Menag Benarkan Pengajar Asing Tersebar di Pesantren
Rabu, 7 Januari 2015 19:25 WIB
Lukman Hakim Saifuddin. (ANTARA)
"Cukup banyak tenaga pengajar asing. Ratusan yang tersebar di perguruan tinggi dan pesantren," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Namun, ia menjelaskan, dari sekian banyak tenaga kerja asing yang mengajar agama itu belum ditemukan satu pun guru dan dosen yang mengajarkan paham radikal di Tanah Air.
Ia menjelaskan, pihaknya sangat selektif memilih para pengajar dari luar negeri dengan memantau materi apa saja yang mereka ajarkan.
Jika ditemukan indikasi bahwa yang diajarkan bertentangan dan bertolak belakang dengan sendi kehidupan bangsa dan negara, menurut dia, maka Kemenag akan langsung merespon dengan memberikan peringatan atau bahkan memulangkannya ke negara asal.
Terkait adanya larangan pengajar asing, ia mengemukakan, pihaknya belum mendapat penjelasan langsung dari Kementerian Tenaga Kerja.
Sejauh ini Kementrian Agama tidak melihat persoalan tenaga kerja asing untuk guru atau dosen di bidang keagamaan sebagai pihak yang menyebarluaskan faham ekstrimikalitas, radikalisme atau terorisme, demikian Lukman Hakim Saifuddin.
Namun, ia menjelaskan, dari sekian banyak tenaga kerja asing yang mengajar agama itu belum ditemukan satu pun guru dan dosen yang mengajarkan paham radikal di Tanah Air.
Ia menjelaskan, pihaknya sangat selektif memilih para pengajar dari luar negeri dengan memantau materi apa saja yang mereka ajarkan.
Jika ditemukan indikasi bahwa yang diajarkan bertentangan dan bertolak belakang dengan sendi kehidupan bangsa dan negara, menurut dia, maka Kemenag akan langsung merespon dengan memberikan peringatan atau bahkan memulangkannya ke negara asal.
Terkait adanya larangan pengajar asing, ia mengemukakan, pihaknya belum mendapat penjelasan langsung dari Kementerian Tenaga Kerja.
Sejauh ini Kementrian Agama tidak melihat persoalan tenaga kerja asing untuk guru atau dosen di bidang keagamaan sebagai pihak yang menyebarluaskan faham ekstrimikalitas, radikalisme atau terorisme, demikian Lukman Hakim Saifuddin.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rakernas kokohkan peran strategis LKBN ANTARA dalam ekosistem informasi negara
06 June 2026 8:13 WIB
BP BUMN harap Rakernas Perum LKBN ANTARA hasilkan pemikiran besar untuk bangsa
06 June 2026 8:11 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Menristekdikti: Program "Sarjana masuk desa" Berikan Inovasi Pertanian dan Peternakan
31 January 2017 15:33 WIB, 2017
Pagelaran Wayang Kulit, PDIP Ingin Masyarakat Jakarta Junjung Tinggi Kebhinekaan
29 January 2017 7:05 WIB, 2017
Presiden ingin Sekolah Wajibkan Murid ikut Kegiatan Luar dalam Ekstrakulikuler
26 January 2017 12:50 WIB, 2017
Presiden: Kartu Indonesia Pintar yang akan Dibagikan pada 2017 Sebanyak 19 Juta
26 January 2017 12:02 WIB, 2017
Kemendikbud tidak hanya Menghabiskan Uang, tetapi bisa Menghasilkan Uang, Kata Muhajir
24 January 2017 11:23 WIB, 2017
Mendikbud: Pengalihan Penyelenggaraan SMA/SMK ke Provinsi Diperbaiki
17 January 2017 14:52 WIB, 2017
Nilai-Nilai Kebhinekaan perlu Dipelihara dan Dikembangkan seluruh Lembaga Pendidikan
17 January 2017 12:11 WIB, 2017
Menhub Ingin Pilot lulusan sarjana menambah Kedewasaan dan Wawasan Luas
13 January 2017 18:05 WIB, 2017