggunakan lebih banyak daya daripada biasanya.
Fitur lain dari Battery Life adalah kemampuannya untuk menghitung waktu yang tersisa sebelum baterai ponsel benar-benar melemah.
Informasi ini memberi pengguna kesempatan untuk segera menemukan cara untuk mengisi daya ponsel mereka. Begitu pula saat pengisian daya, Battery Life menghitung waktu yang tersisa sampai baterai penuh.
Kaspersky Battery Life hanya membutuhkan 15 MB dan berjalan di platform Android 4.1 - 6.0.1.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB
RSUD Kota Pekalongan siap layani vaksinasi internasional dan patologi anatomi
22 May 2022 18:00 WIB, 2022
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB