Logo Header Antaranews Jateng

526 Honorer K-II Banyumas Lolos CPNS

Sabtu, 15 Februari 2014 20:07 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto ANTARA/Rosa Panggabean)
"Berdasarkan pengumumuman kelulusan yang dirilis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 10 Februari 2014, jumlah tenaga honorer K-II yang dinyatakan lulus seleksi sebanyak 526 orang atau 46 persen dari 1.141 peserta," katanya, di Purwokerto, Sabtu.

Supartono mengatakan hal itu saat pembekalan bagi 526 tenaga honorer yang lulus seleksi CPNS oleh Bupati Banyumas Achmad Husein di Gedung Gurinda Sarwamandala, Kompleks Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa ke-526 tenaga honorer K-II yang lulus seleksi berasal dari jenjang pendidikan SD-SLTP sebanyak 360 orang, SLTA-DII sebanyak 30 orang, dan DIV-S3 sebanyak 136 orang.

"Daftar kelulusan tenaga honorer tersebut telah diserahkan dari Kementerian PAN dan RB melalui Sekretaris Daerah Provinsi, kemudian diserahkan kepada kabupaten/kota pada 14 Februari 2014," katanya.

Menurut dia, daftar kelulusan tersebut telah dicocokkan dengan daftar kelulusan yang dirilis dalam laman Kementerian PAN dan RB.

"Setelah dicocokkan ternyata tidak ada perubahan sehingga dapat dikatakan benar atau sama," katanya.

Sementara saat memberikan pembekalan, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa kelulusan tenaga honorer K-II dalam seleksi CPNS merupakan hasil kerja keras dari seluruh peserta yang dinyatakan lulus.

Dalam hal ini, kata dia, tidak ada titip-titipan maupun lainnya selama proses seleksi tersebut berlangsung.

"Saya menjamin selama pemerintahan saya, untuk promosi jabatan atau naik pangkat, tidak ada bayar-membayar. Kalau ada informasi, silakan lapor kepada saya untuk kemudian diselidiki dan diambil tindakan," katanya.

Terkait tahap pemberkasan, dia meminta para peserta untuk berhati-hati dan tidak boleh ada pemalsuan.

"Penuhi syarat pemberkasan dengan hati-hati, jangan sekali-kali melakukan pemalsuan sebab kalau sampai melakukan pemalsuan akan berdampak tidak jadi diluluskan. Untuk mempercepat waktu pemberkasan, saya akan memberikan pendelegasian tanda tangan kepada pejabat eselon II di masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah)," kata dia menegaskan.

Di bagian akhir, Bupati mengatakan bahwa menjadi pegawai negeri sipil (PNS) adalah berat dan penuh dengan komitmen untuk menaati berbagai peraturan yang mengatur tentang PNS.

Oleh karena itu, dia mengharapkan para tenaga honorer K-II yang lulus seleksi untuk meluruskan niat sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dengan sebaik-baiknya sebagaimana yang terdapat pada Hymne Abdi Praja.

"Itu karena niat merupakan ruh dan amal," katanya.

Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026