Agung Laksono Juru Kampanye di Pilkada Sulsel
Ilustrasi- Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono memimpin Rapat Pimpinan Nasional II Partai Golkar versi Munas Ancol di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (19/5). Rapat tersebut antara lain membahas hasil putusan sidang seng
Dia mengatakan, tahapan pendaftaran bakal calon kepala daerah sudah ditutup dan tahapan selanjutnya adalah penetapan calon, siapa saja yang akan lolos.
Usai penetapan dilakukan, tahapan selanjutnya adalah masa kampanye yang akan mulai digelar 28 Agustus. Untuk calon yang diusung Golkar, beberapa tokoh nasional akan menjadi juru kampanye termasuk ketua umumnya.
Meskipun sudah menyatakan jika Agung Laksono akan menjadi jurkam, Sabil belum mengetahui di mana saja daerah yang akan diikutinya untuk kampanye.
"Belum ada jadwal di mana-mana saja akan berkampanye. Yang pastinya kita sedang mengkoordinasikannya dulu sama tim pemenangan Golkar," katanya.
Salah satu kader Golkar yang juga bakal calon kepala daerah yang berasal dari Kabupaten Luwu Timur Badarudddin Andi Picunang menyatakan tiga tokoh nasional telah menyatakan kesiapannya untuk mengkampanyekan dirinya bersama pasangannya Andi Baso Makmur pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Luwu Timur.
Tiga tokoh nasional yang dimaksud Ketua Umum DPP Golkar, Agung Laksono, Ketua Umum DPP Hanura, Wiranto, dan Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN, Amien Rais.
"Alhamdullillah, saya sudah berkomunikasi dengan beliau. Semuanya menyatakan kesiapannya untuk datang di Luwu Timur pada masa kampanye nanti," ujar Badaruddin Andi Picunang.
Selain Agung Laksono yang akan menjadi juru kampanye, sejumlah tokoh politisi nasional akan meramaikan kampanye di 11 Pilkada, Sulawesi Selatan.
Untuk usungan Partai Demokrat, dipastikan presiden keenam Indonesia dua periode 2004-2014 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didaftarkan sebagai juru kampanye Partai Demokrat untuk pemilihan kepala daerah di Sulawesi Selatan.
"Kita sudah ada jurkamnas dan itu kita sudah daftarkan namanya. Insya Allah, Pak SBY akan menjadi juru kampanye di pilkada nanti," ujar Pelaksana tugas (Plt) Ketua Demokrat Sulawesi Selatan Nimatullah.
Bukan cuma Susilo Bambang Yudhoyono yang masuk dalam daftar juru kampanye, nama kondang seperti Ruhut Sitompul serta H Qomar masuk dalam daftar tim kampanye.
"Kalau Pak SBY itu kemungkinan akan kampanye di kabupaten Gowa dan Maros saja. Sedangkan Komar dan Ruhut juga baru mau disusun lokasinya," sebutnya.
Sedangkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mempersiapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Patrice Rio Cappela, Linggar, Willi Aditya, Martin Manurung, Taufiq Basari, Janet, dan Luthfi A Mutti.
"Inilah semua nama-nama yang kami persiapkan sebagai juru kampanye nanti di Pilkada Sulsel ini," kata Wakil Ketua Nasdem Sulawesi Selatan, Dahlan Gege.
Sementara Partai Amanat Nasional (PAN) mempersiapkan nama Amien Rais, Desi Ratnasari, dan Korwil PAN Kawasan Timur Indonesia (KTI) Ashabul Kahfi sebagai jurkam.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mentan Amran mencopot 13 pejabat eselon Kementan diduga terlibat main "judol"
31 August 2026 10:16 WIB
Presiden Prabowo minta dalami dugaan ikatan pembakar lahan dengan korporasi
24 August 2026 14:10 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017