Google Hapus Nama Tiongkok di Dangkalan Laut Tiongkok Selatan
Selasa, 14 Juli 2015 15:22 WIB
Kapal penangkap ikan Tiongkok terlihat di Kepulauan Spratly yang juga diklaimTaiwan, Vietnam, Malaysia, Filipina dan Brunei. (AFP)
Laman Google Maps hari ini menyebut dangkalan kaya ikan itu dengan Scarborough Shoal (Dangkalan Scarborough).
Sebelumnya Google Maps memasukkan dangkalan ini ke wilayah gugusan pulau Zhongsha yang diklaim Tiongkok. Langkah ini memicu kampanye online besar-besaran yang menuntut Google Maps berhenti memasukkan dangkalan itu ke wilayah Tiongkok.
Dangkalan Scarborough terbentang 220 km dari lepas pantai Pulau Luzon, Filipina dan 650 km dari Pulau Hainan, Tiongkok.
Tiongkok mengontrol dangkalan ini sejak 2012, menyusul bentrok singkat dengan Filipina.
Sejak itu, Filipina menuduh pasukan pengawal pantai Tiongkok menggangu nelayan-nelayannya di dangkalan itu, termasuk menjarah mereka tahun ini.
Laman Change.org mulai menyebarkan petisi pekan lalu kepada Google Maps untuk menghapus nama Tiongkok pada dangkalan itu. Petisi ini mendapat dukungan 2.000 pendukung.
Petisi menyebut klaim teritorial Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan sebagai ilegal dan memicu ketegangan antarnegara, dan tindakan Google Maps menunjukkan dangkalan ini sebagai bagian Pulau Zhongsha adalah bentuk pengakuan atas perampasan wilayah milik negara cinta damai Filipina.
Sebelumnya Google Maps memasukkan dangkalan ini ke wilayah gugusan pulau Zhongsha yang diklaim Tiongkok. Langkah ini memicu kampanye online besar-besaran yang menuntut Google Maps berhenti memasukkan dangkalan itu ke wilayah Tiongkok.
Dangkalan Scarborough terbentang 220 km dari lepas pantai Pulau Luzon, Filipina dan 650 km dari Pulau Hainan, Tiongkok.
Tiongkok mengontrol dangkalan ini sejak 2012, menyusul bentrok singkat dengan Filipina.
Sejak itu, Filipina menuduh pasukan pengawal pantai Tiongkok menggangu nelayan-nelayannya di dangkalan itu, termasuk menjarah mereka tahun ini.
Laman Change.org mulai menyebarkan petisi pekan lalu kepada Google Maps untuk menghapus nama Tiongkok pada dangkalan itu. Petisi ini mendapat dukungan 2.000 pendukung.
Petisi menyebut klaim teritorial Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan sebagai ilegal dan memicu ketegangan antarnegara, dan tindakan Google Maps menunjukkan dangkalan ini sebagai bagian Pulau Zhongsha adalah bentuk pengakuan atas perampasan wilayah milik negara cinta damai Filipina.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komunitas motor gede ikut berdayakan UMKM di Solo hapus stigma negatif
28 September 2024 12:01 WIB, 2024
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison buka kelas AI gratis, jawab kebutuhan talenta digital Indonesia
28 October 2025 15:04 WIB