Program Sapi Bunting Butuh Inseminator Berkualitas
Rabu, 31 Mei 2017 21:13 WIB
Banyumas - Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Banyumas Didi Rudwianto (dua dari kanan) didampingi Inseminator melakukan inseminasi pada indukan sapi. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Humas Pemkab Banyumas)
Purwokerto, ANTARA JATENG - Program Upaya Khusus Sapi/Kerbau Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab) membutuhkan petugas inseminator berkualitas, kata Ketua Jurusan Produksi Ternak, Universitas Jenderal Soedirman, Elly Tugiyanti.
"Pemerintah kabupaten jangan hanya sekedar memenuhi kebutuhan petugas inseminator," kata Elly Tugiyanti di Purwokerto, Rabu.
Dia menjelaskan, petugas inseminator perlu memiliki jam terbang dan pengalaman di bidang tersebut.
Menurut dia, Dinas Peternakan harus melakukan uji seleksi keahlian, pasalnya, inseminator berperan strategis terhadap kesuksesan program tersebut.
Salah satu tugas inseminator, kata dia, adalah melakukan pemeriksaan kebuntingan sapi.
Sebelumnya, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Banyumas Didi Rudwiyanto mengatakan, Banyumas menargetkan 4.200 sapi bunting melalui inseminasi buatan.
Dalam Upsus Siwab di Kabupaten Banyumas, kata dia, dilakukan inseminasi buatan terhadap 6.000 ekor sapi/kerbau dan diharapkan menghasilkan kebuntingan sebanyak 4.200 ekor sapi.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Banyumas Sugiyatno menjelaskan, hal tersebut dilakukan salah satunya untuk mendukung percepatan target pemenuhan populasi sapi potong.
Pemerintah Kabupaten Banyumas, kata dia, sangat mendukung dan mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri.
"Pemerintah kabupaten jangan hanya sekedar memenuhi kebutuhan petugas inseminator," kata Elly Tugiyanti di Purwokerto, Rabu.
Dia menjelaskan, petugas inseminator perlu memiliki jam terbang dan pengalaman di bidang tersebut.
Menurut dia, Dinas Peternakan harus melakukan uji seleksi keahlian, pasalnya, inseminator berperan strategis terhadap kesuksesan program tersebut.
Salah satu tugas inseminator, kata dia, adalah melakukan pemeriksaan kebuntingan sapi.
Sebelumnya, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Banyumas Didi Rudwiyanto mengatakan, Banyumas menargetkan 4.200 sapi bunting melalui inseminasi buatan.
Dalam Upsus Siwab di Kabupaten Banyumas, kata dia, dilakukan inseminasi buatan terhadap 6.000 ekor sapi/kerbau dan diharapkan menghasilkan kebuntingan sebanyak 4.200 ekor sapi.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Banyumas Sugiyatno menjelaskan, hal tersebut dilakukan salah satunya untuk mendukung percepatan target pemenuhan populasi sapi potong.
Pemerintah Kabupaten Banyumas, kata dia, sangat mendukung dan mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri.
Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Pemkab Batang perketat pengawasan lokasi parkir insidentil cegah juru parkir liar
13 August 2026 20:58 WIB
BI: Ekonomi Jateng masih tunjukkan resiliensi di tengah ketidakpastian global
13 August 2026 20:52 WIB
Bulog Banyumas mulai distribusikan bantuan pangan Juli-September 2026 kepada masyarakat
13 August 2026 20:46 WIB