Lima hal dari Intel di Computex 2016
Jumat, 3 Juni 2016 11:18 WIB
Ilustrasi (istimewa)
Jakarta, Antara Jateng - Di ajang Computex Taipe yang digelar minggu ini, Kamis, Intel menunjukan pengaruh transformasi teknologi pada berbagai industri di seluruh dunia.
Dalam siaran pers yang diterima ANTARA News, Kamis, Executive Vice President and General Manager of the Data Center Group Intel Corporation, Diane Bryant, menjelaskan teknologi, produk dan kolaborasi terbaru.
Berikut lima hal yang dihadirkan Intel di ajang Computex 2016.
1. Evolusi Intel sedang berlangsung
Bulan lalu, CEO Intel Brian Krzanich mendiskusikan tentang bagaimana Intel sedang berevolusi dari perusahaan PC menjadi sebuah perusahaan yang menenagai cloud dan miliaran perangkat komputasi pintar yang terkoneksi.
2. Visual cloud dan mesin pembelajar
Video berkontribusi 80 persen dari seluruh lalu lintas internet, mengantarkan konten visual secara cepat dan efisian melalui cloud mejadi prioritas utama dari penyedia layanan ini.
Diane menjelaskan bahwa Intel menghadirkan seri prosesor Intel Xeon E3-1500 v5 untuk mengakselerasi video dan mengaktifkan keamanan secara hemat biaya, pada pengiriman jarak jauh dari aplikasi grafis yang intensif.
Intel juga mulai menghadirkan sistem percontohan dari Intel Xeon E5-2600v4 dengan FPGA yang terintegrasi untuk aplikasi mesin pembelajar.
3. Mendorong batas-batas inovasi PC secara berkelanjutan
Sebagai industri yang memasuki era yang sama sekali baru, high-end gaming dan pembuatan konten, Intel berkomitmen untuk mendorong inovasi dengan pola yang teratur pada perangkat PC, baik jenis 2 in 1, gaming, dan segmen kelas bawah.
Diane menambahkan bahwa Intel mengumumkan prosesor Intel Core i7 Extreme Edition, prosesor desktop yang diklaim paling bertenaga yang pernah ada dari Intel. Prosesor baru seri Intel Core i7 processor Extreme Edition tersebut didesain untuk kebutuhan "mega-tasking" para gamer dan pembuat konten saat ini.
4. "Benda-benda" semakin pintar dan lebih terhubung
Intel mengumumkan seri Intel AnyWAN GRX 750 system-on-a-chip (SoC) dan chipset Intel XWAY Wi-Fi WAV500. Intel AnyWAN GRX750 SoC memungkinkan gerbang komputasi di rumah (home gateways) memberikan pengalaman yang lebih kaya.
Platform Intel memungkinkan layanan lokal dan berbasis cloud, pembuatan media dan berbagi konten ke berbagai perangkat seperti UHD (ultra-high-definition) generasi berikutnya hingga "benda-benda" yang ada di rumah.
Intel memungkinkan lebih dari puluhan OEM (Original Equipment Manufacturer) dan ODM (Original Design Manufacturing) untuk menghadirkan gerbang komputasi di rumah (home gateways) dan poin akses Wi-Fi masuk ke pasar ritel.
5. Teknologi 5G akan mengubah mobilitas
Menurut Diane, teknologi 5G akan mengubah hidup kita dengan membantu menghadirkan masyarakat yang pintar dan terhubung dengan kota-kota pintar, mobil yang berjalan sendiri dan efisiensi industri baru.
Selama Computex, Intel mengumumkan perjanjian dengan Foxconn untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi infrastruktur jaringan guna mempercepat transisi ini.
Kedua perusahaan akan berkolaborasi pada konsep dan program percontohan untuk teknologi seperti Mobile Edge Computing, Cloud Radio Access Network (CloudRAN) dan Network Functions Virtualization (NFV) yang akan memungkinkan jaringan lebih pintar, efisien dan fleksibel.
"Melalui upaya ini, Intel dan Foxconn bertujuan untuk memudahkan penyedia layanan komunikasi dan penyedia solusi mereka untuk merancang kembali jaringan mereka sekarang dan mulai mempersiapkan untuk teknologi 5G," pungkas Diane.
