Bunga Zinnia Mekar di Kebun Antariksa
Senin, 18 Januari 2016 17:31 WIB
Bunga zinnia jingga yang diunggah astronot Scott Kelly di Twitter. (Scott Kelly/Twitter)
"Bunga pertama yang tumbuh di luar angkasa tampil perdana!" tulis Kelly di akun Twitter resminya yang menampilkan foto bunga zinnia warna jingga di Stasiun Antariksa Internasional (International Space Station/ISS).
"Ya, ada makhluk hidup lain di luar angkasa!" tulis dia.
Setelah menumbuhkan selada merah romaine di ISS, bunga zinnia dipilih oleh fasilitas proyek NASA Veggie karena mereka bisa membantu para ilmuwan memahami bagaimana tanaman tumbuh dan berbunga di gravitasi mikro menurut laman resmi NASA.
"Zinnia sangat berbeda dari selada," kata manajer proyek Veggie Trent Smith seperti dilansir laman SpaceDaily.
"Lebih sensitif pada parameter lingkungan hidup dan karakteristik cahaya. Durasi tumbuhnya lebih lama, antara 60 dan 80 hari. Tanaman ini yang lebih sulit tumbuh, dan membuatnya berbunga, bersama dengan durasi pertumbuhan yang lama, membuatnya sebagai prekursor yang baik bagi tanaman tomat," katanya.
Para ilmuwan akan terus memantau tanaman zinnia yang diamati dan dirawat oleh Kelly itu.
NASA juga menyatakan bahwa menumbuhkan tanaman bisa memberikan manfaat psikologi di lingkungan yang terisolasi dan terbatas.
"Hasil yang tidak terduga yang dialami selama menjalankan proyek Veggie ini sebenarnya menawarkan banyak peluang untuk pembelajaran baru dan pemahaman yang lebih baik pada salah satu komponen paling penting untuk perjalanan ke Mars pada masa mendatang," kata NASA.
"Ya, ada makhluk hidup lain di luar angkasa!" tulis dia.
Setelah menumbuhkan selada merah romaine di ISS, bunga zinnia dipilih oleh fasilitas proyek NASA Veggie karena mereka bisa membantu para ilmuwan memahami bagaimana tanaman tumbuh dan berbunga di gravitasi mikro menurut laman resmi NASA.
"Zinnia sangat berbeda dari selada," kata manajer proyek Veggie Trent Smith seperti dilansir laman SpaceDaily.
"Lebih sensitif pada parameter lingkungan hidup dan karakteristik cahaya. Durasi tumbuhnya lebih lama, antara 60 dan 80 hari. Tanaman ini yang lebih sulit tumbuh, dan membuatnya berbunga, bersama dengan durasi pertumbuhan yang lama, membuatnya sebagai prekursor yang baik bagi tanaman tomat," katanya.
Para ilmuwan akan terus memantau tanaman zinnia yang diamati dan dirawat oleh Kelly itu.
NASA juga menyatakan bahwa menumbuhkan tanaman bisa memberikan manfaat psikologi di lingkungan yang terisolasi dan terbatas.
"Hasil yang tidak terduga yang dialami selama menjalankan proyek Veggie ini sebenarnya menawarkan banyak peluang untuk pembelajaran baru dan pemahaman yang lebih baik pada salah satu komponen paling penting untuk perjalanan ke Mars pada masa mendatang," kata NASA.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB
Dosen UIN Walisongo paparkan metode melihat hilal yang lebih efisien dan tepat sasaran
30 October 2025 12:03 WIB