Embarkasi Solo Berangkatkan 26.482 Calhaj
Jumat, 18 September 2015 8:37 WIB
Ilustrasi - Calon jemaah haji mengantre memasuki pesawat Garuda Indonesia nomer penerbangan GA 6201 tujuan Jeddah, Makkah saat hari pertama pemberangkatan haji dari Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Maulana Surya/ed/pd
Kepala Subbagian Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi, di Boyolali, Jumat, mengatakan dari hasil evaluasi jumlah calhaj yang diberangkat ke Tanah Suci 26.482 orang dari rencana semula "open set" 26.568 orang.
"Calhaj jumlah itu, asal Jateng 23.635 orang dan DI Yogyakarta 2.477 orang ditambah 370 petugas pendamping kloter.
Gentur Rachma Indriadi mengatakan pihaknya memberangkatkan kloter terakhir yakni gabungan Kloter 74 dan 75 dengan pesawat terbang berbadan besar untuk mengangkut seluruh jemaah tersisa yang sebelumnya tertunda keberangkatannya karena sakit dan masalah visa.
"Alhamdulill¿h, semua calhaj tersisa sudah diberangkatkan seluruhnya dengan Kloter 74 sebanyak 352 jemaah dan kloter 75 dengan 48 jemaah menuju ke Tanah Suci, Kamis (17/9) pada pukul 12.17 WIB," katanya.
Menurut dia, jumlah calhaj yang batal berangkat ada enam orang karena sakit dan meninggal di daerah sehingga open set sebanyak 80 kursi.
Menurut dia, dengan diberangkatkan calhaj kloter terakhir atau sering dikenal "sapu jagat" tersebut satuan tugas (Satgas) Embarkasi Solo kemudian dibubarkan.
PPIH kemudian melakukan pembentukan Satgas Debarkasi Solo mulai tanggal 27 September mendatang untuk menyambut kedatangan jemaah tiba di Tanah Air.
Menurut dia, rombongan haji Kloter pertama asal Kabupaten Cilacap akan tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, tanggal 29 September 2015.
"Haji Kloter pertama ini saat diberangkatkan 356 orang dengan menumpang pesawat Airbus tipe 330 nomor penerbangan GA 6501 tiba di bandara di Boyolali, sekitar pukul 02.40 WIB," katanya.
Oleh karena itu, PPIH Debarkasi Solo setelah melakukan pembentukan satgas kemudian apel persiapan tanggal 28 September dan langsung menyambut Kloter pertama Selasa (29/9) dini hari.
Menurut dia, seperti biasa kedatanagn haji Debarkasi Solo setibanya di bandara langsung dibawa ke gedung Muzdalifah asrama Donohudan dan kemudian acara pelepasan haji untuk kembali ke daerah masing-masing.
"Calhaj jumlah itu, asal Jateng 23.635 orang dan DI Yogyakarta 2.477 orang ditambah 370 petugas pendamping kloter.
Gentur Rachma Indriadi mengatakan pihaknya memberangkatkan kloter terakhir yakni gabungan Kloter 74 dan 75 dengan pesawat terbang berbadan besar untuk mengangkut seluruh jemaah tersisa yang sebelumnya tertunda keberangkatannya karena sakit dan masalah visa.
"Alhamdulill¿h, semua calhaj tersisa sudah diberangkatkan seluruhnya dengan Kloter 74 sebanyak 352 jemaah dan kloter 75 dengan 48 jemaah menuju ke Tanah Suci, Kamis (17/9) pada pukul 12.17 WIB," katanya.
Menurut dia, jumlah calhaj yang batal berangkat ada enam orang karena sakit dan meninggal di daerah sehingga open set sebanyak 80 kursi.
Menurut dia, dengan diberangkatkan calhaj kloter terakhir atau sering dikenal "sapu jagat" tersebut satuan tugas (Satgas) Embarkasi Solo kemudian dibubarkan.
PPIH kemudian melakukan pembentukan Satgas Debarkasi Solo mulai tanggal 27 September mendatang untuk menyambut kedatangan jemaah tiba di Tanah Air.
Menurut dia, rombongan haji Kloter pertama asal Kabupaten Cilacap akan tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, tanggal 29 September 2015.
"Haji Kloter pertama ini saat diberangkatkan 356 orang dengan menumpang pesawat Airbus tipe 330 nomor penerbangan GA 6501 tiba di bandara di Boyolali, sekitar pukul 02.40 WIB," katanya.
Oleh karena itu, PPIH Debarkasi Solo setelah melakukan pembentukan satgas kemudian apel persiapan tanggal 28 September dan langsung menyambut Kloter pertama Selasa (29/9) dini hari.
Menurut dia, seperti biasa kedatanagn haji Debarkasi Solo setibanya di bandara langsung dibawa ke gedung Muzdalifah asrama Donohudan dan kemudian acara pelepasan haji untuk kembali ke daerah masing-masing.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jokowi jalani pemeriksaan di Polresta Surakarta terkait tudingan ijazah palsu
11 February 2026 20:53 WIB
KAI Daop 6 siapkan empat KA tambahan dari Stasiun Solo Balapan pada periode Lebaran
11 February 2026 17:40 WIB
Transformasi PTS Jawa Tengah harus adaptif, inovatif, berdampak, dan berkelanjutan
11 February 2026 17:25 WIB
LLDIKTI VI dorong pendidikan tinggi Jawa Tengah yang adaptif dan berdampak
11 February 2026 16:47 WIB