IHSG Dibuka Turun Tipis 6,14 Poin
Senin, 10 Oktober 2016 10:44 WIB
Ilustrasi - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, Antara Jateng - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, dibuka turun tipis sebesar 6,14 poin atau 0,11 persen menjadi 5.371,32.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 0,02 persen menjadi 924,62.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan minimnya sentimen positif membuat bursa saham domestik bergerak mendatar cenderung turun, dengan pelaku pasar cenderung wait and see menjelang pengumuman kinerja kuartal III 2016.
Di sisi lain, lanjut dia, sentimen dari eksternal mengenai debat Pilpres di Amerika Serikat juga kurang begitu memberikan dampak positif bagi pelaku pasar saham global, termasuk di dalam negeri.
Ia mengatakan, pemodal sebaiknya tetap fokus pada saham-saham komoditas meski tetap dengan hati-hati mengingat harga minyak WTI sudah mulai berada dalam trend turun.
"Dengan sentimen yang relatif minim, IHSG bakal bergerak bervariasi pada kisaran 5.364-5.409 poin. IHSG saat ini sedang berada dalam tren turun," katanya.
Secara teknikal, ia menambahkan bahwa IHSG saat ini sedang berada dalam tren turun dengan level batas bawah 5.364 poin. Jika level itu ini gagal bertahan, IHSG bakal memiliki potensi koreksi hingga kisaran 5.250-5.300 poin.
Sementara itu, bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 100,68 poin (0,42 persen) ke level 23.851,82, indeks Nikkei turun 39,01 poin (0,23 persen) ke level 16.860,09, dan Straits Times melemah 5,45 poin (0,19 persen) posisi 2.869,66.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 0,02 persen menjadi 924,62.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan minimnya sentimen positif membuat bursa saham domestik bergerak mendatar cenderung turun, dengan pelaku pasar cenderung wait and see menjelang pengumuman kinerja kuartal III 2016.
Di sisi lain, lanjut dia, sentimen dari eksternal mengenai debat Pilpres di Amerika Serikat juga kurang begitu memberikan dampak positif bagi pelaku pasar saham global, termasuk di dalam negeri.
Ia mengatakan, pemodal sebaiknya tetap fokus pada saham-saham komoditas meski tetap dengan hati-hati mengingat harga minyak WTI sudah mulai berada dalam trend turun.
"Dengan sentimen yang relatif minim, IHSG bakal bergerak bervariasi pada kisaran 5.364-5.409 poin. IHSG saat ini sedang berada dalam tren turun," katanya.
Secara teknikal, ia menambahkan bahwa IHSG saat ini sedang berada dalam tren turun dengan level batas bawah 5.364 poin. Jika level itu ini gagal bertahan, IHSG bakal memiliki potensi koreksi hingga kisaran 5.250-5.300 poin.
Sementara itu, bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 100,68 poin (0,42 persen) ke level 23.851,82, indeks Nikkei turun 39,01 poin (0,23 persen) ke level 16.860,09, dan Straits Times melemah 5,45 poin (0,19 persen) posisi 2.869,66.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Musykom XLI PK IMM Pondok Shabran UMS resmi dibuka, dorong pembaruan gagasan kader
27 December 2025 17:03 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sedekah Sampah Memotivasi Masyarakat lebih Mencintai Lingkungan dan Beramal
12 February 2017 14:35 WIB, 2017
Emil: Subuh Waktu Optimal Sampikan Pesan, Karena Otak Manusia belum Termanipulasi Hal Negatif
12 February 2017 14:29 WIB, 2017
Ketinggian Air Bendung Katulampa Naik Namun Masih Siaga Tiga Banjir
12 February 2017 14:06 WIB, 2017
Istiqlal Tak Mampu Tampung, Lautan Massa 112 Meluap ke Lapangan Banteng
11 February 2017 12:30 WIB, 2017