Kurdi Gelar Operasi Besar Rebut Lagi Mosul dari ISIS
Senin, 15 Agustus 2016 7:43 WIB
Pasukan Peshmerga Kurdi bersiaga di Irak. (REUTERS/Youssef Boudlal)
Jakarta, Antara Jateng - Pasukan Kurdi Peshmerga melancarkan serangan baru ke posisi-posisi militan ISIS Minggu pagi-pagi sekali waktu setempat sebagai bagian dari operasi merebut kembali Mosul, ibu kota de facto ISIS di Irak.
Gerak maju pasukan Kurdi ini dimulai setelah didahului bombardemen besar dan serangan udara oleh koalisi anti-ISIS pimpinan AS, lapor Reuters.
ISIS melawan balik dengan menembakkan mortir untuk menahan gerak maju pasukan Kurdi, dan meledakkan paling sedikit dua bom mobil.
Asap hitam tebal membumbung dari wilayah itu, sedangkan lusinan warga sipil berlari ke arah pasukan Peshmerga sembari mengibarkan bendera putih.
Seorang komandan Peshmerga menyatakan 11 desa telah direbut kembali dari ISIS sewaktu pasukan Peshmerga bergerak ke Gwer yang menjadi target operasi dan berjarak 40 km dari arah tenggara Mosul.
Selama ini pasukan Irak dan Peshmerga secara perlahan memperkuat posisinya di dekat Mosul yang berjarak 400 km ke sebelah utara Baghdad.
Mosul adalah kawasan urban terpadat yang diduduki ISIS dengan penduduk sebelum perang mencapai 2 juta orang.
Menurut Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi yang telah bersumpah untuk merebut Mosul tahun ini, jika Mosul diduduki kembali maka akan menjadi akhir dari petualangan ISIS di Irak, demikian Reuters.
Gerak maju pasukan Kurdi ini dimulai setelah didahului bombardemen besar dan serangan udara oleh koalisi anti-ISIS pimpinan AS, lapor Reuters.
ISIS melawan balik dengan menembakkan mortir untuk menahan gerak maju pasukan Kurdi, dan meledakkan paling sedikit dua bom mobil.
Asap hitam tebal membumbung dari wilayah itu, sedangkan lusinan warga sipil berlari ke arah pasukan Peshmerga sembari mengibarkan bendera putih.
Seorang komandan Peshmerga menyatakan 11 desa telah direbut kembali dari ISIS sewaktu pasukan Peshmerga bergerak ke Gwer yang menjadi target operasi dan berjarak 40 km dari arah tenggara Mosul.
Selama ini pasukan Irak dan Peshmerga secara perlahan memperkuat posisinya di dekat Mosul yang berjarak 400 km ke sebelah utara Baghdad.
Mosul adalah kawasan urban terpadat yang diduduki ISIS dengan penduduk sebelum perang mencapai 2 juta orang.
Menurut Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi yang telah bersumpah untuk merebut Mosul tahun ini, jika Mosul diduduki kembali maka akan menjadi akhir dari petualangan ISIS di Irak, demikian Reuters.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa KKN-Dik UMS gelar sosialisasi literasi hoaks di Kelurahan Langkai Palangka Raya
07 February 2026 14:46 WIB
UMS gelar parenting Islami untuk perkuat ketahanan keluarga muslim Diaspora di Jepang
05 February 2026 14:41 WIB
MHES UMS gelar diseminasi riset internasional tawarkan solusi kredit macet melalui perspektif Fiqh
02 February 2026 17:01 WIB
FKIP UMS dorong transformasi digital, mahasiswa KKN gelar pelatihan AI di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri
02 February 2026 16:46 WIB
UIN Walisongo gelar Lokakarya Ramadhan 1447 H, bahas kepastian jadwal imsakiyah
27 January 2026 20:22 WIB
Telkomsel sukses gelar kompetisi random play dance "by U KOREA KAJA" Vol 2
27 January 2026 20:07 WIB
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
Prancis: Keputusan Donald Trump "Risiko Serius" bagi Tatanan Perdagangan Global
01 February 2017 6:29 WIB, 2017