IHSG Dibuka Turun 14,26 Poin
Selasa, 22 Maret 2016 10:39 WIB
IHSG BEI dibuka melemah sebesar 14,26 poin atau 0,29 persen menjadi 4.870,89. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
IHSG BEI dibuka melemah sebesar 14,26 poin atau 0,29 persen menjadi 4.870,89. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 3,51 poin (0,41 persen) menjadi 849,07.
"Sebagian pelaku pasar cenderung melakukan aksi ambil untung di tengah minimnya sentimen positif beredar. Faktor teknikal juga menjadi salah satu faktor yang menahan laju IHSG BEI untuk bergerak ke area positif pada hari ini, setelah mengalami penguatan hingga 1,49 persen pada pekan lalu," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan bahwa posisi IHSG juga sudah berada dalam area jenuh beli atau overbought sehingga pelaku pasar saham cenderung mengambil posisi lepas saham seraya menanti sentimen positif baru.
Kendati demikian, menurut dia, pelemahan IHSG BEI masih cenderung terbatas mengingat prospek ekonomi domestik yang berpotensi tumbuh lebih baik dibandingkan tahun 2015.
"Dalam jangka pendek-menengah indeks BEI berpotensi menguat meski dalam kisaran terbatas," katanya.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan bahwa harga minyak mentah dunia yang kembali mengalami tekanan juga membuat pelaku pasar saham khawatir terhadap perekonomian global.
"Dalam beberapa pekan terakhir, IHSG bergerak naik dengan didorong oleh sentimen positif dari kenaikan harga minyak mentah dunia. Namun, sentimen harga minyak mentah terlihat mulai terbatas," katanya.
Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Selasa pagi ini, berada di level 41,39 dolar AS per barel, turun 0,31 persen. Sedangkan minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 41,32 dolar AS per barel, melemah 0,53 persen.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 4,15 poin (0,02 persen) ke level 20.680,00, indeks Nikkei naik 348,05 pon (2,07 persen) ke level 17.070,83, dan Straits Times menguat 18,01 poin (0,61 persen) ke posisi 2.899,73.
"Sebagian pelaku pasar cenderung melakukan aksi ambil untung di tengah minimnya sentimen positif beredar. Faktor teknikal juga menjadi salah satu faktor yang menahan laju IHSG BEI untuk bergerak ke area positif pada hari ini, setelah mengalami penguatan hingga 1,49 persen pada pekan lalu," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan bahwa posisi IHSG juga sudah berada dalam area jenuh beli atau overbought sehingga pelaku pasar saham cenderung mengambil posisi lepas saham seraya menanti sentimen positif baru.
Kendati demikian, menurut dia, pelemahan IHSG BEI masih cenderung terbatas mengingat prospek ekonomi domestik yang berpotensi tumbuh lebih baik dibandingkan tahun 2015.
"Dalam jangka pendek-menengah indeks BEI berpotensi menguat meski dalam kisaran terbatas," katanya.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan bahwa harga minyak mentah dunia yang kembali mengalami tekanan juga membuat pelaku pasar saham khawatir terhadap perekonomian global.
"Dalam beberapa pekan terakhir, IHSG bergerak naik dengan didorong oleh sentimen positif dari kenaikan harga minyak mentah dunia. Namun, sentimen harga minyak mentah terlihat mulai terbatas," katanya.
Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Selasa pagi ini, berada di level 41,39 dolar AS per barel, turun 0,31 persen. Sedangkan minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 41,32 dolar AS per barel, melemah 0,53 persen.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 4,15 poin (0,02 persen) ke level 20.680,00, indeks Nikkei naik 348,05 pon (2,07 persen) ke level 17.070,83, dan Straits Times menguat 18,01 poin (0,61 persen) ke posisi 2.899,73.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Musykom XLI PK IMM Pondok Shabran UMS resmi dibuka, dorong pembaruan gagasan kader
27 December 2025 17:03 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sedekah Sampah Memotivasi Masyarakat lebih Mencintai Lingkungan dan Beramal
12 February 2017 14:35 WIB, 2017
Emil: Subuh Waktu Optimal Sampikan Pesan, Karena Otak Manusia belum Termanipulasi Hal Negatif
12 February 2017 14:29 WIB, 2017
Ketinggian Air Bendung Katulampa Naik Namun Masih Siaga Tiga Banjir
12 February 2017 14:06 WIB, 2017
Istiqlal Tak Mampu Tampung, Lautan Massa 112 Meluap ke Lapangan Banteng
11 February 2017 12:30 WIB, 2017