SMAN 1 Magelang Juara 1 UN IPS
Sabtu, 7 Mei 2016 21:44 WIB
Ilustrasi (ANTARA Foto/M Agung Rajasa)
Magelang, Antara Jateng - Hasil Ujian Nasional 2016 SMA Negeri 1 Kota Magelang untuk jurusan IPS menempati peringkat pertama tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kepala SMAN 1 Magelang, Sucahyo Wibowo di Magelang, Sabtu, mengatakan total nilai yang didapat 475,42 dari enam mata pelajaran yang diujikan.
Selain SMAN 1 Magelang, SMKN 2 Magelang juga meraih prestasi membanggakan di UN tahun ini. Nilai yang didapat sebanyak 318,09 dari empat mapel, angka yang membawa sekolah kejuruan ini menempati ranking kedua tingkat Jawa Tengah.
Sucahyo mengatakan memang menjadi tradisi sekolahnya menempati peringkat pertama se-Jawa Tengah. Hanya saja, tahun ini prestasi di jurusan IPA sedikit turun.
"Tahun 2012/2013 dan 2013/2014, jurusan IPS dan IPA tertinggi se-Jateng. Tahun 2014/2015 IPS masih tertinggi, tapi IPA ranking tiga. Sekarang tahun 2015/2016 IPS bertahan, sedangkan IPA melorot lagi. Satu sisi bangga, tapi di sisi lain kami harus evaluasi," katanya.
Ia menuturkan ada beberapa langkah yang dilakukan dalam mempertahankan prestasi, yakni dalam penerimaan siswa baru selektif atau tidak ada siswa titipan.
Kemudian peminatan atau penjurusan melalui lima faktor, yakni nilai rapor, nilai UN SD,
placement test, tes psikologi, dan rekomendasi guru BK.
"Kami juga lakukan komunikasi intensif dengan orang tua, layanan normatif jam ke-0, dan treatment khusus bagi yang membutuhkan. Siswa yang kurang memahami, bisa berkelompok dan menentukan siapa guru yang akan mentreatmentnya, sehingga benar-benar mengerti," katanya.
Kepala SMAN 1 Magelang, Sucahyo Wibowo di Magelang, Sabtu, mengatakan total nilai yang didapat 475,42 dari enam mata pelajaran yang diujikan.
Selain SMAN 1 Magelang, SMKN 2 Magelang juga meraih prestasi membanggakan di UN tahun ini. Nilai yang didapat sebanyak 318,09 dari empat mapel, angka yang membawa sekolah kejuruan ini menempati ranking kedua tingkat Jawa Tengah.
Sucahyo mengatakan memang menjadi tradisi sekolahnya menempati peringkat pertama se-Jawa Tengah. Hanya saja, tahun ini prestasi di jurusan IPA sedikit turun.
"Tahun 2012/2013 dan 2013/2014, jurusan IPS dan IPA tertinggi se-Jateng. Tahun 2014/2015 IPS masih tertinggi, tapi IPA ranking tiga. Sekarang tahun 2015/2016 IPS bertahan, sedangkan IPA melorot lagi. Satu sisi bangga, tapi di sisi lain kami harus evaluasi," katanya.
Ia menuturkan ada beberapa langkah yang dilakukan dalam mempertahankan prestasi, yakni dalam penerimaan siswa baru selektif atau tidak ada siswa titipan.
Kemudian peminatan atau penjurusan melalui lima faktor, yakni nilai rapor, nilai UN SD,
placement test, tes psikologi, dan rekomendasi guru BK.
"Kami juga lakukan komunikasi intensif dengan orang tua, layanan normatif jam ke-0, dan treatment khusus bagi yang membutuhkan. Siswa yang kurang memahami, bisa berkelompok dan menentukan siapa guru yang akan mentreatmentnya, sehingga benar-benar mengerti," katanya.
Pewarta : M Hari Atmoko
Editor : Zuhdiar Laeis
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati: Pers lakukan peran mitra pembangunan dan kontrol sosial bagi pemerintah
12 February 2026 16:34 WIB
Seribu pedagang siap ramaikan tradisi Pasar Dandangan Kudus sambut Ramadhan
06 February 2026 11:48 WIB
BGN hentikan sementara operasional SPPG Purwosari 1 Kudus sampai dapatkan pemeriksaan
02 February 2026 19:50 WIB
FKIP UMS dorong transformasi digital, mahasiswa KKN gelar pelatihan AI di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri
02 February 2026 16:46 WIB
Tim Pengabdian UMS serahkan media pembelajaran kit listrik dinamis ke SMP Muhammadiyah 1 Kartasura
26 January 2026 13:07 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Forum akademik FEB UMS bahas pembangunan ekonomi, kesejahteraan, dan kualitas pekerjaan di era global
12 February 2026 19:40 WIB
SMA Baitul Quran Subang kunjungi UIN Walisongo, kagumi konsep Unity of Science
12 February 2026 16:15 WIB
UMS kembangkan konten jurnalistik karosel edukatif berakar pada identitas nusantara
12 February 2026 14:52 WIB
UMS siap akselerasi transformasi perguruan tinggi berdampak berkelanjutan
11 February 2026 18:15 WIB
LLDIKTI VI dorong pendidikan tinggi Jawa Tengah yang adaptif dan berdampak
11 February 2026 16:47 WIB