IHSG Dibuka Turun 14,31 Poin
Rabu, 5 Oktober 2016 10:28 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (13/9/2016).(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, Antara Jateng - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, dibuka turun sebesar 14,31 poin seiring dengan aksi ambil untung oleh investor.
IHSG BEI dibuka melemah 14,31 poin atau 0,26 persen menjadi 5.457,99. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 3,60 poin (0,38 persen) menjadi 942,91.
"Laju IHSG tertahan oleh aksi ambil untung para pelaku pasar. Hal itu wajar mengingat harga saham di dalam negeri telah menguat cukup tinggi, sehingga pelaku pasar melakukan konsolidasi," kata Kepala Riset dari PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, salah satu faktor yang mempengaruhi pelaku pasar melepas sebagian sahamnya yakni kondisi bursa saham global yang cenderung melemah. Meski dari dalam negeri tidak banyak sentimen negatif, namun adanya pelemahan di sejumlah bursa saham global itu mengurangi potensi penguatan lanjutan bagi IHSG.
Kendati demikian, menurut dia, pelemahan IHSG BEI masih terbatas menyusul masih cukup banyaknya sentimen positif dari dalam negeri yang dapat menjaga optimisme pelaku pasar untuk tetap bertahan menempatkan asetnya di pasar modal.
"Kondisi itu, membuka peluang bagi indeks BEI untuk kembali ke area positif menguji level batas atas di 5.500 poin," katanya.
Analis Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menambahkan bahwa secara teknikal, IHSG dalam jangka pendek ini kembali berada dalam pola konsolidasi dan akan mencoba menguji level 5.476 yang merupakan nilai tertinggi yang pernah dicapai dalam intraday.
"Dalam jangka panjang pasar masih berada dalam fase trend penguatan. Sementara untuk jangka pendek berada dalam fase konsolidasi," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 97,05 poin (0,58 persen) ke level 23.832,70, indeks Nikkei naik 93,38 poin (0,58 persen) ke level 16.832,71, dan Straits Times melemah 4,24 poin (0,15 persen) posisi 2.880,31.
IHSG BEI dibuka melemah 14,31 poin atau 0,26 persen menjadi 5.457,99. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 3,60 poin (0,38 persen) menjadi 942,91.
"Laju IHSG tertahan oleh aksi ambil untung para pelaku pasar. Hal itu wajar mengingat harga saham di dalam negeri telah menguat cukup tinggi, sehingga pelaku pasar melakukan konsolidasi," kata Kepala Riset dari PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, salah satu faktor yang mempengaruhi pelaku pasar melepas sebagian sahamnya yakni kondisi bursa saham global yang cenderung melemah. Meski dari dalam negeri tidak banyak sentimen negatif, namun adanya pelemahan di sejumlah bursa saham global itu mengurangi potensi penguatan lanjutan bagi IHSG.
Kendati demikian, menurut dia, pelemahan IHSG BEI masih terbatas menyusul masih cukup banyaknya sentimen positif dari dalam negeri yang dapat menjaga optimisme pelaku pasar untuk tetap bertahan menempatkan asetnya di pasar modal.
"Kondisi itu, membuka peluang bagi indeks BEI untuk kembali ke area positif menguji level batas atas di 5.500 poin," katanya.
Analis Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menambahkan bahwa secara teknikal, IHSG dalam jangka pendek ini kembali berada dalam pola konsolidasi dan akan mencoba menguji level 5.476 yang merupakan nilai tertinggi yang pernah dicapai dalam intraday.
"Dalam jangka panjang pasar masih berada dalam fase trend penguatan. Sementara untuk jangka pendek berada dalam fase konsolidasi," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 97,05 poin (0,58 persen) ke level 23.832,70, indeks Nikkei naik 93,38 poin (0,58 persen) ke level 16.832,71, dan Straits Times melemah 4,24 poin (0,15 persen) posisi 2.880,31.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Musykom XLI PK IMM Pondok Shabran UMS resmi dibuka, dorong pembaruan gagasan kader
27 December 2025 17:03 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sedekah Sampah Memotivasi Masyarakat lebih Mencintai Lingkungan dan Beramal
12 February 2017 14:35 WIB, 2017
Emil: Subuh Waktu Optimal Sampikan Pesan, Karena Otak Manusia belum Termanipulasi Hal Negatif
12 February 2017 14:29 WIB, 2017
Ketinggian Air Bendung Katulampa Naik Namun Masih Siaga Tiga Banjir
12 February 2017 14:06 WIB, 2017
Istiqlal Tak Mampu Tampung, Lautan Massa 112 Meluap ke Lapangan Banteng
11 February 2017 12:30 WIB, 2017