Purwokerto, Antara Jateng - Ketua Ranting Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Purwokerto Ika Isnaeni mengingatkan para ibu mengenai pentingnya asupan dengan gizi seimbang selama memberikan air susu ibu (ASI) esklusif kepada bayi mereka.

Dia menjelaskan, asupan dengan gizi seimbang bagi ibu menyusui terdiri dari komponen gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, antara lain karbohidrat, protein, vitamin dan juga mineral.

"Termasuk juga didalamnya adalah kebutuhan akan zat besi, kebutuhan akan zat besi tersebut harus dapat terpenuhi," kata Ika yang juga merupakan konselor laktasi di Purwokerto, Selasa.

Dia mengatakan, bilamana terdapat indikasi, misalnya ibu terdiagnosis anemia dan tidak bisa memenuhi asupan gizi seimbang maka suplementasi zat besi dapat diberikan sesuai petunjuk medis.

"Jadi bila ibu menyusui ternyata mengalami gejala anemia atau terdiagnosis anemia maka suplemen zat besi bisa diberikan, namun takarannya sesuai petunjuk medis," katanya.

Dia menambahkan selain memenuhi kebutuhan akan zat besi, ibu menyusui juga disarankan tidak kekurangan kalsium.

"Ibu menyusui juga harus memperhatikan kecukupan kalsium, karena kalsium sangatlah penting, ibu menyusui bisa diberi tambahan suplementasi kalsium bila memang mengalami kekurangan kalsium," katanya.

Untuk itu, kata dia, ibu menyusui perlu melakukan kontrol kesehatan secara rutin di fasilitas-fasilitas kesehatan terdekat.

"Sangat penting mengontrol kesehatan ibu menyusui dan juga anak mereka. Kontrol kesehatan dan kontrol perkembangan bayi bisa dilakukan di Posyandu, Puskesmas dan juga rumah sakit yang terdekat," katanya.

Tujuannya, kata dia, agar kesehatan ibu dan anaknya bisa terus terkontrol dengan baik, dan jika ada masalah bisa segera teratasi.

"Jika kontrol kesehatan rutin dilakukan, diharapkan kesehatan keduanya dapat paripurna," katanya.

Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2024