Logo Header Antaranews Jateng

Tim Prabowo-Hatta Nilai Wajar Adanya Kampanye Hitam

Senin, 26 Mei 2014 07:09 WIB
Image Print
Ilustrasi- Capres-Cawapres Gerindra-PAN Prabowo (kiri) dan Hatta Rajasa (kanan) mendeklarasikan sebagai pasangan calon Presiden dan Cawapres RI 2014-2019 di Rumah Polonia, Jakarta, Senin (19/5). Pasangan Prabowo - Hatta Rajasa diusung oleh Partai Ger

"Itu sudah wajar dan jamak bahwa salah satu atau saling memberikan kampanye hitam walaupun itu tidak mendidik. Barangkali mereka menanggap bagian dari meyakinkan konstituennya agar memilih pasangan yang diinginkan," kata Ketua Tim Pemenangan Pasangan Prabowo-Hatta Tingkat Jawa Tengah Wisnu Suhardono di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu sore.

Oleh karena itu, dia mengaku tidak terlalu risau dengan adanya kampanye hitam yang ditujukan kepada Prabowo Subianto karena permasalahan tersebut justru membuat "rating" calon presiden dalam sejumlah survei semakin naik.

Kendati demikian, dia mempertanyakan kenapa kampanye hitam yang ditujukan kepada Prabowo Subianto justru baru muncul saat mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu menjadi calon presiden.

"Kenapa lima tahun lalu Pak Prabowo tidak dikampanyehitamkan ketika menjadi calon wakil presidennya Bu Megawati? Kalau beliau tidak memenuhi syarat, sudah tidak boleh dong menjadi calon wakil presiden, kenapa lima tahun lalu tidak dipermasalahkan, baik kehidupan pribadi maupun karier beliau?" katanya.

Akan tetapi, sekarang setelah mencalonkan diri sebagai presiden, kata dia, banyak kampanye hitam yang ditujukan kepada Prabowo.

"Faktanya diloloskan sebagai calon wakil presiden lima tahun lalu. Kenapa tidak diungkit pada waktu lima tahun lalu waktu beliau mencalonkan sebagai wakil presiden?" tegasnya.



Pewarta:
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026