Dalam siaran pers yang diterima ANTARA News, Kamis, Executive Vice President and General Manager of the Data Center Group Intel Corporation, Diane Bryant, menjelaskan teknologi, produk dan kolaborasi terbaru.
Berikut lima hal yang dihadirkan Intel di ajang Computex 2016.
1. Evolusi Intel sedang berlangsung
Bulan lalu, CEO Intel Brian Krzanich mendiskusikan tentang bagaimana Intel sedang berevolusi dari perusahaan PC menjadi sebuah perusahaan yang menenagai cloud dan miliaran perangkat komputasi pintar yang terkoneksi.
2. Visual cloud dan mesin pembelajar
Video berkontribusi 80 persen dari seluruh lalu lintas internet, mengantarkan konten visual secara cepat dan efisian melalui cloud mejadi prioritas utama dari penyedia layanan ini.
Diane menjelaskan bahwa Intel menghadirkan seri prosesor Intel Xeon E3-1500 v5 untuk mengakselerasi video dan mengaktifkan keamanan secara hemat biaya, pada pengiriman jarak jauh dari aplikasi grafis yang intensif.
Intel juga mulai menghadirkan sistem percontohan dari Intel Xeon E5-2600v4 dengan FPGA yang terintegrasi untuk aplikasi mesin pembelajar.
3. Mendorong batas-batas inovasi PC secara berkelanjutan
Sebagai industri yang memasuki era yang sama sekali baru, high-end gaming dan pembuatan konten, Intel berkomitmen untuk mendorong inovasi dengan pola yang teratur pada perangkat PC, baik jenis 2 in 1, gaming, dan segmen kelas bawah.
Diane menambahkan bahwa Intel mengumumkan prosesor Intel Core i7 Extreme Edition, prosesor desktop yang diklaim paling bertenaga yang pernah ada dari Intel. Prosesor baru seri Intel Core i7 processor Extreme Edition tersebut didesain untuk kebutuhan "mega-tasking" para gamer dan pembuat konten saat ini.
4. "Benda-benda" semakin pintar dan lebih terhubung
Intel mengumumkan seri Intel AnyWAN GRX 750 system-on-a-chip (SoC) dan chipset Intel XWAY Wi-Fi WAV500. Intel AnyWAN GRX750 SoC memungkinkan gerbang komputasi di rumah (home gateways) memberikan pengalaman yang lebih kaya.
Platform Intel memungkinkan layanan lokal dan berbasis cloud, pembuatan media dan berbagi konten ke berbagai perangkat seperti UHD (ultra-high-definition) generasi berikutnya hingga "benda-benda" yang ada di rumah.
Intel memungkinkan lebih dari puluhan OEM (Original Equipment Manufacturer) dan ODM (Original Design Manufacturing) untuk menghadirkan gerbang komputasi di rumah (home gateways) dan poin akses Wi-Fi masuk ke pasar ritel.
5. Teknologi 5G akan mengubah mobilitas
Menurut Diane, teknologi 5G akan mengubah hidup kita dengan membantu menghadirkan masyarakat yang pintar dan terhubung dengan kota-kota pintar, mobil yang berjalan sendiri dan efisiensi industri baru.
Selama Computex, Intel mengumumkan perjanjian dengan Foxconn untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi infrastruktur jaringan guna mempercepat transisi ini.
Kedua perusahaan akan berkolaborasi pada konsep dan program percontohan untuk teknologi seperti Mobile Edge Computing, Cloud Radio Access Network (CloudRAN) dan Network Functions Virtualization (NFV) yang akan memungkinkan jaringan lebih pintar, efisien dan fleksibel.
"Melalui upaya ini, Intel dan Foxconn bertujuan untuk memudahkan penyedia layanan komunikasi dan penyedia solusi mereka untuk merancang kembali jaringan mereka sekarang dan mulai mempersiapkan untuk teknologi 5G," pungkas Diane.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polemik PLTP Gunung Ungaran, Pemprov Jateng siap jembatani aspirasi warga
03 September 2026 20:53 WIB
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN tegaskan kesiapan dukung era kendaraan listrik
04 August 2026 20:19 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
PTI UMS gelar pameran proyek IoT, mahasiswa tampilkan inovasi teknologi otomasi
13 June 2026 18:42 WIB
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB