
KPH Cepu rencanakan penebangan hasi hutan 9.299 meter kubik kayu selama 2026

Semarang (ANTARA) - Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu di Kabupaten Bloar, Jawa Tengah, merencanakan pemanfaatan hasil hutan berupa tebangan sebanyak 9.299 meter kubik kayu di sepanjang 2026.
Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB) KPH Cepu Sukono, di Blora, Sabtu, mengatakan pohon yang akan ditebang tersebut tersebar di 12 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH).
Ia menyebut volume tebangan terbesar berada di kawasan BKPH Blungun yang mencapai 3.400 meter kubik.
Dia menegaskan pengelolaan kawasan hutan tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan hasil hutan.
"Tetapi juga mencakup upaya menjaga fungsi ekologis kawasan serta keberlanjutan sumber daya hutan dan kehidupan masyarakat di sekitar kawasan hutan," katanya.
Menurut dia, KPH Cepu mengelola kawasan hutan yang tersebar di 41 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) di Kabupaten Blora.
Ia menjelaskan wilayah kerja KPH Cepu terbagi dalam dua wilayah, yakni Sub Cepu Utara dan Sub Cepu Selatan.
Secara keseluruhan, kata dia lagi, kawasan hutan yang dikelola KPH Cepu tersebar di puluhan RPH dengan luasan mencapai puluhan ribu hektare.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
